alexametrics
19.4 C
Madura
Thursday, August 18, 2022

Target Pendapatan Hotel-Restoran Terpenuhi

PAMEKASAN – Realisasi pendapatan pajak dari sektor hotel dan restoran cukup maksimal. Kemungkinan besar pada APBD perubahan target tersebut akan dinaikkan.

Berdasarkan data Bidang Pendataan Badan Keuangan Daerah (BKD) Pamekasan, ada 48 hotel dan 96 restoran wajib pajak. Masing-masing dikenai pajak 10 persen dari pendapatan hotel dan restoran tersebut.

Target pendapatan pajak dari hotel sebesar Rp 482 juta. Sementara untuk restoran lebih besar, yakni Rp 1,3 miliar. Target tersebut terhitung per September sebelum adanya perubahan anggaran keuangan (PAK) pada 29 Oktober 2019.

”Yang jelas itu sebelum adanya PAK, nanti kita lihat setelah PAK. Pastinya ada perubahan,” kata Kepala Bidang Pendataan BKD Pamekasan Rosi. Pihaknya belum mengetahui secara detail terkait perubahan target tersebut.

Baca Juga :  Luas RTH Baru 8,9 Persen

Menurut Rosi, target sebelumnya sudah tercapai. Total pendapatan dari pajak hotel per September sudah mencapai Rp 516 juta. Sementara untuk restoran sudah mendekati Rp 1,3 miliar.

Sementara itu, Plt Kepala BKD Pamekasan Sahrul Munir mengatakan, selama ini pihaknya sudah berupaya mengoptimalkan target pajak hotel dan restoran. Salah satu upayanya dengan memasang tapping box.

Selain itu pihaknya akan memberikan peringatan dan teguran pada hotel dan restoran yang terlambat, bahkan belum membayar pajak. ”Nanti akan kami tegur,” terangnya. (c2)

PAMEKASAN – Realisasi pendapatan pajak dari sektor hotel dan restoran cukup maksimal. Kemungkinan besar pada APBD perubahan target tersebut akan dinaikkan.

Berdasarkan data Bidang Pendataan Badan Keuangan Daerah (BKD) Pamekasan, ada 48 hotel dan 96 restoran wajib pajak. Masing-masing dikenai pajak 10 persen dari pendapatan hotel dan restoran tersebut.

Target pendapatan pajak dari hotel sebesar Rp 482 juta. Sementara untuk restoran lebih besar, yakni Rp 1,3 miliar. Target tersebut terhitung per September sebelum adanya perubahan anggaran keuangan (PAK) pada 29 Oktober 2019.


”Yang jelas itu sebelum adanya PAK, nanti kita lihat setelah PAK. Pastinya ada perubahan,” kata Kepala Bidang Pendataan BKD Pamekasan Rosi. Pihaknya belum mengetahui secara detail terkait perubahan target tersebut.

Baca Juga :  Sekabupaten, Utang Sertifikasi Capai Rp 60 Miliar

Menurut Rosi, target sebelumnya sudah tercapai. Total pendapatan dari pajak hotel per September sudah mencapai Rp 516 juta. Sementara untuk restoran sudah mendekati Rp 1,3 miliar.

Sementara itu, Plt Kepala BKD Pamekasan Sahrul Munir mengatakan, selama ini pihaknya sudah berupaya mengoptimalkan target pajak hotel dan restoran. Salah satu upayanya dengan memasang tapping box.

Selain itu pihaknya akan memberikan peringatan dan teguran pada hotel dan restoran yang terlambat, bahkan belum membayar pajak. ”Nanti akan kami tegur,” terangnya. (c2)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/