alexametrics
20.7 C
Madura
Tuesday, July 5, 2022

Berkas Pembunuhan Sopir Taksi Online Masuk Kejari

BANGKALAN – Dugaan kasus perampokan dan pembunuhan sopir taksi online memasuki babak baru. Polres melimpahkan tersangka beserta barang bukti ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangkalan Kamis (29/3).

Kasatreskrim Polres Bangkalan AKP Jeni Al Jauza mengatakan, hasil kajian yang dilakukan jaksa, berkas tersangka Febry Ika Pramata, Rusdianto, Zainal Arifin, Dewi Agustina telah dinyatakan P21 atau pemberitahuan bahwa hasil penyidikan sudah lengkap. ”Para tersangka dan barang bukti sudah kami limpahkan ke kejari,” terangnya.

Untuk tersangka Sahwen, kata Jeni, berkas tahap pertama telah dilimpahkan ke jaksa. Namun masih dilakukan kajian oleh jaksa. ”Saat ini kami sifatnya menunggu hasil kajian jaksa,” katanya.

Kasipidum Kejari Bangkalan Bebry membenarkan, berkas tersangka Febry Ika Pramata, Rusdianto, Zainal Arifin, Dewi Agustina sudah lengkap. Penyidik Polres Bangkalan melimpahkan para tersangka beserta BB. ”Tersangka dan barang bukti sudah di sini (kejari, Red),” ucapnya.

Baca Juga :  Tunda Pemilihan BPD Serentak

Langkah selanjutnya, kata dia, jaksa menyusun dan menyempurnakan berkas dakwaan kepada empat terdakwa. Setelah dinyatakan sempurna, akan dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Bangkalan. ”Nanti kalau dilimpahkan, kami informasikan,” ujarnya.

Seperti diberitakan, Minggu pagi (26/11/2017), Ali Ghufron, 23, warga Kedinding Lor Gang Kemuning 7, Kenjeran, Surabaya, ditemukan tewas dengan kondisi leher nyaris putus di persawahan di pinggir jalan raya Dusun Kalkal, Desa Pangolangan, Kecamatan Burneh. Empat pelaku menggasak handphone, dompet, uang, dan mobil Avanza putih nopol L 1537 PT.

Empat orang yang diduga kuat sebagai pelaku adalah Febry Ika Pramata, 23, warga Desa Maguan, Kecamatan Berbek, Nganjuk dan Rusdianto, 35, warga Desa Langkap, Kecamatan Burneh. Kemudian, Zainal Arifin, 33, warga Desa Jukong, Kecamatan Labang dan Dewi Agustina, 23, asal Desa Pamolokan, Kecamatan Sumenep.

Baca Juga :  Kejari Dapat Rp 856 Juta untuk Bangun Gedung

Zainal Arifin dan Dewi Agustina diketahui merupakan pasangan suami istri (pasutri). Rabu (7/2/2018), polres kembali berhasil menangkap Sahwen, warga Desa Buluk Agung, Kecamatan Klampis. Dia berperan sebagai penadah. Saat ini berkasnya masih dikaji oleh jaksa.

BANGKALAN – Dugaan kasus perampokan dan pembunuhan sopir taksi online memasuki babak baru. Polres melimpahkan tersangka beserta barang bukti ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangkalan Kamis (29/3).

Kasatreskrim Polres Bangkalan AKP Jeni Al Jauza mengatakan, hasil kajian yang dilakukan jaksa, berkas tersangka Febry Ika Pramata, Rusdianto, Zainal Arifin, Dewi Agustina telah dinyatakan P21 atau pemberitahuan bahwa hasil penyidikan sudah lengkap. ”Para tersangka dan barang bukti sudah kami limpahkan ke kejari,” terangnya.

Untuk tersangka Sahwen, kata Jeni, berkas tahap pertama telah dilimpahkan ke jaksa. Namun masih dilakukan kajian oleh jaksa. ”Saat ini kami sifatnya menunggu hasil kajian jaksa,” katanya.


Kasipidum Kejari Bangkalan Bebry membenarkan, berkas tersangka Febry Ika Pramata, Rusdianto, Zainal Arifin, Dewi Agustina sudah lengkap. Penyidik Polres Bangkalan melimpahkan para tersangka beserta BB. ”Tersangka dan barang bukti sudah di sini (kejari, Red),” ucapnya.

Baca Juga :  Madura Mengejar 15 Angka

Langkah selanjutnya, kata dia, jaksa menyusun dan menyempurnakan berkas dakwaan kepada empat terdakwa. Setelah dinyatakan sempurna, akan dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Bangkalan. ”Nanti kalau dilimpahkan, kami informasikan,” ujarnya.

Seperti diberitakan, Minggu pagi (26/11/2017), Ali Ghufron, 23, warga Kedinding Lor Gang Kemuning 7, Kenjeran, Surabaya, ditemukan tewas dengan kondisi leher nyaris putus di persawahan di pinggir jalan raya Dusun Kalkal, Desa Pangolangan, Kecamatan Burneh. Empat pelaku menggasak handphone, dompet, uang, dan mobil Avanza putih nopol L 1537 PT.

Empat orang yang diduga kuat sebagai pelaku adalah Febry Ika Pramata, 23, warga Desa Maguan, Kecamatan Berbek, Nganjuk dan Rusdianto, 35, warga Desa Langkap, Kecamatan Burneh. Kemudian, Zainal Arifin, 33, warga Desa Jukong, Kecamatan Labang dan Dewi Agustina, 23, asal Desa Pamolokan, Kecamatan Sumenep.

Baca Juga :  Dukung UMKM Tembus Pasar Ekspor, BRI Gandeng LPEI

Zainal Arifin dan Dewi Agustina diketahui merupakan pasangan suami istri (pasutri). Rabu (7/2/2018), polres kembali berhasil menangkap Sahwen, warga Desa Buluk Agung, Kecamatan Klampis. Dia berperan sebagai penadah. Saat ini berkasnya masih dikaji oleh jaksa.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/