alexametrics
25.3 C
Madura
Monday, June 27, 2022

Mahfud MD Berharap Madura Tetap Rukun

PAMEKASAN – Setelah dilantik menjadi menteri koordinator bidang politik hukum dan keamanan (menko polhukam) pada Rabu (23/10), Mohammad Mahfud MD pulang ke Pamekasan Kamis (31/10). Kesempatan ini juga dimanfaatkan untuk nyekar ke makam ayahandanya, Mahmudin Emo Prawiroduno, di Dusun Secang, Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan, kemarin pagi (1/11).

Mobil berpelat RI 16 yang ditumpangi Mahfud MD tiba di makam ayahandanya sekitar pukul 05.30. Di pemakaman, Mahfud MD mengaji, bertahlil, dan menabur bunga ditemani istri, saudari kandung, ponakan, dan ajudan.

Sekitar pukul 07.00, rombongan bertolak dari pemakaman ke tempat tinggalnya yang sudah ditempati sejak 1975 bersama lima saudari dan seorang saudara kandungnya. Yakni di Jalan Dirgahayu, Kelurahan Bugih, Kecamatan Kota Pamekasan.

Baca Juga :  Silaturahmi Taretan Madura Satukan Cinta

Mahfud sudah lama tidak pulang ke Pamekasan. Kepulangannya kali ini tidak ada agenda selain bertemu keluarga. ”Selain agenda keluarga ndak ada, sudah lama tidak pulang,” terangnya.

Tentang prioritas awal tugasnya di Kabinet Indonesia Maju, Mahfud MD menjawab begitu banyak program prioritas. Mahfud meminta masyarakat, Madura khususnya, menjaga keamanan dan ketertiban. ”Negara ini harus dijaga, karena milik bersama,” lanjut profesor hukum tata negara di UII Jogjakarta tersebut.

Mahfud mengharapkan masyarakat Madura terus baik dan rukun dalam membangun bangsa. ”Saya mewakili orang Madura di pentas nasional. Didoakan dan saling bersinergi saja untuk kebaikan bangsa,” terangnya.

Sementara itu, Siti Marwiyah, adik kandung Mahfud MD mengatakan, pada pelantikan kakaknya itu ibunda tidak datang ke Jakarta. Karena itu, Mahfud menyempatkan untuk pulang menemui orang tua.

Baca Juga :  Ulama Minta Menko Polhukam Tolak RUU HIP

Siti Khotijah, ibunda Mahfud MD, berharap agar putranya terus diberikan keselamatan karena memimpin negara tidak mudah. Tugas anaknya menjadi menko polhukam sangat berat. ”Selamat, ini harapan nomor satu,” ucapnya. (c2)

PAMEKASAN – Setelah dilantik menjadi menteri koordinator bidang politik hukum dan keamanan (menko polhukam) pada Rabu (23/10), Mohammad Mahfud MD pulang ke Pamekasan Kamis (31/10). Kesempatan ini juga dimanfaatkan untuk nyekar ke makam ayahandanya, Mahmudin Emo Prawiroduno, di Dusun Secang, Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan, kemarin pagi (1/11).

Mobil berpelat RI 16 yang ditumpangi Mahfud MD tiba di makam ayahandanya sekitar pukul 05.30. Di pemakaman, Mahfud MD mengaji, bertahlil, dan menabur bunga ditemani istri, saudari kandung, ponakan, dan ajudan.

Sekitar pukul 07.00, rombongan bertolak dari pemakaman ke tempat tinggalnya yang sudah ditempati sejak 1975 bersama lima saudari dan seorang saudara kandungnya. Yakni di Jalan Dirgahayu, Kelurahan Bugih, Kecamatan Kota Pamekasan.

Baca Juga :  Mahfud MD Dukung Madura Jadi Provinsi

Mahfud sudah lama tidak pulang ke Pamekasan. Kepulangannya kali ini tidak ada agenda selain bertemu keluarga. ”Selain agenda keluarga ndak ada, sudah lama tidak pulang,” terangnya.

Tentang prioritas awal tugasnya di Kabinet Indonesia Maju, Mahfud MD menjawab begitu banyak program prioritas. Mahfud meminta masyarakat, Madura khususnya, menjaga keamanan dan ketertiban. ”Negara ini harus dijaga, karena milik bersama,” lanjut profesor hukum tata negara di UII Jogjakarta tersebut.

Mahfud mengharapkan masyarakat Madura terus baik dan rukun dalam membangun bangsa. ”Saya mewakili orang Madura di pentas nasional. Didoakan dan saling bersinergi saja untuk kebaikan bangsa,” terangnya.

Sementara itu, Siti Marwiyah, adik kandung Mahfud MD mengatakan, pada pelantikan kakaknya itu ibunda tidak datang ke Jakarta. Karena itu, Mahfud menyempatkan untuk pulang menemui orang tua.

Baca Juga :  Bupati Imbau Perkantoran Putar Murottal Qur’an

Siti Khotijah, ibunda Mahfud MD, berharap agar putranya terus diberikan keselamatan karena memimpin negara tidak mudah. Tugas anaknya menjadi menko polhukam sangat berat. ”Selamat, ini harapan nomor satu,” ucapnya. (c2)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/