alexametrics
21.4 C
Madura
Monday, June 27, 2022

Kabag LPBJ Mangkir, Evaluasi Lelang Proyek Gagal

PAMEKASAN – Proyek pembangunan di Pamekasan belum optimal. Terbukti, banyak proyek yang belum dilelang. Eksekutif belum bisa dimintai pertanggung jawaban atas minimnya lelang tersebut. Surat panggilan evaluasi dari dewan dua kali tidak digubris.

Anggota Komisi III DPRD Pamekasan Moh. Ali mengatakan, lelang proyek di Pamekasan sangat sedikit. Dari lebih seribu paket proyek, yang dilelang baru 20 paket. Padahal, saat ini sudah memasuki akhir triwulan kedua.

Seharusnya, kata Ali, pada triwulan kedua, lelang sudah tuntas. Dengan demikian, maksimal awal triwulan ketiga pekerjaan mulai direalisasikan. ”Hampir setiap tahun pekerjaan proyek selalu molor seperti ini,” katanya Kamis (31/5).

Eksekutif belum memberi klarifikasi mengenai minimnya proyek yang dilelang. Surat undangan rapat koordinasi yang dilayangkan kepada Bagian Layanan Pengadaan Barang dan Jasa (LPBJ) Setkab Pamekasan tidak digubris.

Basri Yulianto selaku Kabag LPBJ dua kali mangkir dari undangan koordinasi tersebut. Alasan yang dikemukakan dinilai tidak penting. Yakni, melaksanakan kunjungan serta mendampingi organisasi perangkat daerah (OPD) lain konsultasi ke Jakarta.

Baca Juga :  Rekanan TPS 3R Diputus Kontrak

Menurut Ali, mestinya rapat koordinasi itu lebih diutamakan. Apalagi, kunjungannya ke Jakarta tidak menyentuh langsung ke organisasi yang dipimpin. ”Sudah dua kali mangkir dari undangan yang kami kirim,” katanya.

Ali menyampaikan, koordinasi itu sangat penting. Dalam waktu dekat, surat ketiga bakal dilayangkan. Jika tetap tidak direspons positif, secara kelambagaan akan meminta kepada Pj Bupati Fattah Jasin untuk mengevaluasi Basri.

Bahkan, jika perlu harus dilakukan mutasi agar tidak menghambat pelaksanaan pembangunan di Pamekasan. Lelang proyek adalah pintu utama pembangunan. Seharusnya urusan pembangunan diutamakan.

Mantan aktivis PMII itu menyampaikan, dewan mendesak semua pekerjaan segera dilelang. Sebab, jika molor, akan berpengaruh terhadap kualitas proyek tersebut. Semakin mepet waktu pekerjaan, rekanan cenderung tidak memperhatikan kualitas.

Baca Juga :  PPNI Dicintai Anggota, Disayangi Pemerintah, dan Disegani Profesi Laii

Tetapi, jika waktu pekerjaan proyek cukup panjang, pengawasan bisa diperketat. Seluruh lapisan masyarakat juga bisa turut serta melakukan pengawasan untuk memastikan kualitas pekerjaan itu. ”Wajib segera dilelang,” katanya.

Kabag LPBJ Setkab Pamekasan Basri Yulianto belum bisa dimintai keterangan. Berdasarakan surat yang disampaikan kepada pendamping komisi III, Basri tidak bisa hadir dalam rapat tersebut lantaran mendampingi BPBD Pamekasan ke BNPB di Jakarta.

BPBD Pamekasan berkonsultasi mengenai perpanjangan waktu kedua pelaksanaan kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana dana hibah TA 2016. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kantor BNPB Jalan Pramuka Kav. 38, Jakarta Timur.

Sebelumnya, Basri mengatakan, lelang proyek tergantung dari kesiapan OPD dalam menyetor berkas persyaratan. Jika syarat lengkap, lelang bisa digelar. LBPJ Setkab Pamekasan hanya memproses lelang yang persyaratannya lengkap.

