alexametrics
21 C
Madura
Wednesday, May 18, 2022

Bold Riders Bangkalan dan Karta Pamekasan Pakai Batik saat Donor Darah

PAMEKASAN – Komunitas anak motor Bold Riders Bangkalan dan Karang Taruna (Karta) Heppiii Community menggelar donor darah bertema #SetetesDarahuntukNegeri2021. Acara yang diselenggarakan Kolaborasi Komunitas Indonesia Timur Area (KITA) ini diikuti anak motor sambil mengenalkan budaya lokal dengan mengenakan batik Madura.

Program donor darah ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan sosial yang telah diinisiasi oleh Kolaborasi KITA sejak 2020. Dalam berbagai kegiatan itu, Kolaborasi KITA didukung berbagai komunitas besar seperti Super Friends, Bold Riders, dan Karta Heppiii Community yang tersebar di berbagai kota di Indonesia Timur.

Kegiatan Donor Darah serentak di wilayah Indonesia Timur dengan tema #SetetesDarahUntukNegeri2021 ini juga diharapkan bisa memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri). Ada dua kategori rekor Muri yaitu Donor Darah di Kabupaten/Kota Terbanyak dan Donor Darah oleh Komunitas Terbanyak.

Baca Juga :  Pengadaan Obat Puskesmas Gagal

Sebelumnya, pada 2020, Kolaborasi KITA juga telah mendapat penghargaan Muri yaitu Donor Darah oleh Komunitas Terbanyak dan Donor Darah oleh Karta Terbanyak. Khusus kegiatan yang bertepatan dengan Sumpah Pemuda 2021 ini, melibatkan lebih dari 800 komunitas dengan ribuan anggota di 80 kabupaten/kota di Indonesia Timur.

Koordinator acara donor darah Kevien Agasta mengatakan, ada dua komunitas yang terlibat dalam acara donor darah. Yakni, Bold Riders Bangkalan yang menggelar donor di Warkop Fafa Jalan Trunojoyo Nomor 16, Bangkalan. Kemudian, Karta Heppiii Community yakni Ana’en Reng Majheng bertempat di Lapangan Petik Laut Bahari, Desa Kaduara Barat.

”Jumlah anggota komunitas yang mendaftar ada 50 orang. Dari jumlah itu terkumpul 31 kantong darah. Antusiasme peserta cukup tinggi. Namun karena ada syarat yang harus dipenuhi seperti kondisi kesehatan dan minimal harus vaksin tahap pertama, maka ada 19 peserta yang tidak bisa diambil darahnya,” jelasnya.

Baca Juga :  Masa Kontrak Kerja Habis

Selain di Bangkalan, donor darah juga digelar di Pamekasan. Untuk Pamekasan, terkumpul 12 kantong darah. ”Kami mengucapkan terima kasih atas partisipasi para komunitas yang dengan sukarela menyumbangkan darahnya. Kolaborasi KITA di Pamekasan dan Bangkalan juga mengapresiasi PMI. Sehingga, kegiatan pada tahun kedua ini berjalan lancar,” pungkas Kevien Agasta. (*/par)

PAMEKASAN – Komunitas anak motor Bold Riders Bangkalan dan Karang Taruna (Karta) Heppiii Community menggelar donor darah bertema #SetetesDarahuntukNegeri2021. Acara yang diselenggarakan Kolaborasi Komunitas Indonesia Timur Area (KITA) ini diikuti anak motor sambil mengenalkan budaya lokal dengan mengenakan batik Madura.

Program donor darah ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan sosial yang telah diinisiasi oleh Kolaborasi KITA sejak 2020. Dalam berbagai kegiatan itu, Kolaborasi KITA didukung berbagai komunitas besar seperti Super Friends, Bold Riders, dan Karta Heppiii Community yang tersebar di berbagai kota di Indonesia Timur.

Kegiatan Donor Darah serentak di wilayah Indonesia Timur dengan tema #SetetesDarahUntukNegeri2021 ini juga diharapkan bisa memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri). Ada dua kategori rekor Muri yaitu Donor Darah di Kabupaten/Kota Terbanyak dan Donor Darah oleh Komunitas Terbanyak.

Baca Juga :  Wiro Sableng Ajak Santri Ramaikan Perfilman Indonesia

Sebelumnya, pada 2020, Kolaborasi KITA juga telah mendapat penghargaan Muri yaitu Donor Darah oleh Komunitas Terbanyak dan Donor Darah oleh Karta Terbanyak. Khusus kegiatan yang bertepatan dengan Sumpah Pemuda 2021 ini, melibatkan lebih dari 800 komunitas dengan ribuan anggota di 80 kabupaten/kota di Indonesia Timur.

Koordinator acara donor darah Kevien Agasta mengatakan, ada dua komunitas yang terlibat dalam acara donor darah. Yakni, Bold Riders Bangkalan yang menggelar donor di Warkop Fafa Jalan Trunojoyo Nomor 16, Bangkalan. Kemudian, Karta Heppiii Community yakni Ana’en Reng Majheng bertempat di Lapangan Petik Laut Bahari, Desa Kaduara Barat.

”Jumlah anggota komunitas yang mendaftar ada 50 orang. Dari jumlah itu terkumpul 31 kantong darah. Antusiasme peserta cukup tinggi. Namun karena ada syarat yang harus dipenuhi seperti kondisi kesehatan dan minimal harus vaksin tahap pertama, maka ada 19 peserta yang tidak bisa diambil darahnya,” jelasnya.

Baca Juga :  Cerita Pelajar Lintas Negara saat Belajar Budaya Madura

Selain di Bangkalan, donor darah juga digelar di Pamekasan. Untuk Pamekasan, terkumpul 12 kantong darah. ”Kami mengucapkan terima kasih atas partisipasi para komunitas yang dengan sukarela menyumbangkan darahnya. Kolaborasi KITA di Pamekasan dan Bangkalan juga mengapresiasi PMI. Sehingga, kegiatan pada tahun kedua ini berjalan lancar,” pungkas Kevien Agasta. (*/par)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/