alexametrics
20.7 C
Madura
Wednesday, August 17, 2022

Kejari Bidik Kasus Baru

SUMENEP – Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep Bambang Panca Wahyudi Hariadi mengaku akan terus bekerja optimal dalam penegakan hukum. Dengan adanya penyegaran personel, dia mengaku akan terus mencari kasus-kasus baru di samping menyelesaikan perkara yang sedang ditangani oleh seksi tindak pidana khusus (pidsus).

Saat ini ada beberapa perkara yang sudah ditangani Korps Adhyaksa tersebut. Antara lain kasus dugaan korupsi pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) di Desa Aeng Panas, Kecamatan Pragaan. ”Kalau sudah penyidikan ranahnya pidsus. Jadi nanti Kasi Intel akan mencari informasi baru,” kata Bambang Panca Wahyudi.

”Untuk PTSL Aeng Panas masih penyidikan umum. Kalau sudah penyidikan khusus, sudah mengerucut pada tersangka,” tegasnya.

Baca Juga :  De Baghraf Dukung Madura Awards

Selain PTSL Aeng Panas, kejari juga tengah mendalami dugaan korupsi PTSL di Desa Aengdake, Kecamatan Bluto. Bambang mengaku akan terus mendalami perkara tersebut. Sebab, tak lepas kemungkinan ada kesalahan pidana dalam perkara itu.

Berapa saksi yang sudah diperiksa? Bambang tidak menjelaskan secara pasti. Sebab, dalam perkara itu menurutnya tidak perlu banyak saksi. Yang terpenting, unsur-unsur yang dibutuhkan terpenuhi untuk dinaikkan ke ranah penyidikan.

”Satu alat bukti saksi cukup dua orang, bikin capai saja. Capai diri dan capai orang lain,” katanya. ”Bukan berarti tidak diperiksa. Kita bukan main mata, nggak,” tambahnya. 

 

SUMENEP – Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep Bambang Panca Wahyudi Hariadi mengaku akan terus bekerja optimal dalam penegakan hukum. Dengan adanya penyegaran personel, dia mengaku akan terus mencari kasus-kasus baru di samping menyelesaikan perkara yang sedang ditangani oleh seksi tindak pidana khusus (pidsus).

Saat ini ada beberapa perkara yang sudah ditangani Korps Adhyaksa tersebut. Antara lain kasus dugaan korupsi pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) di Desa Aeng Panas, Kecamatan Pragaan. ”Kalau sudah penyidikan ranahnya pidsus. Jadi nanti Kasi Intel akan mencari informasi baru,” kata Bambang Panca Wahyudi.

”Untuk PTSL Aeng Panas masih penyidikan umum. Kalau sudah penyidikan khusus, sudah mengerucut pada tersangka,” tegasnya.

Baca Juga :  Luput dari Dana Hibah Sektor Pariwisata¬†

Selain PTSL Aeng Panas, kejari juga tengah mendalami dugaan korupsi PTSL di Desa Aengdake, Kecamatan Bluto. Bambang mengaku akan terus mendalami perkara tersebut. Sebab, tak lepas kemungkinan ada kesalahan pidana dalam perkara itu.

Berapa saksi yang sudah diperiksa? Bambang tidak menjelaskan secara pasti. Sebab, dalam perkara itu menurutnya tidak perlu banyak saksi. Yang terpenting, unsur-unsur yang dibutuhkan terpenuhi untuk dinaikkan ke ranah penyidikan.

”Satu alat bukti saksi cukup dua orang, bikin capai saja. Capai diri dan capai orang lain,” katanya. ”Bukan berarti tidak diperiksa. Kita bukan main mata, nggak,” tambahnya. 

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/