alexametrics
25.6 C
Madura
Friday, July 1, 2022

Dana Banpol Tak Terserap Seratus Persen

SAMPANG – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Sampang menyediakan Rp 1,3 miliar untuk bantuan partai politik (banpol) 2017. Jatah anggaran itu tidak terserap 100 persen.

Kepala Bakesbangpol Sampang Rudi Setiady melalui Kabid Hubungan Antarlembaga Mukadi menyatakan dana banpol untuk 10 partai politik di Kota Bahari. Besaran bantuan yang diterima tiap parpol bervariasi, disesuaikan dengan perolehan suara yang dimiliki parpol pada Pemilu 2014.

Itu mengacu pada Undang-Udang (UU) Nomor 2 Tahun 2011 tentang Partai Politik dan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 83 Tahun 2012 tentang Perubahan atas PP Nomor 5 Tahun 2009 tentang Bantuan Keuangan Kepada Partai Politik.

Perinciannya, PKB Rp 232 juta, Gerindra Rp 216 juta, Demokrat 176 juta, Hanura Rp 103 juta, dan PBB Rp 97 juta. Kemudian, PKS Rp 83 juta, Nasdem Rp 74 juta, PPP Rp 290, PAN Rp 64, dan PDIP Rp 65 juta. Sejumlah parpol sudah mencairkan dana tersebut. Hanya PDIP yang tidak mengajukan pencairan.

Baca Juga :  Tim Sukses Merasa Janggal Penahanan Taufadi

Kursi di legislatif juga memengaruhi jumlah dana banpol yang akan diterima parpol. Mukadi menejelaskan, penggunaan dana tersebut 60 persen untuk kegiatan pendidikan politik dan 40 persen digunakan untuk biaya operasional atau sekretariat.

”Batas pengajuan pencairan dana banpol yaitu 5 Desember. Dengan demikian, jatah banpol milik PDIP Rp 65 juta sudah tidak bisa dicairkan dan dikembalikan ke kas daerah (kasda),” ucapnya kemarin (29/12).

Bakesbangpol sudah melakukan sosialisasi terkiat pencairan dana banpol sejak Mei. Meski begitu, tidak banyak parpol yang bisa mencairkan dana itu lantaran terkendala kelengkapan administrasi. Pihaknya terpaksa mengembalikan berkas pengajuan dari parpol yang belum lengkap. Salah satunya, pengajuan milik PDIP.

Baca Juga :  Jelang Tahun Baru, Polres Pamekasan Incar Berknalpot Brong

 ”Sejumlah parpol merespons dan segera melengkapi berkas pengajuan pencairan. Tapi, tidak dengan PDIP. Padahal, kami sudah berkoordinasi dengan ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Sampang dan meminta segera mencairkan dana itu,” klaimnya.

Ketua DPC PDIP Sampang Moh. Nurahmat memilih irit bicara. Dia mengaku tidak bisa mencairkan dana tersebut karena ada beberapa berkas pengajuan yang tidak ditandatangani kader dan pengurus partai.

 ”Sebenarnya kami sangat menyayangkan dana banpol yang tidak bisa terserap. Mengingat, masih banyak kegiatan partai yang harus dijalankan. Terlebih menjelang pilkada dan pilgub Jatim,” katanya.

SAMPANG – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Sampang menyediakan Rp 1,3 miliar untuk bantuan partai politik (banpol) 2017. Jatah anggaran itu tidak terserap 100 persen.

Kepala Bakesbangpol Sampang Rudi Setiady melalui Kabid Hubungan Antarlembaga Mukadi menyatakan dana banpol untuk 10 partai politik di Kota Bahari. Besaran bantuan yang diterima tiap parpol bervariasi, disesuaikan dengan perolehan suara yang dimiliki parpol pada Pemilu 2014.

Itu mengacu pada Undang-Udang (UU) Nomor 2 Tahun 2011 tentang Partai Politik dan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 83 Tahun 2012 tentang Perubahan atas PP Nomor 5 Tahun 2009 tentang Bantuan Keuangan Kepada Partai Politik.


Perinciannya, PKB Rp 232 juta, Gerindra Rp 216 juta, Demokrat 176 juta, Hanura Rp 103 juta, dan PBB Rp 97 juta. Kemudian, PKS Rp 83 juta, Nasdem Rp 74 juta, PPP Rp 290, PAN Rp 64, dan PDIP Rp 65 juta. Sejumlah parpol sudah mencairkan dana tersebut. Hanya PDIP yang tidak mengajukan pencairan.

Baca Juga :  Transaksi Sabu-sabu 117 Gram Berhasil Digagalkan

Kursi di legislatif juga memengaruhi jumlah dana banpol yang akan diterima parpol. Mukadi menejelaskan, penggunaan dana tersebut 60 persen untuk kegiatan pendidikan politik dan 40 persen digunakan untuk biaya operasional atau sekretariat.

”Batas pengajuan pencairan dana banpol yaitu 5 Desember. Dengan demikian, jatah banpol milik PDIP Rp 65 juta sudah tidak bisa dicairkan dan dikembalikan ke kas daerah (kasda),” ucapnya kemarin (29/12).

Bakesbangpol sudah melakukan sosialisasi terkiat pencairan dana banpol sejak Mei. Meski begitu, tidak banyak parpol yang bisa mencairkan dana itu lantaran terkendala kelengkapan administrasi. Pihaknya terpaksa mengembalikan berkas pengajuan dari parpol yang belum lengkap. Salah satunya, pengajuan milik PDIP.

Baca Juga :  Bupati Gantung Dana Banpol Rp 1,5 M

 ”Sejumlah parpol merespons dan segera melengkapi berkas pengajuan pencairan. Tapi, tidak dengan PDIP. Padahal, kami sudah berkoordinasi dengan ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Sampang dan meminta segera mencairkan dana itu,” klaimnya.

Ketua DPC PDIP Sampang Moh. Nurahmat memilih irit bicara. Dia mengaku tidak bisa mencairkan dana tersebut karena ada beberapa berkas pengajuan yang tidak ditandatangani kader dan pengurus partai.

 ”Sebenarnya kami sangat menyayangkan dana banpol yang tidak bisa terserap. Mengingat, masih banyak kegiatan partai yang harus dijalankan. Terlebih menjelang pilkada dan pilgub Jatim,” katanya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/