alexametrics
21.6 C
Madura
Saturday, May 21, 2022

Tahun Depan Fokus Pemulihan Ekonomi

PAMEKASAN, Jawa Pos Radar Madura – Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) TA 2022 Pamekasan mulai dibahas DPRD Pamekasan. Dalam RAPBD itu, salah satu fokus Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan adalah pemulihan ekonomi. Artinya, semua program bermuara pada pemulihan ekonomi.

Bupati Pamekasan Baddrut Tamam menyampaikan, penyusunan Raperda APBD 2022 berpedoman pada Permendagri 27/2021. Hal itu juga selaras dengan RKPD Jatim 2022. Yakni, fokus pada pemulihan ekonomi dan reformasi struktural.

Ada empat pokok kebijakan yang menjadi prioritas pemerintah. Pertama, pemantapan pemulihan ekonomi. Hal itu dilakukan dengan memprioritaskan penanganan sektor kesehatan. Sebab, hal itu menjadi kunci pemulihan ekonomi.

Kedua, program perlindungan sosial. Tujuannya, memperkuat fondasi kesejahteraan sosial, mengentaskan kemiskinan, ketenteraman, dan memperkuat daya ungkit UMKM. ”Kita ingin usaha-usaha di Pamekasan bangkit dan mampu berdaya saing,” ucap pria yang akrab disapa Mas Tamam itu.

Baca Juga :  Anggaran Rp 1,4 M untuk Pelatihan Kerja Belum Terserap

Prioritas ketiga, mendukung peningkatan daya saing dan produktivitas dengan reformasi struktral. Keempat, optimalisasi pendapatan dan pengeluaran belanja yang lebih baik. Sebab, APBD merupakan tanggung jawab pemerintah daerah.

Mas Tamam menuturkan, penetapan skala priotas dan pelaksanaan pembangunan merupakan tanggung jawab pemerintah. Tujuannya, meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ”Kita masih dihadapkan dengan ketidakpastian, di mana kondisi perenomian 2022 akan dipengaruhi berbagai faktor,” tuturnya.

Meski begitu, Mas Tamam akan terus berupaya semaksimal mungkin menangani Covid-19. Di antaranya melalui pemberlakuan PPKM. Selain itu, melakukan akselerasi kegiatan vaksinasi dan sosialisasi penerapan prokes. ”Ini menjadi salah satu keberhasilan kita dalam penanganan Covid-19,” paparnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Pamekasan Fathor Rahman meminta pemkab lebih semangat menangani pandemi Covid-19. Saat ini kasus Covid-19 sudah landai, bahkan bisa dikatakan tidak ada. Karena itu, dia berharap tahun depan pemerintah bisa memaksimalkan program pemulihan ekonomi dengan baik.

Baca Juga :  Kasian, Nenek Berusia 103 Berjualan Kerupuk untuk Sambung Hidup

”Pemulihan ekonomi itu penting. Apalagi, sekarang kasus Covid-19 sudah tidak ada. Semoga program pemerintah dapat dinikmati semua masyarakat Pamekasan,” harapnya. 

- Advertisement -

PAMEKASAN, Jawa Pos Radar Madura – Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) TA 2022 Pamekasan mulai dibahas DPRD Pamekasan. Dalam RAPBD itu, salah satu fokus Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan adalah pemulihan ekonomi. Artinya, semua program bermuara pada pemulihan ekonomi.

Bupati Pamekasan Baddrut Tamam menyampaikan, penyusunan Raperda APBD 2022 berpedoman pada Permendagri 27/2021. Hal itu juga selaras dengan RKPD Jatim 2022. Yakni, fokus pada pemulihan ekonomi dan reformasi struktural.

Ada empat pokok kebijakan yang menjadi prioritas pemerintah. Pertama, pemantapan pemulihan ekonomi. Hal itu dilakukan dengan memprioritaskan penanganan sektor kesehatan. Sebab, hal itu menjadi kunci pemulihan ekonomi.


Kedua, program perlindungan sosial. Tujuannya, memperkuat fondasi kesejahteraan sosial, mengentaskan kemiskinan, ketenteraman, dan memperkuat daya ungkit UMKM. ”Kita ingin usaha-usaha di Pamekasan bangkit dan mampu berdaya saing,” ucap pria yang akrab disapa Mas Tamam itu.

Baca Juga :  Pj Bupati Beri Penghargaan OPD dan ASN

Prioritas ketiga, mendukung peningkatan daya saing dan produktivitas dengan reformasi struktral. Keempat, optimalisasi pendapatan dan pengeluaran belanja yang lebih baik. Sebab, APBD merupakan tanggung jawab pemerintah daerah.

Mas Tamam menuturkan, penetapan skala priotas dan pelaksanaan pembangunan merupakan tanggung jawab pemerintah. Tujuannya, meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ”Kita masih dihadapkan dengan ketidakpastian, di mana kondisi perenomian 2022 akan dipengaruhi berbagai faktor,” tuturnya.

Meski begitu, Mas Tamam akan terus berupaya semaksimal mungkin menangani Covid-19. Di antaranya melalui pemberlakuan PPKM. Selain itu, melakukan akselerasi kegiatan vaksinasi dan sosialisasi penerapan prokes. ”Ini menjadi salah satu keberhasilan kita dalam penanganan Covid-19,” paparnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Pamekasan Fathor Rahman meminta pemkab lebih semangat menangani pandemi Covid-19. Saat ini kasus Covid-19 sudah landai, bahkan bisa dikatakan tidak ada. Karena itu, dia berharap tahun depan pemerintah bisa memaksimalkan program pemulihan ekonomi dengan baik.

Baca Juga :  Kasian, Nenek Berusia 103 Berjualan Kerupuk untuk Sambung Hidup

”Pemulihan ekonomi itu penting. Apalagi, sekarang kasus Covid-19 sudah tidak ada. Semoga program pemerintah dapat dinikmati semua masyarakat Pamekasan,” harapnya. 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/