Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

SPPG Ketawang Larangan Salurkan MBG tanpa Susu

Amin Basiri • Rabu, 25 Februari 2026 | 11:17 WIB

DIKELUHKAN: Menu MBG yang disalurkan SPPG Sumenep Ganding Ketawang Larangan Senin (23/2).
DIKELUHKAN: Menu MBG yang disalurkan SPPG Sumenep Ganding Ketawang Larangan Senin (23/2).

SUMENEP, RadarMadura.id – Penyaluran paket makan bergizi gratis (MBG) oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sumenep Ganding Ketawang Larangan dikeluhan.

Pasalnya, menu yang disalurkan awal Ramadan 1447 H tidak tidak menyertakan susu.

Keluhan wali murid itu terkait paket MBG yang didistribusikan SPPG Sumenep Ganding Ketawang Larangan pada Senin (23/2).

Hari itu penerima manfaat mendapatkan satu plastik klip abon sapi, satu bungkus roti, satu buah jeruk, dan satu butir telur ayam. 

Menu tersebut untuk jatah penerima selama tiga hari hingga Rabu (25/2).

”Ini katanya untuk bekal selama tiga hari, segitu kan kita dikibuli,” kata salah seorang wali murid di Kecamatan Ganding.

Dia mengungkapkan, menu tersebut viral di berbagai media sosial lantaran tanpa susu.

Bahkan beberapa orang tua sempat salah sangka kepada anaknya. ”Karena dikira sudah diminum, ternyata memang susunya tidak ada,” jelasnya.

Kepala SPPG Sumenep Ganding Ketawang Larangan tidak mengelak bahwa menu MBG yang disalurkan tidak menyertakan susu.

Dia beralasan penggunaan susu rasa-rasa sudah tidak direkomendasikan oleh Badan Gizi Nasional (BGN). 

Milinda menambahkan, BGN merekomendasikan susu plain atau full cream. Namun, susu jenis tersebut sangat langka dan harganya naik drastis.

”Jadi, ahli gizi itu mengupayakan agar protein hewani terpenuhi maka diganti dengan abon sapi,”

imbuh kepala SPPG di Desa Ketawang Larangan, Kecamatan Ganding, Sumenep, itu. (tif/luq)

Editor : Amin Basiri
#Menu MBG #Mbg #sumenep #SPPG #BGN #susu