alexametrics
28.4 C
Madura
Tuesday, August 16, 2022

SK Pemberhentian Pimpinan Dewan Turun

Pelantikan Ketua DPRD Baru Dijadwal Besok

PAMEKASAN, Jawa Pos Radar Madura – Fathor Rohman segera melepas jabatan ketua DPRD Pamekasan. Pasalnya, SK pemberhentian sudah berada di tangannya. Dia tinggal menunggu rapat paripurna untuk pelantikan ketua DPRD yang baru, yakni Halili Yasin.

Nasib yang sama dialami Wakil Ketua DPRD Pamekasan Syafiuddin. Pria yang juga menjabat sekretaris DPC PKB Pamekasan itu harus merelakan kursinya diganti Khoirul Umam, ketua Fraksi PKB.

Hawa pergantian pimpinan DPRD Pamekasan sudah dekat. Kemarin (5/7) tiga pimpinan serta sekretaris DPRD menggelar rapat setelah SK pemberhentian dua pimpinan turun ke daerah. Direncanakan, besok (Kamis) diagendakan rapat paripurna pelantikan pimpinan dewan yang baru.

Ketua DPRD Pamekasan Fathor Rohman menyampaikan, badan musyawarah (bamus) sudah menjadwal perubahan pimpinan dewan. Hanya, tanggalnya belum ditentukan. Sebab, SK dari gubernur Jatim belum diterima. ”Nanti hasil rapat kita share ke anggota bamus,” ujarnya.

Fathor ingin segera lengser dari jabatannya sebagai pimpinan dewan. Karena itu, pihaknya menggelar rapat pimpinan dewan setelah SK keluar. Tujuannya, membahas tanggal pelaksanaan rapat paripurna pergantian pimpinan dewan.

Baca Juga :  Berharap Bisa Menguatkan Keimanan Jamaah

Menurut dia, semakin cepat pergantian semakin baik. Sebab, pihaknya harus beradaptasi untuk melaksanakan tugas-tugas di fraksi. Begitu juga dengan Halili yang sudah ditunggu segudang tugas sebagai ketua DPRD.

”Saya pribadi minta dipercepat agar kita bisa sama-sama fokus. Pak Halili sebagai ketua dewan dan saya di fraksi,” paparnya.

Dalam rapat tersebut disepakati bahwa jadwal rapat paripurna pergantian pimpinan dewan akan digelar besok (7/7). ”Jadi masa aktif saya tinggal dua hari,” sambungnya lantas tertawa.

Wakil Ketua DPRD Pamekasan Syafiuddin tidak pernah mengira dirinya akan digeser. Apalagi, tidak ada sinyal apa pun sebelum terbitnya rekomendasi pergantian pimpinan dewan. Menurut dia, keputusan pergantian pimpinan dewan tersebut murni dari DPP PKB.

Syafi merasa selama ini sudah melaksanakan tugas sebagai pimpinan dewan secara maksimal. ”Tidak ada sinyal apa-apa sebelumnya. Keputusan ini tiba-tiba,” ujarnya.

Meski begitu, dia tetap menerima keputusan partai besutan Muhaimin Iskandar tersebut. Dia meyakini, DPP PKB memiliki penilaian terhadap kinerja setiap kader. Yang terpenting dirinya sudah memberikan yang terbaik untuk partai.

Baca Juga :  Menu Kesukaan Buka Puasa Ketua DPRD Pamekasan Fathor Rohman

”Tidak ada masalah karena dari awal dilantik saya siap ditempatkan di mana saja dan kapan saja. Sebagai kader partai yang baik harus patuh dan taat perintah partai,” paparnya.

Ketua GP Ansor Pamekasan itu belum bisa menentukan posisi di DPRD Pamekasan. Menurut dia, hal itu kewenangan DPW PKB Jatim. Selain itu, dalam rekomendasi DPP PKB tidak ada pertukaran posisi antara dirinya dan Khoirul Umam.

Syafi tidak mempermasalahkan posisinya di DPRD Pamekasan. Ke depan, kemungkinan dirinya lebih fokus menjalankan tugas sebagai sekretaris DPC PKB. Tujuannya, menaikkan elektabilitas Ketum PKB yang digadang-gadang akan maju sebagai Capres 2024.

