alexametrics
20.7 C
Madura
Thursday, May 26, 2022

Kemen PANRB Gandeng BNI Siapkan Digitalisasi Pengelolaan SDM bagi ASN

JAKARTA – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI (kode saham: BBNI) bekerja sama dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PANRB) dalam penyediaan ekosistem sumber daya manusia (SDM). Tujuannya, untuk mengintegrasikan pengelolaan sumber daya seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di seluruh kementerian/lembaga, termasuk instansi daerah.

Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) Digitalisasi Pengelolaan SDM bagi ASN dan Program Ekosistem Keuangan Institusi Pemerintah oleh Menteri PAN RB Tjahjo Kumolo dan Direktur Utama BNI Royke Tumilaar, di Jakarta, Selasa (29/3).

Menteri PAN RB Tjahjo Kumolo menuturkan, percepatan pembangunan platform tunggal digital ekosistem ASN untuk manajemen ASN perlu dilakukan melalui pendekatan kemitraan strategis. Di era digital saat ini, perlu memperkuat kolaborasi. Termasuk BNI yang sudah memiliki arsitektur human capital yang kuat. Sehingga, dapat membantu digitalisasi pengelolaan ASN.

“BNI sebagai mitra strategis memiliki pengalaman dalam pengembangan human capital yang didukung dengan penggunaan platform teknologi yang andal,” ujarnya.

Saat ini, kolaborasi jadi hal utama dalam menjawab tantangan perubahan kolaborasi tidak terbatas antar instansi dan berbagai stakeholder lainnya, termasuk BNI. Apalagi, BNI sebagai organisasi telah banyak diapreasi terkait manajemen perubahan dan penerapan manajemen SDM strategis.

Kementerian PANRB dan BNI bersepakat untuk bekerja sama dalam rangka digitalisasi pengelolaan SDM bagi ASN dan program ekosistem keuangan instansi pemerintah. Nota kesepahaman yang telah ditandatangani adalah, landasan dalam rangka penyelenggaraan kegiatan kerja sama yang saling menguntungkan berdasar fungsi dan kewenangan masing-masing.

Baca Juga :  Tim Prabowo-Sandi Datangi Bawaslu

“Kerja sama ini didasari komitmen untuk saling kolaborasi dalam percepatan transformasi digital SDM aparatur,” tegas Tjahjo.

Tjahjo menambahkan, dengan kerja sama ini, akselerasi integrasi data dan informasi manajemen SDM ASN semakin kuat. Sehingga, memberikan kepastian kualitas pengambilan keputusan dan layanan yang semakin prima untuk ASN dan masyarakat. Ini juga menjadi salah satu langkah strategis pembangunan SDM sebagai bagian dari salah satu program kerja prioritas Presiden Jokowi.

“Saya berharap kolaborasi pemangku kepentingan pengelolaan manajemen SDM aparatur kian kuat,” imbuhnya.

Direktur Utama BNI Royke Tumilaar menuturkan, kerja sama ini sejalan dengan misi BNI. Yakni memberikan layanan prima dan solusi digital kepada seluruh nasabah selaku mitra bisnis pilihan utama. Selain itu, bank dengan kode saham BBNI ini pun terus mengupayakan optimalisasi penggunaan teknologi digital yang dalam semua lini bisnis.

“Digitalisasi merupakan salah satu fokus BNI. Karena itu, BNI terus berinovasi menuju bank global. BNI siap meningkatkan kerja sama dengan Kementerian PANRB,” ulasnya.

Dijelaskan, kerja sama layanan digital ini dapat dimanfaatkan oleh seluruh kementerian, lembaga, termasuk instansi daerah. Pada tahap berikutnya, diharapkan dapat diimplementasikan di instansi lainnya.

Baca Juga :  BNI Serahkan Bantuan CSR kepada Pelaku UMKM

“Ini merupakan langkah kami dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dengan disertai berbagai inovasi untuk transformasi digital. Sehingga, dapat mewujudkan system pemerintahan berbasis elektronik,” pungkas Royke.

BNI juga telah memperoleh berbagai pengakuan dan penghargaan kelas dunia dalam pengembangan kapabilitas modal manusia melalui BNI Corporate University (BNI CorPu) yang memperoleh akreditasi Corporate Learning Improvement Process (CLIP) dari European Foundation for Management Development (EFMD) pada 2019. Termasuk meraih penghargaan Gold untuk kategori Branding dan Durability dalam ajang Global Council of Corporate Universities (GCCU) Award pada 2021. BNI juga memiliki sertifikasi ISO 9001:2015 sejak tahun 2016.

BNI CorpU juga dipandang sebagai masterpiece dari branding Corporate University. Sebab, memiliki fasilitas pembelajaran digital yang memadai. Misalnya seperti one-stop-learning solution melalui BNI Smarter, Artificial Intellegence Chatbot LeVA (Learner’s Virtual Assistance), Learning Game, Podcast juga Webinar Suplemen Pengetahuan BNI CorpU TV melalui saluran YouTube. BNI juga menjadi bank yang telah menerapkan konsep Merdeka Belajar dengan implementasi Learning Wallet bagi seluruh pegawai. Tujuannya, agar fleksibel melakukan pembelajaran.

