alexametrics
25.8 C
Madura
Monday, July 4, 2022

Disbudpar Dorong Generasi Muda Lestarikan Bahasa Madura

BANGKALAN – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bangkalan menyelenggarakan lomba pidato bahasa Madura tingkat SMP Senin (30/5). Melalui kegiatan itu, generasi muda diharapkan lebih mencintai bahasa daerahnya.

Kepala Disbudpar Bangkalan Moh. Hasan Faisol menyampaikan, digitalisasi memiliki pengaruh besar terhadap generasi muda. Sebab, bisa mengikis budaya dan bahasa daerah. Untuk mengantisipasi hal tersebut, instituainya sengaja menyelenggarakan lomba pidato bahasa Madura.

”Agar pelajar dapat melestarikan dan mencintai bahasa yang kita banggakan,” terangnya.

Ada 41 peserta yang ambil bagian dalam lomba pidato bahasa Madura itu. Mereka berasal dari SMP yang tersebar di 18 kecamatan di Bangkalan. Dalam pelaksanaannya, puluhan peserta sangat antusias mengikuti kegiatan yang dilaksanakan di depan Musem Cakraningrat itu.

Baca Juga :  Janji Pelototi Program Eksekutif Raja’e Ucapkan Selamat

”Juri yang kami hadirkan berasal dari pegiat budaya, guru bahasa Madura yang kompeten, dan pelestari bahasa Madura yang dari kalangan budayawan dan sejarawan,” tutur mantan kepala DPMPTSP Bangkalan itu.

Lomba pidato bahasa Madura yang dilaksanakan bertema Kebudayaan Bangkalan. Dengan begitu, kegiatan tersebut tidak hanya mengenalkan bahasa Madura yang baik dan benar, tetapi juga menjadi ajang pengenalan kebudayaan asli Bangkalan.

Mantan camat Kamal itu menambahkan, lomba yang digelar sengaja dilaksanakan di depan Museum Cakraningrat. Harapannya, peserta juga bisa mengenal benda dan peninggalan lelulur di Museum Cakraningrat.

”Dari satu lomba yang kami laksanakan, ada dua dampak positif yang bisa dicapai,” katanya.

SELAMAT: Kabid Kebudayaan Disbudpar Bangkalan Hendra Gemma Dominant (berseragam PNS) bersama dewan juri berfoto dengan pemanang lomba pidato bahasa Madura di depan gedung Museum Cakraningrat Senin (30/5).

Dari lomba tersebut, dewan juri telah menentukan enam pemenang. Juara satu Biem Zambhina Ariraja, juara dua Muhammad Rizal, dan juara tiga Rana Aida. Sementara juara harapan satu diraih Nauval Dafa Syakib, juara harapan dua Fara Diva Chelsea, dan harapan tiga Vira Vina Julia Hidayat.

Baca Juga :  Hari Bhayangkara, Jadilah Polisi bagi Diri Sendir

Selain lomba pidato bahasa Madura, ada beberapa event lain yang juga dilaksanakan disbudpar. Di antaranya, lomba mendongeng cerita rakyat tingkat SD dan lomba menulis kesejarahan tingkat SMP. Lalu, lomba vlog kesejarahan dan fotografi koleksi museum tingkat umum.

Selanjutnya, lomba melukis koleksi museum dan pemilihan cong kènè bhing anà tingkat SD. Kegiatan itu merupakan program kegiatan publik dana alokasi khusus (DAK) nonfisik museum dan taman budaya. (jup/onk)

BANGKALAN – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bangkalan menyelenggarakan lomba pidato bahasa Madura tingkat SMP Senin (30/5). Melalui kegiatan itu, generasi muda diharapkan lebih mencintai bahasa daerahnya.

Kepala Disbudpar Bangkalan Moh. Hasan Faisol menyampaikan, digitalisasi memiliki pengaruh besar terhadap generasi muda. Sebab, bisa mengikis budaya dan bahasa daerah. Untuk mengantisipasi hal tersebut, instituainya sengaja menyelenggarakan lomba pidato bahasa Madura.

”Agar pelajar dapat melestarikan dan mencintai bahasa yang kita banggakan,” terangnya.


Ada 41 peserta yang ambil bagian dalam lomba pidato bahasa Madura itu. Mereka berasal dari SMP yang tersebar di 18 kecamatan di Bangkalan. Dalam pelaksanaannya, puluhan peserta sangat antusias mengikuti kegiatan yang dilaksanakan di depan Musem Cakraningrat itu.

Baca Juga :  Belasan Kelompok Nelayan tanpa Bantuan Pemerintah

”Juri yang kami hadirkan berasal dari pegiat budaya, guru bahasa Madura yang kompeten, dan pelestari bahasa Madura yang dari kalangan budayawan dan sejarawan,” tutur mantan kepala DPMPTSP Bangkalan itu.

Lomba pidato bahasa Madura yang dilaksanakan bertema Kebudayaan Bangkalan. Dengan begitu, kegiatan tersebut tidak hanya mengenalkan bahasa Madura yang baik dan benar, tetapi juga menjadi ajang pengenalan kebudayaan asli Bangkalan.

Mantan camat Kamal itu menambahkan, lomba yang digelar sengaja dilaksanakan di depan Museum Cakraningrat. Harapannya, peserta juga bisa mengenal benda dan peninggalan lelulur di Museum Cakraningrat.

”Dari satu lomba yang kami laksanakan, ada dua dampak positif yang bisa dicapai,” katanya.

SELAMAT: Kabid Kebudayaan Disbudpar Bangkalan Hendra Gemma Dominant (berseragam PNS) bersama dewan juri berfoto dengan pemanang lomba pidato bahasa Madura di depan gedung Museum Cakraningrat Senin (30/5).

Dari lomba tersebut, dewan juri telah menentukan enam pemenang. Juara satu Biem Zambhina Ariraja, juara dua Muhammad Rizal, dan juara tiga Rana Aida. Sementara juara harapan satu diraih Nauval Dafa Syakib, juara harapan dua Fara Diva Chelsea, dan harapan tiga Vira Vina Julia Hidayat.

Baca Juga :  Saksikan Kemeriahan Madura Awards Malam Ini

Selain lomba pidato bahasa Madura, ada beberapa event lain yang juga dilaksanakan disbudpar. Di antaranya, lomba mendongeng cerita rakyat tingkat SD dan lomba menulis kesejarahan tingkat SMP. Lalu, lomba vlog kesejarahan dan fotografi koleksi museum tingkat umum.

Selanjutnya, lomba melukis koleksi museum dan pemilihan cong kènè bhing anà tingkat SD. Kegiatan itu merupakan program kegiatan publik dana alokasi khusus (DAK) nonfisik museum dan taman budaya. (jup/onk)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

KKG-JPRM Latih Guru Menulis Artikel

Minggat Kunci Sukses Nasir

TMI Al-Amien Putri Juara Umum GAZA IX

Artikel Terbaru

/