alexametrics
20.7 C
Madura
Thursday, May 19, 2022

Bupati Baddrut Tamam Wajibkan Camat dan Kades Dirapid Tes

PAMEKASAN – Bupati Pamekasan Baddrut Tamam menginstruksikan seluruh camat dan kepala desa (kades) di Pamekasan untuk dirapid test. Dia meminta camat berkoordinasi dengan dinas kesehatan (dinkes) untuk mengatur jadwal.

“Dalam catatan, 70 persen orang positif Covid-19 meninggal karena punya komorbid. 30 persennya karena keterlambatan mendeteksi dan melakukan pengobatan,” ucapnya.

Menurut dia, Pemkab Pamekasan tidak ingin mengambil risiko dan terlambat melakukan penanganan. Camat, kades dan lurah wajib melakukan rapid test mulai Minggu besok (3/1). “Koordinasi dengan dinkes, agar jadwalnya diatur. Yang reaktif, langsung isolasi mandiri,” ingatnya.

Baddrut Tamam mengatakan, dirinya baru saja melalukan swab test di RSU Mohammad Noer. Jika hasilnya positif, maka dirinya akan melakukan isolasi mandiri. “Bu Gubernur positif dan isolasi mandiri, jika hasil swab saya positif, saya akan isolasi mandiri,” tutupnya.(ky)

Baca Juga :  Eks Karyawan Karaoke Tak Berminat
- Advertisement -


PAMEKASAN – Bupati Pamekasan Baddrut Tamam menginstruksikan seluruh camat dan kepala desa (kades) di Pamekasan untuk dirapid test. Dia meminta camat berkoordinasi dengan dinas kesehatan (dinkes) untuk mengatur jadwal.

“Dalam catatan, 70 persen orang positif Covid-19 meninggal karena punya komorbid. 30 persennya karena keterlambatan mendeteksi dan melakukan pengobatan,” ucapnya.

Menurut dia, Pemkab Pamekasan tidak ingin mengambil risiko dan terlambat melakukan penanganan. Camat, kades dan lurah wajib melakukan rapid test mulai Minggu besok (3/1). “Koordinasi dengan dinkes, agar jadwalnya diatur. Yang reaktif, langsung isolasi mandiri,” ingatnya.

Baddrut Tamam mengatakan, dirinya baru saja melalukan swab test di RSU Mohammad Noer. Jika hasilnya positif, maka dirinya akan melakukan isolasi mandiri. “Bu Gubernur positif dan isolasi mandiri, jika hasil swab saya positif, saya akan isolasi mandiri,” tutupnya.(ky)

Baca Juga :  Dana Bantuan PKH Dipotong, Warga Penerima Mengeluh
- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/