alexametrics
22.8 C
Madura
Monday, May 16, 2022

Komisaris Utama PT AUMM Tunggu RUPS

PAMEKASAN – Kabar pembekukan PT Aneka Usaha Mekasan Makmur (AUMM) yang diembuskan DPRD Pamekasan mendapat sanggahan dari dewan komisaris. Pimpinan tertinggi di perusahaan tersebut mengklaim operasional masih berjalan.

Komisaris Utama (Komut) PT AUMM Taufik mengatakan, pembekuan perusahaan yang mengelola usaha ikan teri itu belum direalisasikan. Pembicaraan dengan dewan sebatas bincang santai. Bukan rapat pengambilan keputusan akhir.

Dia menyampaikan, pengambilan keputusan itu menunggu rapat umum pemegang saham (RUPS). Usulan pembekuan akan disampaikan pada forum rapat tertinggi itu. ”Sampai sekarang masih beroperasi,” katanya Kamis (4/1).

Taufik menyatakan, pembekuan usaha yang dilakoni perusahaan milik daerah harus melalui berbagai tahapan. Menurut dia, PT AUMM tidak bisa semena-mena langsung ditutup. Manajemen harus melaporkan kondisi keuangan per 31 Desember 2017.

Baca Juga :  Tarif PDAM Bakal Dinaikkan

Kemudian, pemegang saham akan membahas potensi usaha yang dijalankan. Rekomendasi dewan juga akan dibahas pada rapat tersebut. ”Usahanya dibekukan terlebih dahulu sampai menemukan solusi usaha terbaik,” jelasnya.

Taufik menyampaikan, untuk pembubaran badan usaha, prosesnya lebih rumit. Salah satunya, harus ada keterangan pailit dan ada keputusan pengadilan. ”Tidak bisa langsung dilaksanakan begitu saja. Ada tahapan,” tegas dia.

Anggota Komisi II DPRD Pamekasan Harun Suyitno mengatakan, dalam regulasi memang tidak dikenal pembekuan. Menurut dia, yang ada hanya pembentukan usaha dan pembubaran. Tetapi, untuk PT AUMM untuk sementara waktu dibekukan.

Operasional PT AUMM tidak jalan dan aset tidak difungsikan. Kemudian, tidak ada lagi pengeluaran gaji karyawan dari pemerintah. ”Kalaupun tetap ada yang bekerja, tidak lagi digaji menggunakan dana pemerintah,” katanya.

Baca Juga :  Donasi Amal Kemanusiaan Terkumpul Rp 294 Juta

Harun menyampaikan, mengenai RUPS, kegiatan itu hanya tahapan prosedural. Tetapi prinsipnya, PT AUMM dibekukan per Januari 2018. ”Pembekuan ini sudah hasil rapat, bukan bincang-bincang,” tandasnya.

PAMEKASAN – Kabar pembekukan PT Aneka Usaha Mekasan Makmur (AUMM) yang diembuskan DPRD Pamekasan mendapat sanggahan dari dewan komisaris. Pimpinan tertinggi di perusahaan tersebut mengklaim operasional masih berjalan.

Komisaris Utama (Komut) PT AUMM Taufik mengatakan, pembekuan perusahaan yang mengelola usaha ikan teri itu belum direalisasikan. Pembicaraan dengan dewan sebatas bincang santai. Bukan rapat pengambilan keputusan akhir.

Dia menyampaikan, pengambilan keputusan itu menunggu rapat umum pemegang saham (RUPS). Usulan pembekuan akan disampaikan pada forum rapat tertinggi itu. ”Sampai sekarang masih beroperasi,” katanya Kamis (4/1).

Taufik menyatakan, pembekuan usaha yang dilakoni perusahaan milik daerah harus melalui berbagai tahapan. Menurut dia, PT AUMM tidak bisa semena-mena langsung ditutup. Manajemen harus melaporkan kondisi keuangan per 31 Desember 2017.

Baca Juga :  Dewan Beri Deadline Pembubaran PT AUMM Bubar hingga Akhir Tahun

Kemudian, pemegang saham akan membahas potensi usaha yang dijalankan. Rekomendasi dewan juga akan dibahas pada rapat tersebut. ”Usahanya dibekukan terlebih dahulu sampai menemukan solusi usaha terbaik,” jelasnya.

Taufik menyampaikan, untuk pembubaran badan usaha, prosesnya lebih rumit. Salah satunya, harus ada keterangan pailit dan ada keputusan pengadilan. ”Tidak bisa langsung dilaksanakan begitu saja. Ada tahapan,” tegas dia.

Anggota Komisi II DPRD Pamekasan Harun Suyitno mengatakan, dalam regulasi memang tidak dikenal pembekuan. Menurut dia, yang ada hanya pembentukan usaha dan pembubaran. Tetapi, untuk PT AUMM untuk sementara waktu dibekukan.

Operasional PT AUMM tidak jalan dan aset tidak difungsikan. Kemudian, tidak ada lagi pengeluaran gaji karyawan dari pemerintah. ”Kalaupun tetap ada yang bekerja, tidak lagi digaji menggunakan dana pemerintah,” katanya.

Baca Juga :  Kapok, PD BPR Bangkalan Persulit Kredit Umum

Harun menyampaikan, mengenai RUPS, kegiatan itu hanya tahapan prosedural. Tetapi prinsipnya, PT AUMM dibekukan per Januari 2018. ”Pembekuan ini sudah hasil rapat, bukan bincang-bincang,” tandasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/