alexametrics
21 C
Madura
Sunday, June 26, 2022

Minta Dinkes Serius Atasi Kusta

PAMEKASAN – Penyakit kusta masih mengintai masyarakat. Pasalnya, jumlah penderita terus bertambah. Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan diminta aktif melakukan pencegahan dan mengoptimalkan pengobatan.

”Kami meminta dinkes maksimal dalam menyosialisasikan pencegahan penyakit kusta kepada masyarakat,” pinta anggota Komisi IV DPRD Pamekasan Samsuri kemarin (5/2).

Menurut dia, masyarakat banyak tidak mengetahui potensi yang menyebabkan penyakit  kusta. Begitu juga bagaimana cara mengobatinya. ”Karena itu, dinkes harus maksimal menyosialisasikan pola hidup sehat kepada masyarakat,” desaknya.

Sementara itu, Sekretaris Dinkes Pamekasan Ali Maksum membenarkan jika setiap tahun ada penderita kusta baru. Pada 2018 terdeteksi sekitar 73 penderita. Mereka sudah mendapatkan perawatan medis.

”Tapi, ada juga penderita sebelumnya yang masih dalam proses pengobatan. Dalam kurun waktu dua tahun (2017–2018) mencapai sekitar 368 penderita,” ungkap dia.

Baca Juga :  Limbah Rumah Sakit Harus Dikelola dengan Baik

       Menurut Ali Maksum, untuk pengobatan penyakit kusta tidak langsung sembuh. Butuh proses yang cukup lama. ”Jadi butuh proses dalam penyembuhan,” terangnya.

       Dinkes, lanjut Ali Maksum, selama ini telah berupaya untuk meminimalkan penderita kusta. Sejalan dengan upaya tersebut, pihaknya telah menyosialisasikan kepada masyarakat potensi dan cara pencegahannya.

”Kami akan getol dalam memberikan penyadaran dan pola hidup sehat kepada masayarakat,” janjinya. 

 

 

PAMEKASAN – Penyakit kusta masih mengintai masyarakat. Pasalnya, jumlah penderita terus bertambah. Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan diminta aktif melakukan pencegahan dan mengoptimalkan pengobatan.

”Kami meminta dinkes maksimal dalam menyosialisasikan pencegahan penyakit kusta kepada masyarakat,” pinta anggota Komisi IV DPRD Pamekasan Samsuri kemarin (5/2).

Menurut dia, masyarakat banyak tidak mengetahui potensi yang menyebabkan penyakit  kusta. Begitu juga bagaimana cara mengobatinya. ”Karena itu, dinkes harus maksimal menyosialisasikan pola hidup sehat kepada masyarakat,” desaknya.


Sementara itu, Sekretaris Dinkes Pamekasan Ali Maksum membenarkan jika setiap tahun ada penderita kusta baru. Pada 2018 terdeteksi sekitar 73 penderita. Mereka sudah mendapatkan perawatan medis.

”Tapi, ada juga penderita sebelumnya yang masih dalam proses pengobatan. Dalam kurun waktu dua tahun (2017–2018) mencapai sekitar 368 penderita,” ungkap dia.

Baca Juga :  Disdik Mantapkan Integritas Siswa

       Menurut Ali Maksum, untuk pengobatan penyakit kusta tidak langsung sembuh. Butuh proses yang cukup lama. ”Jadi butuh proses dalam penyembuhan,” terangnya.

       Dinkes, lanjut Ali Maksum, selama ini telah berupaya untuk meminimalkan penderita kusta. Sejalan dengan upaya tersebut, pihaknya telah menyosialisasikan kepada masyarakat potensi dan cara pencegahannya.

”Kami akan getol dalam memberikan penyadaran dan pola hidup sehat kepada masayarakat,” janjinya. 

 

 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/