alexametrics
20.9 C
Madura
Sunday, July 3, 2022

Warga Waru Sumbangan Perbaiki Jalan Rusak

PAMEKASAN, Jawa Pos Radar Madura – Kondisi jalan yang rusak di Kabupaten Pamekasan masih banyak. Hal itu rupanya luput dari perhatian pemerintah kabupaten (pemkab) setempat. Salah satu jalan rusak terletak di Desa Waru Barat menuju Desa Waru Timur, Kecamatan Waru. Status jalan tersebut adalah jalan kabupaten.

Abdul Wafi, salah seorang Desa Warga Waru Timur menuturkan, jalan di desanya sudah rusak sejak 10 tahun silam. Sampai saat ini belum ada perbaikan. Padahal, jalan tersebut merupakan akses masyarakat menuju lembaga pendidikan dan pusat perekonomian.

”Karena belum mendapat perhatian dari pemerintah, warga melakukan perbaikan secara swadaya kemarin (5/3). Warga sumbangan seikhlasnya membeli material. Warga terpaksa memperbaiki jalan karena kondisinya sangat memprihatinkan,” ucapnya.

Baca Juga :  Blangko Tersedia, Buat E-KTP Masih Butuh Waktu Lama

Abdul Wafi bersyukur banyak warga yang peduli. Ada yang menyumbang batu gunung satu pikap, pasir, dan bahan lainnya. ”Perbaikan secara swadaya ini dilakukan karena jalan penghubung dua desa di Kecamatan Waru tidak kunjung diperhatikan oleh pemerintah kabupaten,” terangnya.

Dijelaskan, sumbangan masyarakat tersebut tidak cukup untuk membiayai kegiatan perbaikan jalan yang rusak. Karena itu, dia berharap Pemkab Pamekasan segera turun ke lokasi mengecek kerusakan jalan. ”Sekitar 2016 pernah diaspal tapi tambal sulam. Pengaspalan dilakukan setelah saya bersama pemuda dan tokoh masyarakat memperbaiki sendiri,” ulasnya.

Dosen IAIN Madura ini berharap jalan yang rusak tersebut diaspal atau di-hotmix. Termasuk, dibangun saluran air. ”Sehingga, ketika curah hujan tinggi, jalan tersebut tidak cepat rusak,” terangnya.

Baca Juga :  Ibu Merantau ke Malaysia, Kakak Tega Cabuli Adik Kandung Hingga Hamil

Sementara itu, Sekkab Pamekasan Totok Hartono mengaku sudah menginventarisi jalan kabupaten yang rusak. Dia sudah mengantongi jalan rusak yang terkategori parah dan perbaikannya diprioritaskan. Namun perbaikan dilakukan secara bertahap. ”Kita belum bisa menentukan jalan tersebut bisa diperbaiki tahun ini atau tidak. Kita menunggu refocusing anggaran,” pungkasnya.

PAMEKASAN, Jawa Pos Radar Madura – Kondisi jalan yang rusak di Kabupaten Pamekasan masih banyak. Hal itu rupanya luput dari perhatian pemerintah kabupaten (pemkab) setempat. Salah satu jalan rusak terletak di Desa Waru Barat menuju Desa Waru Timur, Kecamatan Waru. Status jalan tersebut adalah jalan kabupaten.

Abdul Wafi, salah seorang Desa Warga Waru Timur menuturkan, jalan di desanya sudah rusak sejak 10 tahun silam. Sampai saat ini belum ada perbaikan. Padahal, jalan tersebut merupakan akses masyarakat menuju lembaga pendidikan dan pusat perekonomian.

”Karena belum mendapat perhatian dari pemerintah, warga melakukan perbaikan secara swadaya kemarin (5/3). Warga sumbangan seikhlasnya membeli material. Warga terpaksa memperbaiki jalan karena kondisinya sangat memprihatinkan,” ucapnya.

Baca Juga :  Cegah Peredaran Narkoba Pemkab Gelar Pertemuan Ulama-Umara

Abdul Wafi bersyukur banyak warga yang peduli. Ada yang menyumbang batu gunung satu pikap, pasir, dan bahan lainnya. ”Perbaikan secara swadaya ini dilakukan karena jalan penghubung dua desa di Kecamatan Waru tidak kunjung diperhatikan oleh pemerintah kabupaten,” terangnya.

Dijelaskan, sumbangan masyarakat tersebut tidak cukup untuk membiayai kegiatan perbaikan jalan yang rusak. Karena itu, dia berharap Pemkab Pamekasan segera turun ke lokasi mengecek kerusakan jalan. ”Sekitar 2016 pernah diaspal tapi tambal sulam. Pengaspalan dilakukan setelah saya bersama pemuda dan tokoh masyarakat memperbaiki sendiri,” ulasnya.

Dosen IAIN Madura ini berharap jalan yang rusak tersebut diaspal atau di-hotmix. Termasuk, dibangun saluran air. ”Sehingga, ketika curah hujan tinggi, jalan tersebut tidak cepat rusak,” terangnya.

Baca Juga :  RSU Waru Sepi Pasien

Sementara itu, Sekkab Pamekasan Totok Hartono mengaku sudah menginventarisi jalan kabupaten yang rusak. Dia sudah mengantongi jalan rusak yang terkategori parah dan perbaikannya diprioritaskan. Namun perbaikan dilakukan secara bertahap. ”Kita belum bisa menentukan jalan tersebut bisa diperbaiki tahun ini atau tidak. Kita menunggu refocusing anggaran,” pungkasnya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/