alexametrics
23.9 C
Madura
Sunday, May 22, 2022

Anggota DPRD Tagih Janji Dishub Operasionalkan Terminal Kargo

PAMEKASAN – Dinas Perhubungan (Dishub) Pamekasan pernah menyatakan akan segera mengoperasionalkan terminal kargo. Hanya, terminal yang terletak di Desa Larangan Tokol, Kecamatan Tlanakan, itu tidak kunjung dioperasionalkan hingga saat ini.

Lambannya pengoperasionalan terminal kargo mendapatkan sorotan dari anggota DPRD Pamekasan Samsuri. Dia menilai selama ini terminal itu sudah menghabiskan anggaran yang cukup besar dari APBD.

”Selama ini hanya ada pembangunan, tapi tidak kunjung dioperasionalkan. Ini kan seakan-akan hanya menghabis-habiskan dana APBD,” ucapnya Jumat (8/12).

Samsuri mendesak pemkab atau dishub segera mengoperasionalkan terminal tersebut. Dengan demikian, bongkar muat barang-barang tidak lagi masuk kawasan perkotaan pada waktu-waktu tertentu. ”Kami berharap terminal itu dapat difungsikan secara maksimal,” pintanya.

Baca Juga :  Komitmen Perjuangkan Peningkatan Pendidikan, Kesehatan dan Ekonomi

Menanggapi itu, Kepala Dishub Pamekasan Ajib Abdullah mengklaim telah berupaya untuk segera mengoperasionalkan terminal tersebut. Bahkan, pihaknya telah melakukan paparan di beberapa forum untuk rencana uji coba terminal.

Namun, lanjut dia, fasilitas itu rupanya tidak bisa langsung dioperasionalkan. Sebab, masih banyak kekurangan yang perlu dilengkapi. Di antaranya, kelengkapan rambu lalin, personel, dan termasuk jam operasional. Regulasi berupa peraturan daerah (perda) atau perturan bupati (perbup) juga perlu dilengkapi.

”Drafnya sudah dibuat oleh kami. Jadi sambil lalu berbenah, kami pasti operasionalkan terminal itu,” janjinya.

- Advertisement -

PAMEKASAN – Dinas Perhubungan (Dishub) Pamekasan pernah menyatakan akan segera mengoperasionalkan terminal kargo. Hanya, terminal yang terletak di Desa Larangan Tokol, Kecamatan Tlanakan, itu tidak kunjung dioperasionalkan hingga saat ini.

Lambannya pengoperasionalan terminal kargo mendapatkan sorotan dari anggota DPRD Pamekasan Samsuri. Dia menilai selama ini terminal itu sudah menghabiskan anggaran yang cukup besar dari APBD.

”Selama ini hanya ada pembangunan, tapi tidak kunjung dioperasionalkan. Ini kan seakan-akan hanya menghabis-habiskan dana APBD,” ucapnya Jumat (8/12).


Samsuri mendesak pemkab atau dishub segera mengoperasionalkan terminal tersebut. Dengan demikian, bongkar muat barang-barang tidak lagi masuk kawasan perkotaan pada waktu-waktu tertentu. ”Kami berharap terminal itu dapat difungsikan secara maksimal,” pintanya.

Baca Juga :  Jurnal Al-Ihkam IAIN Madura Terindeks Scopus

Menanggapi itu, Kepala Dishub Pamekasan Ajib Abdullah mengklaim telah berupaya untuk segera mengoperasionalkan terminal tersebut. Bahkan, pihaknya telah melakukan paparan di beberapa forum untuk rencana uji coba terminal.

Namun, lanjut dia, fasilitas itu rupanya tidak bisa langsung dioperasionalkan. Sebab, masih banyak kekurangan yang perlu dilengkapi. Di antaranya, kelengkapan rambu lalin, personel, dan termasuk jam operasional. Regulasi berupa peraturan daerah (perda) atau perturan bupati (perbup) juga perlu dilengkapi.

”Drafnya sudah dibuat oleh kami. Jadi sambil lalu berbenah, kami pasti operasionalkan terminal itu,” janjinya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/