 

PAMEKASAN – Proyek pembangunan di Pamekasan belum optimal. Terbukti, banyak proyek yang belum dilelang. Eksekutif belum bisa dimintai pertanggung jawaban atas minimnya lelang tersebut. Surat panggilan evaluasi dari dewan dua kali tidak digubris.

Anggota Komisi III DPRD Pamekasan Moh. Ali mengatakan, lelang proyek di Pamekasan sangat sedikit. Dari lebih seribu paket proyek, yang dilelang baru 20 paket. Padahal, saat ini sudah memasuki akhir triwulan kedua.

Seharusnya, kata Ali, pada triwulan kedua, lelang sudah tuntas. Dengan demikian, maksimal awal triwulan ketiga pekerjaan mulai direalisasikan. ”Hampir setiap tahun pekerjaan proyek selalu molor seperti ini,” katanya Kamis (31/5).


Eksekutif belum memberi klarifikasi mengenai minimnya proyek yang dilelang. Surat undangan rapat koordinasi yang dilayangkan kepada Bagian Layanan Pengadaan Barang dan Jasa (LPBJ) Setkab Pamekasan tidak digubris.

Basri Yulianto selaku Kabag LPBJ dua kali mangkir dari undangan koordinasi tersebut. Alasan yang dikemukakan dinilai tidak penting. Yakni, melaksanakan kunjungan serta mendampingi organisasi perangkat daerah (OPD) lain konsultasi ke Jakarta.

Baca Juga :  BPK Temukan 24 Proyek Fisik Bermasalah

Menurut Ali, mestinya rapat koordinasi itu lebih diutamakan. Apalagi, kunjungannya ke Jakarta tidak menyentuh langsung ke organisasi yang dipimpin. ”Sudah dua kali mangkir dari undangan yang kami kirim,” katanya.

Ali menyampaikan, koordinasi itu sangat penting. Dalam waktu dekat, surat ketiga bakal dilayangkan. Jika tetap tidak direspons positif, secara kelambagaan akan meminta kepada Pj Bupati Fattah Jasin untuk mengevaluasi Basri.

Bahkan, jika perlu harus dilakukan mutasi agar tidak menghambat pelaksanaan pembangunan di Pamekasan. Lelang proyek adalah pintu utama pembangunan. Seharusnya urusan pembangunan diutamakan.

Mantan aktivis PMII itu menyampaikan, dewan mendesak semua pekerjaan segera dilelang. Sebab, jika molor, akan berpengaruh terhadap kualitas proyek tersebut. Semakin mepet waktu pekerjaan, rekanan cenderung tidak memperhatikan kualitas.

Baca Juga :  Proyek DAK Penugasan Tak Sesuai RAB

Tetapi, jika waktu pekerjaan proyek cukup panjang, pengawasan bisa diperketat. Seluruh lapisan masyarakat juga bisa turut serta melakukan pengawasan untuk memastikan kualitas pekerjaan itu. ”Wajib segera dilelang,” katanya.

Kabag LPBJ Setkab Pamekasan Basri Yulianto belum bisa dimintai keterangan. Berdasarakan surat yang disampaikan kepada pendamping komisi III, Basri tidak bisa hadir dalam rapat tersebut lantaran mendampingi BPBD Pamekasan ke BNPB di Jakarta.

BPBD Pamekasan berkonsultasi mengenai perpanjangan waktu kedua pelaksanaan kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana dana hibah TA 2016. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kantor BNPB Jalan Pramuka Kav. 38, Jakarta Timur.

Sebelumnya, Basri mengatakan, lelang proyek tergantung dari kesiapan OPD dalam menyetor berkas persyaratan. Jika syarat lengkap, lelang bisa digelar. LBPJ Setkab Pamekasan hanya memproses lelang yang persyaratannya lengkap.

 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

KPU Ajukan Tambahan Logistik

KPU Dukung Event Bazar Takjil

Artikel Terbaru

/