Sebagai Langkah untuk terus meningkatkan kapabilitas digital mengikuti perkembangan teknologi dan inovasi, BNI Corpu juga aktif dalam pengembangan digital talent. Misalnya dengan membina beberapa IT Bootcamp yang nantinya menghasilkan karya-karya inovatif talenta digital Indonesia. (*/par)

JAKARTA – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI (kode saham: BBNI) bekerja sama dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PANRB) dalam penyediaan ekosistem sumber daya manusia (SDM). Tujuannya, untuk mengintegrasikan pengelolaan sumber daya seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di seluruh kementerian/lembaga, termasuk instansi daerah.

Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) Digitalisasi Pengelolaan SDM bagi ASN dan Program Ekosistem Keuangan Institusi Pemerintah oleh Menteri PAN RB Tjahjo Kumolo dan Direktur Utama BNI Royke Tumilaar, di Jakarta, Selasa (29/3).

Menteri PAN RB Tjahjo Kumolo menuturkan, percepatan pembangunan platform tunggal digital ekosistem ASN untuk manajemen ASN perlu dilakukan melalui pendekatan kemitraan strategis. Di era digital saat ini, perlu memperkuat kolaborasi. Termasuk BNI yang sudah memiliki arsitektur human capital yang kuat. Sehingga, dapat membantu digitalisasi pengelolaan ASN.


“BNI sebagai mitra strategis memiliki pengalaman dalam pengembangan human capital yang didukung dengan penggunaan platform teknologi yang andal,” ujarnya.

Saat ini, kolaborasi jadi hal utama dalam menjawab tantangan perubahan kolaborasi tidak terbatas antar instansi dan berbagai stakeholder lainnya, termasuk BNI. Apalagi, BNI sebagai organisasi telah banyak diapreasi terkait manajemen perubahan dan penerapan manajemen SDM strategis.

Kementerian PANRB dan BNI bersepakat untuk bekerja sama dalam rangka digitalisasi pengelolaan SDM bagi ASN dan program ekosistem keuangan instansi pemerintah. Nota kesepahaman yang telah ditandatangani adalah, landasan dalam rangka penyelenggaraan kegiatan kerja sama yang saling menguntungkan berdasar fungsi dan kewenangan masing-masing.

Baca Juga :  PLN dan BNI Berkolaborasi Memperluas Jangkauan SPKLU

“Kerja sama ini didasari komitmen untuk saling kolaborasi dalam percepatan transformasi digital SDM aparatur,” tegas Tjahjo.

Tjahjo menambahkan, dengan kerja sama ini, akselerasi integrasi data dan informasi manajemen SDM ASN semakin kuat. Sehingga, memberikan kepastian kualitas pengambilan keputusan dan layanan yang semakin prima untuk ASN dan masyarakat. Ini juga menjadi salah satu langkah strategis pembangunan SDM sebagai bagian dari salah satu program kerja prioritas Presiden Jokowi.

“Saya berharap kolaborasi pemangku kepentingan pengelolaan manajemen SDM aparatur kian kuat,” imbuhnya.

Direktur Utama BNI Royke Tumilaar menuturkan, kerja sama ini sejalan dengan misi BNI. Yakni memberikan layanan prima dan solusi digital kepada seluruh nasabah selaku mitra bisnis pilihan utama. Selain itu, bank dengan kode saham BBNI ini pun terus mengupayakan optimalisasi penggunaan teknologi digital yang dalam semua lini bisnis.

“Digitalisasi merupakan salah satu fokus BNI. Karena itu, BNI terus berinovasi menuju bank global. BNI siap meningkatkan kerja sama dengan Kementerian PANRB,” ulasnya.

Dijelaskan, kerja sama layanan digital ini dapat dimanfaatkan oleh seluruh kementerian, lembaga, termasuk instansi daerah. Pada tahap berikutnya, diharapkan dapat diimplementasikan di instansi lainnya.

Baca Juga :  Warga Indonesia Sukses Buka Usaha Kuliner di Korea Selatan

“Ini merupakan langkah kami dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dengan disertai berbagai inovasi untuk transformasi digital. Sehingga, dapat mewujudkan system pemerintahan berbasis elektronik,” pungkas Royke.

BNI juga telah memperoleh berbagai pengakuan dan penghargaan kelas dunia dalam pengembangan kapabilitas modal manusia melalui BNI Corporate University (BNI CorPu) yang memperoleh akreditasi Corporate Learning Improvement Process (CLIP) dari European Foundation for Management Development (EFMD) pada 2019. Termasuk meraih penghargaan Gold untuk kategori Branding dan Durability dalam ajang Global Council of Corporate Universities (GCCU) Award pada 2021. BNI juga memiliki sertifikasi ISO 9001:2015 sejak tahun 2016.

BNI CorpU juga dipandang sebagai masterpiece dari branding Corporate University. Sebab, memiliki fasilitas pembelajaran digital yang memadai. Misalnya seperti one-stop-learning solution melalui BNI Smarter, Artificial Intellegence Chatbot LeVA (Learner’s Virtual Assistance), Learning Game, Podcast juga Webinar Suplemen Pengetahuan BNI CorpU TV melalui saluran YouTube. BNI juga menjadi bank yang telah menerapkan konsep Merdeka Belajar dengan implementasi Learning Wallet bagi seluruh pegawai. Tujuannya, agar fleksibel melakukan pembelajaran.

Sebagai Langkah untuk terus meningkatkan kapabilitas digital mengikuti perkembangan teknologi dan inovasi, BNI Corpu juga aktif dalam pengembangan digital talent. Misalnya dengan membina beberapa IT Bootcamp yang nantinya menghasilkan karya-karya inovatif talenta digital Indonesia. (*/par)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/