alexametrics
20.3 C
Madura
Tuesday, June 28, 2022

Kepala Disdik Bangkalan Mundur demi Bacawabup

BANGKALAN – Pemilihan Kepala Daearah (Pilkada) Bangkalan 2018 akan lebih berwarna. Sejumlah tokoh yang muncul bukan hanya dari kalangan kiai, politisi, dan pengusaha. Figur dari kalangan birokrasi digadang-gadang juga bakal meramaikan pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

Sebut saja Kepala Disdik Bangkalan Mohni dan Kepala Balitbangda Hasanudin Bukhory. Kedua pegawai ini akan maju dalam kontestasi politik 2018. Bahkan, keduanya sudah menyatakan siap dan meminta doa masyarakat.

Mohni digadang-gadang akan mendampingi Ketua DPC PPP Abdul Latif Amin Imron. Bahkan, pria berkacamata itu sudah mengajukan pengunduran diri dan berhenti dari jabatan kepala disdik. Surat terhitung sejak 16 Agustus 2017 itu dilayangkan kepada bupati selaku pejabat pembina kepegawaian (PPK).

Sementara, Hasanudin Bukhory masih mengikuti proses penjaringan Partai Hanura dan PDIP. Dia belum memutuskan untuk mundur dari jabatan kepala balitbangda selama rekomendasi partai belum turun.

Baca Juga :  Menag Lukman Hakim Saifuddin Resmikan IAIN Madura

Mohni mengutarakan, setiap abdi negara berhak untuk mengajukan pengunduran diri atau pensiun dini. Namun, upaya tersebut harus memenuhi ketentuan. Misalnya, sedikitnya masa kerja 20 tahun. Lalu, umur harus berusia 50 tahun. ”Saya sudah memenuhi itu. Masa kerja saya 32 tahun. Kemudian, umur sudah 58 tahun,” ujarnya.

Karena itu, pengunduran diri itu diajukan kepada bupati dan tembusan ke BKPSDA, inspektorat, dan Sekkab. ”Saya resmi mengundurkan diri. Diterima atau tidak, itu urusan Pak Bupati. Yang jelas, syarat yang ditentukan, kami sudah lalui,” terangnya.

Mengapa mengundurkan diri? Mohni tidak ingin banyak berspekulasi. Dia meminta masyarakat untuk merestui langkahnya. ”Yang jelas, kami siap menang dan siap kalah,” ucapnya.

Hasanudin Bukhory juga siap meramaikan pesta demokrasi. Dia belum mengundurkan diri karena belum ada penetapan calon oleh KPU. ”Ini kan masih penjaringan. Ya, tunggu sampai ada rekomendasi dari partai,” katanya.

Baca Juga :  BSMI Sumenep Siap Sukseskan Khitanan Masal HUT JPRM

”Kalau saya mengundurkan diri sekarang, terus gimana OPD yang saya pimpin? Makanya, kami tunggu rekom dulu dan penetapan pendaftaran calon. Setelah itu, saya putuskan untuk mengajukan pengunduran diri,” tandas Hasan.

BANGKALAN – Pemilihan Kepala Daearah (Pilkada) Bangkalan 2018 akan lebih berwarna. Sejumlah tokoh yang muncul bukan hanya dari kalangan kiai, politisi, dan pengusaha. Figur dari kalangan birokrasi digadang-gadang juga bakal meramaikan pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

Sebut saja Kepala Disdik Bangkalan Mohni dan Kepala Balitbangda Hasanudin Bukhory. Kedua pegawai ini akan maju dalam kontestasi politik 2018. Bahkan, keduanya sudah menyatakan siap dan meminta doa masyarakat.

Mohni digadang-gadang akan mendampingi Ketua DPC PPP Abdul Latif Amin Imron. Bahkan, pria berkacamata itu sudah mengajukan pengunduran diri dan berhenti dari jabatan kepala disdik. Surat terhitung sejak 16 Agustus 2017 itu dilayangkan kepada bupati selaku pejabat pembina kepegawaian (PPK).


Sementara, Hasanudin Bukhory masih mengikuti proses penjaringan Partai Hanura dan PDIP. Dia belum memutuskan untuk mundur dari jabatan kepala balitbangda selama rekomendasi partai belum turun.

Baca Juga :  Komunitas Motor Juga Peduli Palestina

Mohni mengutarakan, setiap abdi negara berhak untuk mengajukan pengunduran diri atau pensiun dini. Namun, upaya tersebut harus memenuhi ketentuan. Misalnya, sedikitnya masa kerja 20 tahun. Lalu, umur harus berusia 50 tahun. ”Saya sudah memenuhi itu. Masa kerja saya 32 tahun. Kemudian, umur sudah 58 tahun,” ujarnya.

Karena itu, pengunduran diri itu diajukan kepada bupati dan tembusan ke BKPSDA, inspektorat, dan Sekkab. ”Saya resmi mengundurkan diri. Diterima atau tidak, itu urusan Pak Bupati. Yang jelas, syarat yang ditentukan, kami sudah lalui,” terangnya.

Mengapa mengundurkan diri? Mohni tidak ingin banyak berspekulasi. Dia meminta masyarakat untuk merestui langkahnya. ”Yang jelas, kami siap menang dan siap kalah,” ucapnya.

Hasanudin Bukhory juga siap meramaikan pesta demokrasi. Dia belum mengundurkan diri karena belum ada penetapan calon oleh KPU. ”Ini kan masih penjaringan. Ya, tunggu sampai ada rekomendasi dari partai,” katanya.

Baca Juga :  Pasangan Beriman Dulu Lawan, Sekarang Kawan

”Kalau saya mengundurkan diri sekarang, terus gimana OPD yang saya pimpin? Makanya, kami tunggu rekom dulu dan penetapan pendaftaran calon. Setelah itu, saya putuskan untuk mengajukan pengunduran diri,” tandas Hasan.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/