alexametrics
21.2 C
Madura
Saturday, June 25, 2022

Sembilan PNS Cukup Syarat, Lelang Sekkab Sepi Peminat

SUMENEP – Seleksi terbuka atau lelang jabatan sekretaris kabupaten (Sekkab) Sumenep kembali dibuka sejak Senin (26/3). Pendaftaran itu sesuai dengan pengumuman Nomor 02/PANSEL JTP.SEKDA-SMP/03/2018 tentang seleksi terbuka pejabat pimpinan tinggi sekretaris Kabupaten Sumenep. Hingga Kamis (29/3) belum ada satu pun yang mendaftar.

Kepala BKPSDM Sumenep Titik Suryati mengatakan, Bupati A. Busyro Karim sudah menyarankan agar para aparatur sipil negara (ASN) yang memenuhi syarat segera mendaftar. Menurut dia, banyak ASN yang memenuhi syarat. ”Sembilan ASN yang memenuhi syarat. Tapi, saya tidak bisa menyebutkan satu-satu siapa saja namanya,” kata Yatik, panggilan akrab Titik Suryati.

Ada 13 persyaratan agar bisa mengikuti seleksi terbuka Sekkab Sumenep. Pertama, berstatus sebagai PNS di lingkungan pemerintah provinsi/kabupaten/kota se-Jawa Timur. Kedua, PNS tersebut sekurang-kurangnya berpangkat pembina utama muda (IV/c). Ketiga, berusia maksimal 56 per 1 Juni 2018.

Baca Juga :  Waspada Pencurian Berkedok Petugas Listrik

”Keempat, kualifikasi pendidikan minimal S-1 atau diploma IV,” terang Yatik. ”Kelima, sedang menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama atau eselon II B,” tambahnya.

Syarat keenam, PNS tersebut harus pernah menduduki dua jabatan pimpinan tinggi pratama yang berbeda. Ketujuh, telah mengikuti dan lulus pendidikan dan pelatihan diklat kepemimpinan (diklatpim) tingkat II. Kedelapan, semua unsur penilaian prestasi kerja sekurang-kurangnya bernilai baik dalam dua tahun terakhir.

Kesembilan, PNS tersebut tidak sedang menjalani hukuman disiplin tingkat sedang atau berat. Kesepuluh, memiliki kompetensi jabatan yang diperlukan. Kesebelas, sehat jasmani dan rohani yang dibuktikan dengan surat keterangan dari rumah sakit umum daerah.

”Kemudian bebas dari narkoba, yang dibuktikan dengan surat keterangan RSUD. Terakhir, mendapat rekomendasi/persetujuan dari pejabat pembina kepegawaian,” tegasnya.

Baca Juga :  Lelang Jabatan, Momentum Ciptakan Birokrasi Bersih

Yatik tidak tahu mengapa sampai saat ini belum ada yang mendaftar. Dia menduga, PNS yang memenuhi syarat masih menunggu satu sama lain. ”Paling masih lihat, siapa yang daftar duluan,” katanya. ”Kita lihat saja sampai batas akhir pendaftaran 9 April nanti,” tukasnya.

Terpisah, Ketua Komisi I DPRD Sumenep Abdul Hamid Ali Munir mengaku heran mengapa jabatan Sekkab ini tidak diminati. Padahal ini bukan kali pertama rekrutmen terbuka. Pada 2017, pemkab juga telah melakukan seleksi dan nihil pendaftar.

Karena itu, pihaknya berharap agar PNS yang memenuhi syarat segera mendaftar. Jika Juni 2018 belum terisi, pengisian jabatan Sekkab akan diambil alih pemerintah provinsi (pemprov). ”Kalau tidak ada yang mendaftar ya kembalikan pada aturan yang berlaku,” tukasnya.

SUMENEP – Seleksi terbuka atau lelang jabatan sekretaris kabupaten (Sekkab) Sumenep kembali dibuka sejak Senin (26/3). Pendaftaran itu sesuai dengan pengumuman Nomor 02/PANSEL JTP.SEKDA-SMP/03/2018 tentang seleksi terbuka pejabat pimpinan tinggi sekretaris Kabupaten Sumenep. Hingga Kamis (29/3) belum ada satu pun yang mendaftar.

Kepala BKPSDM Sumenep Titik Suryati mengatakan, Bupati A. Busyro Karim sudah menyarankan agar para aparatur sipil negara (ASN) yang memenuhi syarat segera mendaftar. Menurut dia, banyak ASN yang memenuhi syarat. ”Sembilan ASN yang memenuhi syarat. Tapi, saya tidak bisa menyebutkan satu-satu siapa saja namanya,” kata Yatik, panggilan akrab Titik Suryati.

Ada 13 persyaratan agar bisa mengikuti seleksi terbuka Sekkab Sumenep. Pertama, berstatus sebagai PNS di lingkungan pemerintah provinsi/kabupaten/kota se-Jawa Timur. Kedua, PNS tersebut sekurang-kurangnya berpangkat pembina utama muda (IV/c). Ketiga, berusia maksimal 56 per 1 Juni 2018.

Baca Juga :  Dua Kepala OPD Masih Dijabat Plt

”Keempat, kualifikasi pendidikan minimal S-1 atau diploma IV,” terang Yatik. ”Kelima, sedang menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama atau eselon II B,” tambahnya.

Syarat keenam, PNS tersebut harus pernah menduduki dua jabatan pimpinan tinggi pratama yang berbeda. Ketujuh, telah mengikuti dan lulus pendidikan dan pelatihan diklat kepemimpinan (diklatpim) tingkat II. Kedelapan, semua unsur penilaian prestasi kerja sekurang-kurangnya bernilai baik dalam dua tahun terakhir.

Kesembilan, PNS tersebut tidak sedang menjalani hukuman disiplin tingkat sedang atau berat. Kesepuluh, memiliki kompetensi jabatan yang diperlukan. Kesebelas, sehat jasmani dan rohani yang dibuktikan dengan surat keterangan dari rumah sakit umum daerah.

”Kemudian bebas dari narkoba, yang dibuktikan dengan surat keterangan RSUD. Terakhir, mendapat rekomendasi/persetujuan dari pejabat pembina kepegawaian,” tegasnya.

Baca Juga :  Lelang Terbuka Jabatan Bisa April

Yatik tidak tahu mengapa sampai saat ini belum ada yang mendaftar. Dia menduga, PNS yang memenuhi syarat masih menunggu satu sama lain. ”Paling masih lihat, siapa yang daftar duluan,” katanya. ”Kita lihat saja sampai batas akhir pendaftaran 9 April nanti,” tukasnya.

Terpisah, Ketua Komisi I DPRD Sumenep Abdul Hamid Ali Munir mengaku heran mengapa jabatan Sekkab ini tidak diminati. Padahal ini bukan kali pertama rekrutmen terbuka. Pada 2017, pemkab juga telah melakukan seleksi dan nihil pendaftar.

Karena itu, pihaknya berharap agar PNS yang memenuhi syarat segera mendaftar. Jika Juni 2018 belum terisi, pengisian jabatan Sekkab akan diambil alih pemerintah provinsi (pemprov). ”Kalau tidak ada yang mendaftar ya kembalikan pada aturan yang berlaku,” tukasnya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/