alexametrics
20.8 C
Madura
Wednesday, August 17, 2022

Waktu Mepet, Tunda Pembangunan Puskesmas Palengaan

PAMEKASAN – Rencana pembangunan puskesmas di Desa Larangan Badung, Kecamatan Palengaan, gagal digelar tahun ini. Waktu yang terlalu mepet menjadi alasan proyek dengan anggaran sekitar Rp 5 miliar itu tidak dilaksanakan. Hal itu diungkapkan oleh Ketua Komisi IV DPRD Pamekasan Muhammad Sahur Senin (6/11).

Menurut Sahur, pihaknya bersama badan anggaran (banggar) sudah berkoordinasi dengan dinas kesehatan (dinkes) selaku instansi teknis. Berdasarkan rapat itu, diputuskan bahwa puskesmas tersebut tidak digelar tahun ini. Pihaknya khawatir jika dipaksakan tidak akan selesai di akhir tahun.

”Di internal banggar sudah disepakati. Karena limit waktu tidak memungkinkan digelar tahun ini, maka insya Allah akan dikerjakan awal 2018,” ujar Sahur.

Baca Juga :  Kejayaan Tiga Bioskop Dimulai sejak 1950

Sahur menjelaskan bahwa molornya pembangunan Puskesmas Palengaan murni karena alasan teknis. Sebab, instansi teknis terkendala proses konsultasi perencanaan. Jasa konsultasi yang dianggarkan Rp 151 juta harus dilelang dua kali karena yang pertama mengalami kegagalan.

”Sekarang jasa konsultannya sudah selesai. Tinggal bagaimana pelaksanaan teknis bangunannya yang digelar,” jelas Sahur. ”Kami berharap proses lelangnya dilakukan tahun ini sehingga di awal 2018 fisiknya sudah bisa dilaksanakan,” tegasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Pamekasan Mohammad Ismail Bey menargetkan pembangunan puskesmas di Palengaan ditargetkan selesai akhir 2017. Tetapi harapan itu tidak bisa terwujud. Sebab sampai saat ini proses lelang pekerjaan fisiknya belum dilakukan.

Menurut Ismail Bey, pembangunan puskesmas di Kecamatan Palengaan ini menjadi program priroritas. Jika puskesmas selesai dibangun, ada dua puskesmas di Kecamatan Palengaan. Hal ini diharapkan bisa membantu meningkatkan layanan kesehatan kepada warga.

Baca Juga :  Kejari Mulai Panggil Penerima Raskin

”Tentu jika ini selesai, layanan kesehatan kepada masyarakat bisa semakin optimal,” kata peraih tokoh populer Madura Awards 2016 tersebut.

PAMEKASAN – Rencana pembangunan puskesmas di Desa Larangan Badung, Kecamatan Palengaan, gagal digelar tahun ini. Waktu yang terlalu mepet menjadi alasan proyek dengan anggaran sekitar Rp 5 miliar itu tidak dilaksanakan. Hal itu diungkapkan oleh Ketua Komisi IV DPRD Pamekasan Muhammad Sahur Senin (6/11).

Menurut Sahur, pihaknya bersama badan anggaran (banggar) sudah berkoordinasi dengan dinas kesehatan (dinkes) selaku instansi teknis. Berdasarkan rapat itu, diputuskan bahwa puskesmas tersebut tidak digelar tahun ini. Pihaknya khawatir jika dipaksakan tidak akan selesai di akhir tahun.

”Di internal banggar sudah disepakati. Karena limit waktu tidak memungkinkan digelar tahun ini, maka insya Allah akan dikerjakan awal 2018,” ujar Sahur.

Baca Juga :  Ismail Nakhodai BWI Pamekasan

Sahur menjelaskan bahwa molornya pembangunan Puskesmas Palengaan murni karena alasan teknis. Sebab, instansi teknis terkendala proses konsultasi perencanaan. Jasa konsultasi yang dianggarkan Rp 151 juta harus dilelang dua kali karena yang pertama mengalami kegagalan.

”Sekarang jasa konsultannya sudah selesai. Tinggal bagaimana pelaksanaan teknis bangunannya yang digelar,” jelas Sahur. ”Kami berharap proses lelangnya dilakukan tahun ini sehingga di awal 2018 fisiknya sudah bisa dilaksanakan,” tegasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Pamekasan Mohammad Ismail Bey menargetkan pembangunan puskesmas di Palengaan ditargetkan selesai akhir 2017. Tetapi harapan itu tidak bisa terwujud. Sebab sampai saat ini proses lelang pekerjaan fisiknya belum dilakukan.

Menurut Ismail Bey, pembangunan puskesmas di Kecamatan Palengaan ini menjadi program priroritas. Jika puskesmas selesai dibangun, ada dua puskesmas di Kecamatan Palengaan. Hal ini diharapkan bisa membantu meningkatkan layanan kesehatan kepada warga.

Baca Juga :  Tahun Ini Target Terbitkan 500 Sertifikat
- Advertisement -

”Tentu jika ini selesai, layanan kesehatan kepada masyarakat bisa semakin optimal,” kata peraih tokoh populer Madura Awards 2016 tersebut.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/