alexametrics
27.2 C
Madura
Wednesday, August 10, 2022

Gubernur Khofifah: Pemutihan Pajak Kendaraan Diperpanjang Sampai 30 September

SURABAYA – Pemprov Jatim memperpanjang program pemutihan pajak kendaraan hingga Jum’at (30/9). Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengajak warga Jatim untuk memanfaatkan kesempatan emas tersebut agar tak dikenai sanksi atau denda.

”Sebelumnya, pemutihan mulai 1 April dan berakhir Juni. Tapi kami memperpanjang sampai 92 hari lagi. Kesempatan ini tolong dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh warga Jatim untuk mengurus keterlambatan pembayaran pajak tanpa dikenai didenda,” kata Khofifah.

Khofifah mengatakan, pemutihan pajak dapat dinikmati wajib pajak yang ingin mengurus Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) dan pajak lainnya. ”Ini salah satu upaya pemerintah meringankan beban masyarakat dan memberikan pelayanan terbaik yang pro rakyat. Mudah-mudahan masyarakat tidak kesulitan untuk taat membayar wajib pajak,” ucapnya.

Baca Juga :  Penjurian MTQ Jatim Terbaik Nasional

Khofifah menilai, minat masyarakat akan program pemutihan sangat tinggi. Buktinya, telah ada 1.034.666 obyek pajak yang memanfaatkan program itu sejak 1 April-27 Juni 2022. Program pemutihan juga sukses berkontribusi menambah obyek PKB dari kendaraan luar provinsi sebanyak 11.091 unit yang berpotensi bernilai Rp 22,79 miliar. Itu menunjukkan kontribusi wajib pajak telah mendongkrak pendapatan daerah mencapai 54,26 % pada semester pertama tahun 2022.

Selain capaian target PKB sebesar 52,9 % dan BBNKB 66,7 %, pendapatan daerah juga didukung oleh capaian target Pajak Bahan Bakar KB sebesar 58,91 %. Lalu Pajak Air Permukaan 67,08 %, Pajak Rokok 41,47 %, Retribusi Jasa Usaha 61,03 %, serta penerimaan lain-lain 48,91 %.

Baca Juga :  HPP Buram, Petani Jadi Korban

”Ini adalah hasil yang sangat membahagiakan dan membanggakan. Kepada para stakeholder dan samsat, saya mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya atas kinerja dan dukungan dalam program ini,” ungkapnya.

Kepada para wajib pajak, Khofifah juga memberi apresiasi ketaatan dalam menunaikan kewajiban. Karena itu, Pemprov Jatim memberi apresiasi dengan kembali menyerahkan hadiah sebanyak 46 tabungan umroh. Hadiah akan diundi dalam tiga tahap.

Tahap pertama telah dilakukan bulan Ramadan lalu dan dimenangkan oleh 15 orang. Tahap kedua akan diundi pada HUT Kemerdekaan RI pada 17 Agustus nanti. Tahap ketiga akan dilakukan pada Hari Jadi Provinsi Jatim pada Oktober mendatang. (bam/par)

SURABAYA – Pemprov Jatim memperpanjang program pemutihan pajak kendaraan hingga Jum’at (30/9). Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengajak warga Jatim untuk memanfaatkan kesempatan emas tersebut agar tak dikenai sanksi atau denda.

”Sebelumnya, pemutihan mulai 1 April dan berakhir Juni. Tapi kami memperpanjang sampai 92 hari lagi. Kesempatan ini tolong dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh warga Jatim untuk mengurus keterlambatan pembayaran pajak tanpa dikenai didenda,” kata Khofifah.

Khofifah mengatakan, pemutihan pajak dapat dinikmati wajib pajak yang ingin mengurus Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) dan pajak lainnya. ”Ini salah satu upaya pemerintah meringankan beban masyarakat dan memberikan pelayanan terbaik yang pro rakyat. Mudah-mudahan masyarakat tidak kesulitan untuk taat membayar wajib pajak,” ucapnya.

Baca Juga :  Kepala DPMD Jatim: Pantai Lon Malang Harus Jadi Role Model

Khofifah menilai, minat masyarakat akan program pemutihan sangat tinggi. Buktinya, telah ada 1.034.666 obyek pajak yang memanfaatkan program itu sejak 1 April-27 Juni 2022. Program pemutihan juga sukses berkontribusi menambah obyek PKB dari kendaraan luar provinsi sebanyak 11.091 unit yang berpotensi bernilai Rp 22,79 miliar. Itu menunjukkan kontribusi wajib pajak telah mendongkrak pendapatan daerah mencapai 54,26 % pada semester pertama tahun 2022.

Selain capaian target PKB sebesar 52,9 % dan BBNKB 66,7 %, pendapatan daerah juga didukung oleh capaian target Pajak Bahan Bakar KB sebesar 58,91 %. Lalu Pajak Air Permukaan 67,08 %, Pajak Rokok 41,47 %, Retribusi Jasa Usaha 61,03 %, serta penerimaan lain-lain 48,91 %.

Baca Juga :  Madura Awards Memacu Peningkatan Mutu Pelayanan Publik

”Ini adalah hasil yang sangat membahagiakan dan membanggakan. Kepada para stakeholder dan samsat, saya mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya atas kinerja dan dukungan dalam program ini,” ungkapnya.

Kepada para wajib pajak, Khofifah juga memberi apresiasi ketaatan dalam menunaikan kewajiban. Karena itu, Pemprov Jatim memberi apresiasi dengan kembali menyerahkan hadiah sebanyak 46 tabungan umroh. Hadiah akan diundi dalam tiga tahap.

Tahap pertama telah dilakukan bulan Ramadan lalu dan dimenangkan oleh 15 orang. Tahap kedua akan diundi pada HUT Kemerdekaan RI pada 17 Agustus nanti. Tahap ketiga akan dilakukan pada Hari Jadi Provinsi Jatim pada Oktober mendatang. (bam/par)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/