alexametrics
29.1 C
Madura
Saturday, May 28, 2022

Pesantren Tangguh Percepat Terbentuknya Herd Immunity

PAMEKASAN, Jawa Pos Radar Madura – Upaya Pondok Pesantren (Ponpes) Sabilul Ihsan dan Ponpes Nasyrul Ulum Bagandan dalam mewujudkan pesantren tangguh patut diapresiasi. Sebab, hampir seluruh santri dan guru sudah mengikuti program vaksinasi dosis dua kemarin (2/10).

Pengasuh Ponpes Sabilul Ihsan, KH. Abd. Hamid Mannan Munif mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja sama mempercepat terbentuknya kekebalan imunitas atau herd immunity di kawasan pesantren. Utamanya, Polres Pamekasan dan Kodim 0826/Pamekasan. ”Alhamdulillah, semua santri sehat sejak divaksin dosis pertama hingga kedua. Tidak ada gejala yang fatal,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala SMA Sabilul Ihsan Durriyatul Millah, S.Ag., M.Ag., mengatakan, vaksinasi tersebut cerminan bahwa santri turut menyukseskan program pemerintah dalam memutus mata rantai persebaran Covid-19. ”Harapannya, tidak ada lagi yang takut divaksin. Selama untuk kebaikan, kita wajib berikhtiar. Selebihnya, pasrahkan kepada Yang Mahakuasa,” tutupnya. (c1)

Baca Juga :  MU Menunggu Langkah Kepolisian

PAMEKASAN, Jawa Pos Radar Madura – Upaya Pondok Pesantren (Ponpes) Sabilul Ihsan dan Ponpes Nasyrul Ulum Bagandan dalam mewujudkan pesantren tangguh patut diapresiasi. Sebab, hampir seluruh santri dan guru sudah mengikuti program vaksinasi dosis dua kemarin (2/10).

Pengasuh Ponpes Sabilul Ihsan, KH. Abd. Hamid Mannan Munif mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja sama mempercepat terbentuknya kekebalan imunitas atau herd immunity di kawasan pesantren. Utamanya, Polres Pamekasan dan Kodim 0826/Pamekasan. ”Alhamdulillah, semua santri sehat sejak divaksin dosis pertama hingga kedua. Tidak ada gejala yang fatal,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala SMA Sabilul Ihsan Durriyatul Millah, S.Ag., M.Ag., mengatakan, vaksinasi tersebut cerminan bahwa santri turut menyukseskan program pemerintah dalam memutus mata rantai persebaran Covid-19. ”Harapannya, tidak ada lagi yang takut divaksin. Selama untuk kebaikan, kita wajib berikhtiar. Selebihnya, pasrahkan kepada Yang Mahakuasa,” tutupnya. (c1)

Baca Juga :  Jalan Dakwah dan Spirit Kebangsaan Pesantren
- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/