The Banker yang menjadi sumber informasi perbankan kredibel sejak tahun 1926 tersebut menempatkan BRI pada peringkat ke-104. Padahal tahun lalu di posisi ke-131. Dalam situs resminya The Banker melakukan pemeringkatan Top 1.000 World Banks 2022 mengacu pada pencapaian kinerja keuangan pada 2021.
Dirut BRI Sunarso mengatakan, BRI berhasil menjaga kinerja positif dan terus bertumbuh di masa pandemi Covid-19. Hal itu, menunjukkan BRI berhasil memberi makna kepada seluruh stakeholders-nya melalui penciptaan economic dan social value.
“Kami berterima kasih kepada The Banker. Sebab, telah menilai kinerja kami secara objektif dan transparan. Hal ini membuktikan BRI berhasil dan mampu secara konsisten menjaga fundamental kinerja agar tetap tumbuh secara sehat, kuat, dan berkelanjutan," katanya.
"Prestasi ini berkat kerja keras seluruh Insan BRILian (pekerja BRI). Ini akan menjadi suntikan semangat untuk selalu memberi makna bagi Indonesia,” ujarnya.
Sunarso juga mendedikasikan penghargaan tersebut kepada seluruh pelaku UMKM di Indonesia sebagai tulang punggung perekonomian nasional. BRI akan terus fokus untuk terus memberdayakan dan mengedukasi UMKM.
“UMKM di Indonesia sangat membutuhkan edukasi secara konsisten dan berkelanjutan dari pada advokasi. Karena itu, BRI saat ini dan ke depan akan semakin fokus untuk memberdayakan serta mengedukasi pelaku usaha di segmen UMKM tersebut," tegasnya.
The Banker dalam situs resminya mengatakan, 2021 adalah tahun yang luar biasa bagi industri perbankan global. Sebab, mampu bangkit dari krisis karena pandemi. Dalam riset tersebut, terdapat beberapa faktor yang dijadikan penilaiaian. Di antaranya jumlah Modal Tier 1, asset, keuntungan sebelum pajak serta ROA.
“Dengan hasil yang memecahkan rekor dalam jumlah modal secara tier, aset, dan profitabilitas. Yang penting, tingkat kredit macet menurun secara substansial, bertentangan dengan ekspektasi akhir 2020,” tulisnya.
The Banker menegaskan, bank-bank terbesar di dunia telah melewati pandemi Covid-19 dengan lebih kuat dan tangguh. Bahkan berhasil membangun basis modal dan aset tier 1 mereka. Agregat 1.000 bank terbesar tier 1 secara modal telah melampaui nilai US$ 10 triliun untuk pertama kalinya dalam sejarah peringkat The Banker's Top 1.000 World Banks.
Hal ini menunjukkan bahwa sistem perbankan global memiliki kapitalisasi yang lebih baik dari pada sebelumnya. Total agregat aset telah menembus US$ 150 triliun untuk pertama kalinya menjadi $ 154,21 triliun.
Laba industri perbankan dunia pun mengalami pertumbuhan yang sehat. Dengan laba sebelum pajak secara agregat mencapai rekor US$ 1,44 triliun. Artinya, secara tahunan meningkat 53,7 %. (*/par)
Informasi mengenai BANK BRI dapat diakses melalui situs www.bri.co.id Editor : Administrator