”Mungkin di sekretaris partai banyak yang belum maksimal sehingga ke depan saya coba meluangkan waktu agar lebih maksimal,” tukasnya. (bil/rus)

 

PAMEKASAN, Jawa Pos Radar Madura – Fathor Rohman segera melepas jabatan ketua DPRD Pamekasan. Pasalnya, SK pemberhentian sudah berada di tangannya. Dia tinggal menunggu rapat paripurna untuk pelantikan ketua DPRD yang baru, yakni Halili Yasin.

Nasib yang sama dialami Wakil Ketua DPRD Pamekasan Syafiuddin. Pria yang juga menjabat sekretaris DPC PKB Pamekasan itu harus merelakan kursinya diganti Khoirul Umam, ketua Fraksi PKB.

Hawa pergantian pimpinan DPRD Pamekasan sudah dekat. Kemarin (5/7) tiga pimpinan serta sekretaris DPRD menggelar rapat setelah SK pemberhentian dua pimpinan turun ke daerah. Direncanakan, besok (Kamis) diagendakan rapat paripurna pelantikan pimpinan dewan yang baru.


Ketua DPRD Pamekasan Fathor Rohman menyampaikan, badan musyawarah (bamus) sudah menjadwal perubahan pimpinan dewan. Hanya, tanggalnya belum ditentukan. Sebab, SK dari gubernur Jatim belum diterima. ”Nanti hasil rapat kita share ke anggota bamus,” ujarnya.

Fathor ingin segera lengser dari jabatannya sebagai pimpinan dewan. Karena itu, pihaknya menggelar rapat pimpinan dewan setelah SK keluar. Tujuannya, membahas tanggal pelaksanaan rapat paripurna pergantian pimpinan dewan.

Baca Juga :  Serapan Anggaran Dinas PUPR Pamekasan Minim

Menurut dia, semakin cepat pergantian semakin baik. Sebab, pihaknya harus beradaptasi untuk melaksanakan tugas-tugas di fraksi. Begitu juga dengan Halili yang sudah ditunggu segudang tugas sebagai ketua DPRD.

”Saya pribadi minta dipercepat agar kita bisa sama-sama fokus. Pak Halili sebagai ketua dewan dan saya di fraksi,” paparnya.

- Advertisement -

Dalam rapat tersebut disepakati bahwa jadwal rapat paripurna pergantian pimpinan dewan akan digelar besok (7/7). ”Jadi masa aktif saya tinggal dua hari,” sambungnya lantas tertawa.

Wakil Ketua DPRD Pamekasan Syafiuddin tidak pernah mengira dirinya akan digeser. Apalagi, tidak ada sinyal apa pun sebelum terbitnya rekomendasi pergantian pimpinan dewan. Menurut dia, keputusan pergantian pimpinan dewan tersebut murni dari DPP PKB.

Syafi merasa selama ini sudah melaksanakan tugas sebagai pimpinan dewan secara maksimal. ”Tidak ada sinyal apa-apa sebelumnya. Keputusan ini tiba-tiba,” ujarnya.

Meski begitu, dia tetap menerima keputusan partai besutan Muhaimin Iskandar tersebut. Dia meyakini, DPP PKB memiliki penilaian terhadap kinerja setiap kader. Yang terpenting dirinya sudah memberikan yang terbaik untuk partai.

Baca Juga :  Rekom PPP Ngendap di DPC

”Tidak ada masalah karena dari awal dilantik saya siap ditempatkan di mana saja dan kapan saja. Sebagai kader partai yang baik harus patuh dan taat perintah partai,” paparnya.

Ketua GP Ansor Pamekasan itu belum bisa menentukan posisi di DPRD Pamekasan. Menurut dia, hal itu kewenangan DPW PKB Jatim. Selain itu, dalam rekomendasi DPP PKB tidak ada pertukaran posisi antara dirinya dan Khoirul Umam.

Syafi tidak mempermasalahkan posisinya di DPRD Pamekasan. Ke depan, kemungkinan dirinya lebih fokus menjalankan tugas sebagai sekretaris DPC PKB. Tujuannya, menaikkan elektabilitas Ketum PKB yang digadang-gadang akan maju sebagai Capres 2024.

”Mungkin di sekretaris partai banyak yang belum maksimal sehingga ke depan saya coba meluangkan waktu agar lebih maksimal,” tukasnya. (bil/rus)

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/