alexametrics
20.8 C
Madura
Monday, June 27, 2022

Mutasi-Promosi Jabatan Tunggu Bupati Berwenang

PAMEKASAN – Sejumlah kursi jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan masih kosong. Jabatan tersebut belum bisa diisi pejabat definitif. Alasannya, bupati Pamekasan belum sampai enam bulan menjabat.

”Bupati belum bisa melakukan promosi dan mutasi jabatan,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Sekkab Pamekasan Mohamad Alwi kemarin (29/1).

Alwi menegaskan, bupati baru bisa melakukan mutasi dan promosi jabatan setelah enam bulan menjabat. ”Setelah enam bulan atau akhir Maret bisa melakukan promosi dan mutasi jabatan,” terangnya.

Dia menjelaskan, ada sekitar delapan kursi jabatan yang kosong di lingkungan pemkab. Yakni, Sekkab, asisten litbang, dua staf ahli, inspektur, pertanian, bappeda, dan camat. Saat ini masih diisi dengan Plt.

Baca Juga :  Mutasi Tunggu Masa Jabatan Bupati Enam Bulan

”Setelah enam bulan, bupati bisa membentuk pansel mutasi dan promosi jabatan. Untuk jabatan eselon II nanti diseleksi atau lelang jabatan,” jelasnya.

Anggota DPRD Pamekasan Maskur Rasid berharap, setelah bupati memiliki kewenangan, kekosongan jabatan tersebut harus segera diisi. Pejabat yang dipilih harus benar-benar memiliki kompetensi dan profesional.

”Saya berharap mereka yang mengisi adalah orang-orang yang profesional dan memiliki kemampuan dalam mengurus organisasinya,” harapnya.

Dengan demikian, bisa mendukung program-program bupati. ”Harus bisa menjalankan program-program, khususnya yang berkenaan dengan janji-janji politik bupati,” tukasnya. 

PAMEKASAN – Sejumlah kursi jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan masih kosong. Jabatan tersebut belum bisa diisi pejabat definitif. Alasannya, bupati Pamekasan belum sampai enam bulan menjabat.

”Bupati belum bisa melakukan promosi dan mutasi jabatan,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Sekkab Pamekasan Mohamad Alwi kemarin (29/1).

Alwi menegaskan, bupati baru bisa melakukan mutasi dan promosi jabatan setelah enam bulan menjabat. ”Setelah enam bulan atau akhir Maret bisa melakukan promosi dan mutasi jabatan,” terangnya.


Dia menjelaskan, ada sekitar delapan kursi jabatan yang kosong di lingkungan pemkab. Yakni, Sekkab, asisten litbang, dua staf ahli, inspektur, pertanian, bappeda, dan camat. Saat ini masih diisi dengan Plt.

Baca Juga :  Se Asmana Herman

”Setelah enam bulan, bupati bisa membentuk pansel mutasi dan promosi jabatan. Untuk jabatan eselon II nanti diseleksi atau lelang jabatan,” jelasnya.

Anggota DPRD Pamekasan Maskur Rasid berharap, setelah bupati memiliki kewenangan, kekosongan jabatan tersebut harus segera diisi. Pejabat yang dipilih harus benar-benar memiliki kompetensi dan profesional.

”Saya berharap mereka yang mengisi adalah orang-orang yang profesional dan memiliki kemampuan dalam mengurus organisasinya,” harapnya.

Dengan demikian, bisa mendukung program-program bupati. ”Harus bisa menjalankan program-program, khususnya yang berkenaan dengan janji-janji politik bupati,” tukasnya. 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/