alexametrics
25.4 C
Madura
Monday, May 16, 2022

Murtajih Dipilih Jadi Desa Tematik

PAMEKASAN – Bupati Baddrut Tamam memiliki cara tersendiri mengembangkan desa. Selain program satu desa satu produk UKM, juga ada program desa tematik. Desa Murtajih, Kecamatan Pademawu, dipilih menjadi objek percontohan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Pamekasan Ach. Faisol mengatakan, desa tematik merupakan desa yang dikembangkan dengan tema tertentu. Semisal batik, wisata alam, dan wisata kuliner.

Desa Murtajih direncanakan akan dikembangkan menjadi desa wisata alam. Beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) diplot untuk memprogramkan pembangunan di desa tersebut.

Di antaranya, DPMD yang bergerak pada pengembangan sumber daya manusia. Dinas pekerjaan umum penataan ruang (PUPR) bergerak pada pembangunan infrastruktur seperti jalan dan fasilitas umum lainnya.

Baca Juga :  Wakil Bupati Tinggalkan Bupati

Lalu, dinas kebudayaan dan pariwisata (disparbud) konsen pada pengembangan destinasi wisata. Rencananya, akan dibangun wisata motor trail di desa tersebut. ”Bapak Bupati menginginkan ada desa tematik,” katanya kemarin (8/6).

Faisol menyampaikan, realisasi program desa tematik itu segera dieksekusi. Berbagai persiapan dilakukan. Termasuk, membangun komunikasi dengan sejumlah OPD yang berkaitan. Dengan program desa tematik itu, diharapkan pembangunan di desa semakin baik. Perekonomian warga sekitar juga meningkat.

Desa lain juga mengikuti pembangunan yang dilakukan secara gerojokan itu. Dengan demikian, semua desa di kota Gerbang Salam akan maju dan masyarakatnya semakin sejahtera.

Faisol menyampaikan, sebelumnya pemerintah menggodok badan usaha milik desa (BUMDes), tetapi hasilnya kurang maksimal. Sekitar 40 desa memiliki badan usaha. Namun, tidak semua aktif.

Baca Juga :  Bersyukur Penutupan Tempat Karaoke, Massa Gelar Istighotsah

Sebagian desa bingung memilih potensi yang akan dikembangkan. Bahkan, ada satu desa yang bekerja sama dengan koperasi simpan pinjam untuk menjalankan usaha yang didanai dari dana desa (DD) itu.

Kepala Disparbud Pamekasan Achmad Sjaifuddin mengatakan, rencana pengembangan Desa Murtajih sebagai desa tematik berembus sejak beberapa waktu lalu. Namun, belum ada pembicaraan formal antar-OPD.

Bupati memang menginginkan adanya desa tematik. Harapannya, pembangunan dan perekonomian di desa tersebut berkembang pesat. ”Belum ada pembicaraan formal dengan kami,” tandasnya.

PAMEKASAN – Bupati Baddrut Tamam memiliki cara tersendiri mengembangkan desa. Selain program satu desa satu produk UKM, juga ada program desa tematik. Desa Murtajih, Kecamatan Pademawu, dipilih menjadi objek percontohan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Pamekasan Ach. Faisol mengatakan, desa tematik merupakan desa yang dikembangkan dengan tema tertentu. Semisal batik, wisata alam, dan wisata kuliner.

Desa Murtajih direncanakan akan dikembangkan menjadi desa wisata alam. Beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) diplot untuk memprogramkan pembangunan di desa tersebut.

Di antaranya, DPMD yang bergerak pada pengembangan sumber daya manusia. Dinas pekerjaan umum penataan ruang (PUPR) bergerak pada pembangunan infrastruktur seperti jalan dan fasilitas umum lainnya.

Baca Juga :  Bawaslu Dinilai Ciut Tangani Kasus Bupati

Lalu, dinas kebudayaan dan pariwisata (disparbud) konsen pada pengembangan destinasi wisata. Rencananya, akan dibangun wisata motor trail di desa tersebut. ”Bapak Bupati menginginkan ada desa tematik,” katanya kemarin (8/6).

Faisol menyampaikan, realisasi program desa tematik itu segera dieksekusi. Berbagai persiapan dilakukan. Termasuk, membangun komunikasi dengan sejumlah OPD yang berkaitan. Dengan program desa tematik itu, diharapkan pembangunan di desa semakin baik. Perekonomian warga sekitar juga meningkat.

Desa lain juga mengikuti pembangunan yang dilakukan secara gerojokan itu. Dengan demikian, semua desa di kota Gerbang Salam akan maju dan masyarakatnya semakin sejahtera.

Faisol menyampaikan, sebelumnya pemerintah menggodok badan usaha milik desa (BUMDes), tetapi hasilnya kurang maksimal. Sekitar 40 desa memiliki badan usaha. Namun, tidak semua aktif.

Baca Juga :  Sektor Pariwisata Belum Tersentuh Maksimal

Sebagian desa bingung memilih potensi yang akan dikembangkan. Bahkan, ada satu desa yang bekerja sama dengan koperasi simpan pinjam untuk menjalankan usaha yang didanai dari dana desa (DD) itu.

Kepala Disparbud Pamekasan Achmad Sjaifuddin mengatakan, rencana pengembangan Desa Murtajih sebagai desa tematik berembus sejak beberapa waktu lalu. Namun, belum ada pembicaraan formal antar-OPD.

Bupati memang menginginkan adanya desa tematik. Harapannya, pembangunan dan perekonomian di desa tersebut berkembang pesat. ”Belum ada pembicaraan formal dengan kami,” tandasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/