alexametrics
20 C
Madura
Monday, August 8, 2022

KPU Terima Laporan Dugaan DPT Ganda

SUMENEP – Proses verifikasi daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2019 sepertinya tidak ada habisnya. Sebab setelah dilakukan perbaikan, kembali ada dugaan DPT ganda. Terbaru, Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno kembali menyodorkan dugaan DPT ganda.

Tidak tanggung-tanggung, angka dugaan DPT ganda yang disodorkan BPN 02 ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenep mencapai 3.980. Data tersebut menyebar di seluruh kecamatan daratan dan kepulauan.

Komisioner KPU Sumenep Rahbini mengaku sudah menerima daftar-daftar yang diajukan BPN 02. Pihaknya langsung memerintahkan panitia pemilihan kecamatan (PPK) untuk melakukan verifikasi faktual. Verifikasi tersebut melibatkan tim panitia pemungutan suara (PPS) di tiap desa.

Baca Juga :  KPU Pastikan Kotak Suara Karton Aman

”Dari BPN tiga ribuan. Setelah diverifikasi faktual oleh PPK tidak sampai seratus,” kata Rahbini kemarin (29/3). ”Data sepertinya dikloning sendiri oleh BPN,” tambahnya.

Ketua PPK Gapura Abd. Rahem mengaku juga mendapat tugas tambahan akibat adanya laporan DPT ganda. Di wilayahnya ada dugaan 103 DPT ganda. Tetapi dari data-data yang dilampirkan, ada sedikit yang terlihat aneh karena tidak sesuai dengan DPT hasil perbaikan tahap dua.

”Misalnya, pemilih dari Desa Baban atas nama Masnan yang dianggap ganda di TPS 1. Jumlah by name gandanya berjumlah 31. Setelah saya cek di DPTHP2, Masnan tidak ganda,” jelas Rahem.

Sementara itu, Ketua Relawan Prabowo-Sandi (Padi) Sumenep Hairul Anwar mengaku tidak mengetahui adanya laporan dugaan DPT ganda itu. Dari tim relawan, menurutnya, tidak menemukan DPT ganda. BPN 02 juga belum memberikan informasi ke relawan Padi Sumenep.

Baca Juga :  Polisi Tembak Buron Kasus Curanmor

”Kalau memang ada data ganda, harus diperbaiki KPU itu,” jelasnya. ”Memang kemarin ada satu TPS. Upamanya TPS 10 dan TPS 11 sama semuanya. Tapi itu sudah diperbaiki sama KPU,” tukasnya.

SUMENEP – Proses verifikasi daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2019 sepertinya tidak ada habisnya. Sebab setelah dilakukan perbaikan, kembali ada dugaan DPT ganda. Terbaru, Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno kembali menyodorkan dugaan DPT ganda.

Tidak tanggung-tanggung, angka dugaan DPT ganda yang disodorkan BPN 02 ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenep mencapai 3.980. Data tersebut menyebar di seluruh kecamatan daratan dan kepulauan.

Komisioner KPU Sumenep Rahbini mengaku sudah menerima daftar-daftar yang diajukan BPN 02. Pihaknya langsung memerintahkan panitia pemilihan kecamatan (PPK) untuk melakukan verifikasi faktual. Verifikasi tersebut melibatkan tim panitia pemungutan suara (PPS) di tiap desa.

Baca Juga :  Napi Kendalikan Ani dan Dewan Jemput Narkoba


”Dari BPN tiga ribuan. Setelah diverifikasi faktual oleh PPK tidak sampai seratus,” kata Rahbini kemarin (29/3). ”Data sepertinya dikloning sendiri oleh BPN,” tambahnya.

Ketua PPK Gapura Abd. Rahem mengaku juga mendapat tugas tambahan akibat adanya laporan DPT ganda. Di wilayahnya ada dugaan 103 DPT ganda. Tetapi dari data-data yang dilampirkan, ada sedikit yang terlihat aneh karena tidak sesuai dengan DPT hasil perbaikan tahap dua.

”Misalnya, pemilih dari Desa Baban atas nama Masnan yang dianggap ganda di TPS 1. Jumlah by name gandanya berjumlah 31. Setelah saya cek di DPTHP2, Masnan tidak ganda,” jelas Rahem.

Sementara itu, Ketua Relawan Prabowo-Sandi (Padi) Sumenep Hairul Anwar mengaku tidak mengetahui adanya laporan dugaan DPT ganda itu. Dari tim relawan, menurutnya, tidak menemukan DPT ganda. BPN 02 juga belum memberikan informasi ke relawan Padi Sumenep.

Baca Juga :  Anak Usia 5 Tahun Masuk DPT

”Kalau memang ada data ganda, harus diperbaiki KPU itu,” jelasnya. ”Memang kemarin ada satu TPS. Upamanya TPS 10 dan TPS 11 sama semuanya. Tapi itu sudah diperbaiki sama KPU,” tukasnya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/