alexametrics
24.9 C
Madura
Saturday, July 2, 2022

BPJS Sebut Dana Jaspel Domain Manajemen Rumah Sakit

PAMEKASAN – Manajemen RSUD dr. Mohammmad Zyn Sampang harus bertanggungjawab atas polemik belum cairnya dana jasa pelayanan (jaspel) bersumber dari BPJS Kesehatan.

Sebab, pencairan dana jaspel bagi paramedis dan medis serta tenaga lainnya tersebut kewenangan pihak rumah sakit. BPJS Kesehatan tidak berkaitan dengan pendistribusian dana jaspel.

Eko D. Kesdu selaku Kepala Bidang SDM Umum dan Komunikasi Publik Kantor BPJS Kesehatan Cabang Pamekasan mengatakan, dana jaspel bukan domain BPJS Kesehatan. Tapi, kewenangan manajemen rumah sakit.

“Intinya kalau dana jaspel itu domainnya rumah sakit atau masing-masing puskesmas. Untuk menyalurkan ke paramedis, medis dan tenaga lainnya itu bukan domain BPJS Kesehatan,” kata Eko D. Kesdu.

Baca Juga :  Miris, 7 Bulan Jaspel BPJS Kesehatan di RSUD Sampang Belum Cair

Ditanya proses pencairan dana jaspel, Eko D. Kesdu menerangkan bahwa pihak rumah sakit harus mengajukan klaim kepada BPJS Kesehatan.

“Jadi bukannya dana itu belum cair, tapi rumah sakit harus mengajukan dulu. Setelah itu, baru kita ajukan ke pusat dan menunggu dananya cair,” terangnya.

Dijelaskan, klaim yang diajukan rumah sakit ke BPJS memiliki batas waktu. Kalau BPJS tidak mencairkan sampai batas yang ditentukan, maka BPJS nanti kena denda. “Dendanya 1 persen dan harus dibayar ke rumah sakit,” jelasnya. (Herlina Trisukma)

PAMEKASAN – Manajemen RSUD dr. Mohammmad Zyn Sampang harus bertanggungjawab atas polemik belum cairnya dana jasa pelayanan (jaspel) bersumber dari BPJS Kesehatan.

Sebab, pencairan dana jaspel bagi paramedis dan medis serta tenaga lainnya tersebut kewenangan pihak rumah sakit. BPJS Kesehatan tidak berkaitan dengan pendistribusian dana jaspel.

Eko D. Kesdu selaku Kepala Bidang SDM Umum dan Komunikasi Publik Kantor BPJS Kesehatan Cabang Pamekasan mengatakan, dana jaspel bukan domain BPJS Kesehatan. Tapi, kewenangan manajemen rumah sakit.


“Intinya kalau dana jaspel itu domainnya rumah sakit atau masing-masing puskesmas. Untuk menyalurkan ke paramedis, medis dan tenaga lainnya itu bukan domain BPJS Kesehatan,” kata Eko D. Kesdu.

Baca Juga :  Dewan Bakal Datangi Pemerintah Pusat, Terkait Kisruh PT MTS

Ditanya proses pencairan dana jaspel, Eko D. Kesdu menerangkan bahwa pihak rumah sakit harus mengajukan klaim kepada BPJS Kesehatan.

“Jadi bukannya dana itu belum cair, tapi rumah sakit harus mengajukan dulu. Setelah itu, baru kita ajukan ke pusat dan menunggu dananya cair,” terangnya.

Dijelaskan, klaim yang diajukan rumah sakit ke BPJS memiliki batas waktu. Kalau BPJS tidak mencairkan sampai batas yang ditentukan, maka BPJS nanti kena denda. “Dendanya 1 persen dan harus dibayar ke rumah sakit,” jelasnya. (Herlina Trisukma)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/