alexametrics
20.7 C
Madura
Saturday, July 2, 2022

Tak Dioperasikan, Terminal Kargo Kembali Sedot Ratusan Juta

PAMEKASAN – Terminal kargo di Desa Larangan Tokol, Kecamatan Tlanakan, terus menyedot anggaran. Buktinya, tahun ini Pemkab Pamekasan kembali menggelontorkan dana ratusan juta rupiah untuk area bongkar muat barang tersebut.

Sebagaimana termaktub dalam buku APBD Pamekasan 2018, ada tiga paket anggaran untuk terminal kargo. Pertama, penyusunan analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) lalu lintas pembangunan terminal barang. Paket tersebut digerojok Rp 350 juta bersumber dari dana alokasi umum (DAU).

Kedua, renovasi area bongkar muat dengan anggaran lebih dari Rp 216 juta. Ketiga, operasional area tempat bongkar muat Rp 75 juta. Dengan demikian, tahun ini ada dana sebesar Rp 641.242.200 untuk terminal kargo.

Baca Juga :  Sembilan Rekanan Rebutan Proyek Terminal Kargo

Terminal kargo yang selalu menyedot anggaran ini mendapat perhatian dari Wakil Ketua Komisi I DPRD Pamekasan Abdul Haq. Menurut dia, setiap tahun dana ratusan juta digelontorkan untuk terminal itu. Tapi sampai sekarang terminal yang berada di Jalan Raya Tlanakan itu tak kunjung dibuka untuk publik.

”Anggaran setiap tahun selalu digelontorkan untuk terminal kargo,” kata Abdul Haq. ”Saya berharap agar dinas terkait segera mengoperasionalkannya,” tambahnya.

Tidak dioperasikannya terminal kargo, lanjut Abdul Haq, memiliki dampak terhadap kemacetan jalur perkotaan. Sebab, mobil-mobil barang senantiasa masuk perkotaan. Bahkan pada saat jam-jam kantor juga banyak mobil barang yang masuk kota.

”Kalau terminal tidak dioperasionalkan, kemacetan perkotaan yang sewaktu-waktu terjadi, sulit diatasi,” tambah politikus PAN tersebut.

Baca Juga :  Tebing Longsor Tutupi Jalan di Pamekasan

Kepala Dishub Pamekasan Ajib Abdullah mengaku sedang memproses pengoperasionalan terminal kargo. Dia menargetkan, tahun ini terminal tersebut sudah bisa dimanfaatkan. Sejauh ini pihaknya hanya menunggu diterbitkannya peratutan bupati (perbup) mengenai operasionalisasia terminal kargo.

PAMEKASAN – Terminal kargo di Desa Larangan Tokol, Kecamatan Tlanakan, terus menyedot anggaran. Buktinya, tahun ini Pemkab Pamekasan kembali menggelontorkan dana ratusan juta rupiah untuk area bongkar muat barang tersebut.

Sebagaimana termaktub dalam buku APBD Pamekasan 2018, ada tiga paket anggaran untuk terminal kargo. Pertama, penyusunan analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) lalu lintas pembangunan terminal barang. Paket tersebut digerojok Rp 350 juta bersumber dari dana alokasi umum (DAU).

Kedua, renovasi area bongkar muat dengan anggaran lebih dari Rp 216 juta. Ketiga, operasional area tempat bongkar muat Rp 75 juta. Dengan demikian, tahun ini ada dana sebesar Rp 641.242.200 untuk terminal kargo.

Baca Juga :  Sembilan Rekanan Rebutan Proyek Terminal Kargo

Terminal kargo yang selalu menyedot anggaran ini mendapat perhatian dari Wakil Ketua Komisi I DPRD Pamekasan Abdul Haq. Menurut dia, setiap tahun dana ratusan juta digelontorkan untuk terminal itu. Tapi sampai sekarang terminal yang berada di Jalan Raya Tlanakan itu tak kunjung dibuka untuk publik.

”Anggaran setiap tahun selalu digelontorkan untuk terminal kargo,” kata Abdul Haq. ”Saya berharap agar dinas terkait segera mengoperasionalkannya,” tambahnya.

Tidak dioperasikannya terminal kargo, lanjut Abdul Haq, memiliki dampak terhadap kemacetan jalur perkotaan. Sebab, mobil-mobil barang senantiasa masuk perkotaan. Bahkan pada saat jam-jam kantor juga banyak mobil barang yang masuk kota.

”Kalau terminal tidak dioperasionalkan, kemacetan perkotaan yang sewaktu-waktu terjadi, sulit diatasi,” tambah politikus PAN tersebut.

Baca Juga :  Tim Monev KBK Dorong FKTP Tingkatkan Pelayanan

Kepala Dishub Pamekasan Ajib Abdullah mengaku sedang memproses pengoperasionalan terminal kargo. Dia menargetkan, tahun ini terminal tersebut sudah bisa dimanfaatkan. Sejauh ini pihaknya hanya menunggu diterbitkannya peratutan bupati (perbup) mengenai operasionalisasia terminal kargo.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/