alexametrics
28.5 C
Madura
Monday, May 23, 2022

Pembangunan Pagar RSUD Terancam Molor

PAMEKASAN – Rencana pembangunan pagar Rumah Sakit Umum Daerah RSUD Slamet Martodirdjo, Pemekasan, terancam molor. Hingga Selasa (3/4) tidak ada progres. Proyek tersebut memakan anggaran Rp 1 miliar.

Hal itu diakui oleh Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Pembangunan Pagar RSUD Slamet Martodirdjo Rachman Suindranata. Pihaknya masih menunggu tahap perencanaan.

Perencanaan proyek tersebut akan dilakukan dengan sistem penunjukan langsung. ”Perencanaan masih akan dimulai. Kami masih menunggu perencanaannya dulu,” kata Rachman.

Pria yang menjabat sebagai Kabag TU RSUD Slamet Martodirdjo itu menyatakan, proyek itu akan diproses kalau sudah masuk ke pejabat pengadaan. Saat ini rencana pembangunan pagar itu masih dalam tahap persiapan perencanaan.

Saat ini tinggal menunggu pejabat pengadaan. Sebab, yang menunjuk rekanan untuk perencanaan adalah pejabat pengadaan. ”Pejabat pengadaan itu dari pemkab. Saya nggak tahu namanya. Masih mau tanya ke ULP. Tetapi kemungkinan ini orang ULP,” tandasnya.

Baca Juga :  Bupati Kerahkan Semua Kekuatan Mulai Tingkat Desa hingga Kabupaten

Ketua Komisi III DPRD Pamekasan Hosnan Achmadi menyampaikan, sejak awal pihaknya sudah mewanti-wanti dan mengingatkan agar kegiatan di APBD 2018 segera dilaksanakan. Seharusnya perencanaan sudah harus dilakukan saat APBD ditetapkan.

”Ini sudah masuk bulan empat dan belum apa-apa. Kami akan gelar rapat koordinasi untuk mencari tahu sejauh mana kegiatan dilaksanakan. Terutama kegiatan fisik ini,” jelasnya.

Apalagi, anggaran yang dikeluarkan tidak sedikit dan pembangunan pagar yang diajukan eksekutif sangat mendesak. Seharusnya kalau memang mendesak harus segera dilaksanakan.

”Tahapan-tahapan harus segera dilaksanakan, karena waktu sangat terbatas. Kami akan cermati lagi di tahapan-tahapan perencanaan ini. Pengguna anggaran ini kadang-kadang memang lamban,” tukasnya.

Baca Juga :  DPD Partai Demokrat Jatim Gelar Safari Ramadan se-Madura Raya

PAMEKASAN – Rencana pembangunan pagar Rumah Sakit Umum Daerah RSUD Slamet Martodirdjo, Pemekasan, terancam molor. Hingga Selasa (3/4) tidak ada progres. Proyek tersebut memakan anggaran Rp 1 miliar.

Hal itu diakui oleh Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Pembangunan Pagar RSUD Slamet Martodirdjo Rachman Suindranata. Pihaknya masih menunggu tahap perencanaan.

Perencanaan proyek tersebut akan dilakukan dengan sistem penunjukan langsung. ”Perencanaan masih akan dimulai. Kami masih menunggu perencanaannya dulu,” kata Rachman.


Pria yang menjabat sebagai Kabag TU RSUD Slamet Martodirdjo itu menyatakan, proyek itu akan diproses kalau sudah masuk ke pejabat pengadaan. Saat ini rencana pembangunan pagar itu masih dalam tahap persiapan perencanaan.

Saat ini tinggal menunggu pejabat pengadaan. Sebab, yang menunjuk rekanan untuk perencanaan adalah pejabat pengadaan. ”Pejabat pengadaan itu dari pemkab. Saya nggak tahu namanya. Masih mau tanya ke ULP. Tetapi kemungkinan ini orang ULP,” tandasnya.

Baca Juga :  Hari Santri┬áNasional: Pesantren dan Kitab Kuning Itu Satu Paket

Ketua Komisi III DPRD Pamekasan Hosnan Achmadi menyampaikan, sejak awal pihaknya sudah mewanti-wanti dan mengingatkan agar kegiatan di APBD 2018 segera dilaksanakan. Seharusnya perencanaan sudah harus dilakukan saat APBD ditetapkan.

”Ini sudah masuk bulan empat dan belum apa-apa. Kami akan gelar rapat koordinasi untuk mencari tahu sejauh mana kegiatan dilaksanakan. Terutama kegiatan fisik ini,” jelasnya.

Apalagi, anggaran yang dikeluarkan tidak sedikit dan pembangunan pagar yang diajukan eksekutif sangat mendesak. Seharusnya kalau memang mendesak harus segera dilaksanakan.

”Tahapan-tahapan harus segera dilaksanakan, karena waktu sangat terbatas. Kami akan cermati lagi di tahapan-tahapan perencanaan ini. Pengguna anggaran ini kadang-kadang memang lamban,” tukasnya.

Baca Juga :  Revisi HPP Garam Tidak Jelas
- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/