alexametrics
20.9 C
Madura
Sunday, July 3, 2022

Dua Bocah Tewas Tenggelam di Waduk

PAMEKASAN – Warga Dusun Blingih, Desa Palengaan Laok, Kecamatan Palengaan, geger Jumat (9/2). Dua bocah yang masih ada hubungan keluarga tenggelam saat bermain di waduk desa setempat. Keduanya akhirnya ditemukan tidak bernyawa.

Kapolsek Palengaan AKP Ach. Soleh mengatakan, pada pukul 17.00 bocah bernama  Fitria Fianda pergi ke rumah kakeknya bersama sepupunya, Hoiril Beriyah. Kedua bocah yang sama-sama berusia 11 tahun itu kemudian bermain di waduk.

Dugaan kuat, keduanya bermain ke tempat penampungan air itu. Namun, karena tidak bisa berenang, bocah malang tersebut tenggelam. ”Akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa,” kata Soleh.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, meninggalnya kedua bocah itu lantaran murni kecelakaan. Polisi belum bisa mengorek informasi lebih dalam karena pihak keluarga tertutup. Kedua orang tua korban sama-sama tidak mau jenazah anaknya dibawa ke rumah sakit untuk divisum. Pihak keluarga juga tidak berkenan jenazah bocah itu didokumentasikan.
Menurut Soleh, polisi sudah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan sejumlah saksi. Sementara jenazah langsung ditangani pihak keluarga. ”Sudah kami tindak lanjuti dengan meminta keterangan sejumlah saksi,” katanya.

Baca Juga :  Jadi Pesakitan Gara-gara Pindah Tangankan Motor Kredit

Koordinator Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Pamekasan Budi Cahyono mengatakan, pihaknya mendatangi rumah duka. Namun, tidak banyak informasi yang bisa dikorek dari keluarga korban. ”Orang tua korban juga menolak divisum,” tandasnya.

 

 

PAMEKASAN – Warga Dusun Blingih, Desa Palengaan Laok, Kecamatan Palengaan, geger Jumat (9/2). Dua bocah yang masih ada hubungan keluarga tenggelam saat bermain di waduk desa setempat. Keduanya akhirnya ditemukan tidak bernyawa.

Kapolsek Palengaan AKP Ach. Soleh mengatakan, pada pukul 17.00 bocah bernama  Fitria Fianda pergi ke rumah kakeknya bersama sepupunya, Hoiril Beriyah. Kedua bocah yang sama-sama berusia 11 tahun itu kemudian bermain di waduk.

Dugaan kuat, keduanya bermain ke tempat penampungan air itu. Namun, karena tidak bisa berenang, bocah malang tersebut tenggelam. ”Akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa,” kata Soleh.


Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, meninggalnya kedua bocah itu lantaran murni kecelakaan. Polisi belum bisa mengorek informasi lebih dalam karena pihak keluarga tertutup. Kedua orang tua korban sama-sama tidak mau jenazah anaknya dibawa ke rumah sakit untuk divisum. Pihak keluarga juga tidak berkenan jenazah bocah itu didokumentasikan.
Menurut Soleh, polisi sudah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan sejumlah saksi. Sementara jenazah langsung ditangani pihak keluarga. ”Sudah kami tindak lanjuti dengan meminta keterangan sejumlah saksi,” katanya.

Baca Juga :  Polres Kembali Bersih-Bersih Orgil

Koordinator Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Pamekasan Budi Cahyono mengatakan, pihaknya mendatangi rumah duka. Namun, tidak banyak informasi yang bisa dikorek dari keluarga korban. ”Orang tua korban juga menolak divisum,” tandasnya.

 

 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/