alexametrics
21.3 C
Madura
Saturday, October 1, 2022

Pemkab Bangun Sentra PKL Senilai Rp 1,8 M

PAMEKASAN, Jawa Pos Radar Madura – Pedagang kaki lima (PKL) di sekitar Jalan Dirgahayu Pamekasan dalam waktu dekat harus pindah lokasi. Pasalnya, proses tender untuk proyek pembangunan sentra PKL tersebut sudah selesai di laman Layanan Pengadaan secara Elektronik (LPSE) Pamekasan.

Pengerjaan konstruksi dengan kode tender 4777453 itu memiliki nilai pagu paket sebesar Rp 1.893.537.000 dengan nilai hasil perkiraan sendiri (HPS) sejumlah Rp 1.893.514.644. Anggaran pembangunan sentra PKL tersebut bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Pamekasan.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Pamekasan Muttaqin mengatakan, relokasi PKL tahun ini dirancang di dua titik. Lokasi pertama berada di eks RSUD Pamekasan di Jalan Kesehatan dan sudah hampir rampung. Kedua, berada di Jalan Dirgahayu.

Baca Juga :  Pemkab Pamekasan Tak Punya Penerjemah Naskah Kuno

Menurut dia, pembangunan sarana penjualan tersebut seharusnya direalisasikan 2021. Namun, akibat beberapa kendala, termasuk refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19, pengerjaan terpaksa ditunda. ”Tahun ini relokasi PKL menjadi salah satu program prioritas,” ujarnya.

Dijelaskan, dua tempat baru yang disediakan Pemkab Pamekasan nantinya diyakini mampu menampung sekitar 300 PKL. Untuk lokasi Jalan Kesehatan disiapkan untuk pedagang di sekitar Monumen Arek Lancor. Sementara, untuk lokasi kedua difokuskan bagi PKL yang ada di sepanjang Jalan Dirgahayu.

Mantan camat Tlanakan itu menargetkan pembangunan pembangunan sentra PKL bisa selesai pada November mendatang. Dengan begitu, para PKL bisa menempati tempat anyar tersebut pada pengujung tahun. ”Untuk di Jalan Kesehatan sudah hampir rampung dan bisa ditempati dalam waktu dekat,” ucapnya.

Baca Juga :  Pembangunan Portal Elektrik Tunggu PAK

Muttaqin berharap, beberapa ruas jalan yang dipadati PKL diharapkan bisa bersih dan tidak mengganggu arus lalu lintas. Sehingga, jalan protokol di Pamekasan bisa terlihat lebih rapi. ”Dan tentunya PKL bisa terfokus di satu tempat saat menjajakan dagangannya,” tandasnya. (afg/yan)

PAMEKASAN, Jawa Pos Radar Madura – Pedagang kaki lima (PKL) di sekitar Jalan Dirgahayu Pamekasan dalam waktu dekat harus pindah lokasi. Pasalnya, proses tender untuk proyek pembangunan sentra PKL tersebut sudah selesai di laman Layanan Pengadaan secara Elektronik (LPSE) Pamekasan.

Pengerjaan konstruksi dengan kode tender 4777453 itu memiliki nilai pagu paket sebesar Rp 1.893.537.000 dengan nilai hasil perkiraan sendiri (HPS) sejumlah Rp 1.893.514.644. Anggaran pembangunan sentra PKL tersebut bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Pamekasan.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Pamekasan Muttaqin mengatakan, relokasi PKL tahun ini dirancang di dua titik. Lokasi pertama berada di eks RSUD Pamekasan di Jalan Kesehatan dan sudah hampir rampung. Kedua, berada di Jalan Dirgahayu.

Baca Juga :  Pembangunan Portal Elektrik Tunggu PAK

Menurut dia, pembangunan sarana penjualan tersebut seharusnya direalisasikan 2021. Namun, akibat beberapa kendala, termasuk refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19, pengerjaan terpaksa ditunda. ”Tahun ini relokasi PKL menjadi salah satu program prioritas,” ujarnya.

Dijelaskan, dua tempat baru yang disediakan Pemkab Pamekasan nantinya diyakini mampu menampung sekitar 300 PKL. Untuk lokasi Jalan Kesehatan disiapkan untuk pedagang di sekitar Monumen Arek Lancor. Sementara, untuk lokasi kedua difokuskan bagi PKL yang ada di sepanjang Jalan Dirgahayu.

Mantan camat Tlanakan itu menargetkan pembangunan pembangunan sentra PKL bisa selesai pada November mendatang. Dengan begitu, para PKL bisa menempati tempat anyar tersebut pada pengujung tahun. ”Untuk di Jalan Kesehatan sudah hampir rampung dan bisa ditempati dalam waktu dekat,” ucapnya.

Baca Juga :  Pemkab Pamekasan Tak Punya Penerjemah Naskah Kuno

Muttaqin berharap, beberapa ruas jalan yang dipadati PKL diharapkan bisa bersih dan tidak mengganggu arus lalu lintas. Sehingga, jalan protokol di Pamekasan bisa terlihat lebih rapi. ”Dan tentunya PKL bisa terfokus di satu tempat saat menjajakan dagangannya,” tandasnya. (afg/yan)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

Lima Raperda Siap Dibahas

/