alexametrics
21.5 C
Madura
Sunday, May 22, 2022

Lakukan Politik Uang saat Hari Tenang, Peserta Pemilu Dipidana 4 Tahun

PAMEKASAN – Bawaslu Pamekasan menghimbau kepada peserta pemilu agar tidak melakukan politik uang untuk mendulang suara dalam pemilu 17 April mendatang. Sebab, politik uang merupakan pelanggaran kampanye.

Ketua Bawaslu Pamekasan Abdullah Saidi mengungkapkan, pihaknya akan menindak tegas peserta pemilu yang terbukti melakukan politik uang demi meraup suara dalam pemilu.

“Jika memang ada peserta pemilu yang terbukti melakukan politik akan kami proses sesuai prosedur. Ketentuan dan sanksi pidana politik uang itu terbagi tiga fase,” ujarnya.

Dijelaskan, peserta pemilu yang terbukti melakukan politik uang saat kampanye bisa dijerat hukuman dua tahun penjara. Sementara jika terbukti melakukan politik uang pada hari tenang, peserta pemilu dipidana empat tahun penjara.

Baca Juga :  Ingatkan Netralitas, Forum Ulama dan Habib Datangi Bawaslu Pamekasan

“Kalau melakukan politik uang saat hari pemungutan suara atau pencoblosan, peserta pemilu dipidana tiga tahun penjara,” terang Abdullah Saidi.

Untuk mencegah politik uang, bawaslu dan aparat kepolisian akan melakukan patroli saat hari tenang. Termasuk, melakukan sosialisasi kepada peserta politik dan masyarakat. “Sosialisasi akan terus dilakukan,” janjinya. (Santi Stia Wardani)

- Advertisement -

PAMEKASAN – Bawaslu Pamekasan menghimbau kepada peserta pemilu agar tidak melakukan politik uang untuk mendulang suara dalam pemilu 17 April mendatang. Sebab, politik uang merupakan pelanggaran kampanye.

Ketua Bawaslu Pamekasan Abdullah Saidi mengungkapkan, pihaknya akan menindak tegas peserta pemilu yang terbukti melakukan politik uang demi meraup suara dalam pemilu.

“Jika memang ada peserta pemilu yang terbukti melakukan politik akan kami proses sesuai prosedur. Ketentuan dan sanksi pidana politik uang itu terbagi tiga fase,” ujarnya.


Dijelaskan, peserta pemilu yang terbukti melakukan politik uang saat kampanye bisa dijerat hukuman dua tahun penjara. Sementara jika terbukti melakukan politik uang pada hari tenang, peserta pemilu dipidana empat tahun penjara.

Baca Juga :  Pembuatan Paspor Bisa Dilayani di Tempat Pemohon

“Kalau melakukan politik uang saat hari pemungutan suara atau pencoblosan, peserta pemilu dipidana tiga tahun penjara,” terang Abdullah Saidi.

Untuk mencegah politik uang, bawaslu dan aparat kepolisian akan melakukan patroli saat hari tenang. Termasuk, melakukan sosialisasi kepada peserta politik dan masyarakat. “Sosialisasi akan terus dilakukan,” janjinya. (Santi Stia Wardani)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/