alexametrics
21.6 C
Madura
Sunday, May 22, 2022

Rp 8 Juta dan 10 Gram Emas Ludes Terbakar

PAMEKASAN – Rumah milik  Abdus Samad, 55, di Dusun Montor Laok, Desa Bujur Tengah, Kecamatan Batumarmar, ludes dilahap si jago merah Jumat (6/7) sekitar pukul 07.00. Peristiwa tersebut terjadi saat penghuninya tidak ada di rumah.

”Saat kejadian, pemilik rumah sedang melaksanakan aktivitas sehari-hari. Mereka pergi ke ladangnya untuk menyiram tembakau,” kata Babinsa Desa Bujur Tengah Koptu Sulhan saat dihubungi via telepon selulernya.

Pada saat kebakaran, warga sekitar berbondong-bondong datang ke lokasi. Mereka berusaha untuk memadamkan api dengan menggunakan air seadanya. Namun, usaha tersebut sia-sia. Kobaran api yang begitu besar tidak bisa padamkan. ”Warga sekitar yang melihat kejadian kebakaran tersebut datang untuk memadamkan api yang semakin membesar. Namun, api itu tidak bisa dipadamkan,” terangnya.

Baca Juga :  Bank Jatim Datangkan Irwan Pada Gemerlap Hadiah Simpeda

Bencana kebakaran itu mengakibatkan satu rumah dan dapur ludes terbakar. Sebab, sebagian material dapur dan rumah berbahan kayu. Selain itu, perabotan rumah lengkap dan emas 10 gram serta uang tunai Rp 8 juta juga tidak tersisa.

”Pada pukul 09.20 kobaran api baru bisa dipadamkan, tetapi bangunan rumah dan dapur sudah rata dengan tanah. Kerugian materiel diperkirakan Rp 150 juta,” terangnya.

Sulhan menjelaskan, dugaan kebakaran tersebut karena korsleting listrik. ”Kami datang ke lokasi untuk mendata dan membantu membersihkan puing-puing,” terangnya.

Koordinator Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan Budi Cahyono mengaku, tidak mendapatkan informasi soal kebakaran tersebut. Karena itu, pihaknya tidak menerjunkan mobil pemadam kebakaran ke lokasi.

Baca Juga :  Selamatkan Motor, Terobos Hadangan Polisi

”Kalau kejadiannya di wilayah utara, kita sulit mendapatkan informasi,” pungkasnya.

 

 

- Advertisement -

PAMEKASAN – Rumah milik  Abdus Samad, 55, di Dusun Montor Laok, Desa Bujur Tengah, Kecamatan Batumarmar, ludes dilahap si jago merah Jumat (6/7) sekitar pukul 07.00. Peristiwa tersebut terjadi saat penghuninya tidak ada di rumah.

”Saat kejadian, pemilik rumah sedang melaksanakan aktivitas sehari-hari. Mereka pergi ke ladangnya untuk menyiram tembakau,” kata Babinsa Desa Bujur Tengah Koptu Sulhan saat dihubungi via telepon selulernya.

Pada saat kebakaran, warga sekitar berbondong-bondong datang ke lokasi. Mereka berusaha untuk memadamkan api dengan menggunakan air seadanya. Namun, usaha tersebut sia-sia. Kobaran api yang begitu besar tidak bisa padamkan. ”Warga sekitar yang melihat kejadian kebakaran tersebut datang untuk memadamkan api yang semakin membesar. Namun, api itu tidak bisa dipadamkan,” terangnya.

Baca Juga :  BPBD-PDAM Sinergi¬†Atasi Kekeringan

Bencana kebakaran itu mengakibatkan satu rumah dan dapur ludes terbakar. Sebab, sebagian material dapur dan rumah berbahan kayu. Selain itu, perabotan rumah lengkap dan emas 10 gram serta uang tunai Rp 8 juta juga tidak tersisa.

”Pada pukul 09.20 kobaran api baru bisa dipadamkan, tetapi bangunan rumah dan dapur sudah rata dengan tanah. Kerugian materiel diperkirakan Rp 150 juta,” terangnya.

Sulhan menjelaskan, dugaan kebakaran tersebut karena korsleting listrik. ”Kami datang ke lokasi untuk mendata dan membantu membersihkan puing-puing,” terangnya.

Koordinator Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan Budi Cahyono mengaku, tidak mendapatkan informasi soal kebakaran tersebut. Karena itu, pihaknya tidak menerjunkan mobil pemadam kebakaran ke lokasi.

Baca Juga :  Tebing Penambangan Batu Ambruk

”Kalau kejadiannya di wilayah utara, kita sulit mendapatkan informasi,” pungkasnya.

 

 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/