alexametrics
21 C
Madura
Wednesday, July 6, 2022

Tidak Diloloskan, Partai Idaman Gugat KPU

PAMEKASAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyatakan Partai Islam Damai dan Aman (Idaman) tidak lolos verifikasi faktual. Akibatnya, partai bentukan H Rhoma Irama itu tidak bisa ikut kontestasi politik akbar 2019 mendatang.

Keputusan KPU mendapat perlawanan. DPP Partai Idaman resmi mengadukan KPU ke Bawaslu. Sebab, keputusan penyelenggara pemilu itu dinilai tidak tepat. Lantaran secara persyaratan, partai baru tersebut yakin lengkap.

Ketua DPC Idaman Pamekasan Moh. Hosen mengatakan, DPP Idaman resmi mengadukan KPU ke Bawaslu. Sebab, keputusan tidak melanjutkan verifikasi faktual itu dinilai kurang tepat.

Secara persyaratan, DPP Idaman sangat yakin memenuhi syarat yang ditentukan. Tetapi, KPU malah menyatakan tidak memenuhi syarat. ”Kami yakin Partai Idaman bisa mengikuti kontestasi pemilu,” katanya Kamis (28/12).

Baca Juga :  Peserta JPRM Goes to School 2018 Dapat Hadiah

Hosen menyampaikan, Partai Idaman menunggu keputusan Bawaslu. Saat ini, badan pengawas kontestasi politik itu masih melakukan pengkajian. Dia yakin, hasilnya memihak kepadanya. Yakni, Idaman bisa mengikuti pemilu 2019.

Hosen menyampaikan, seluruh kader partai sangat solid. Meski diterpa keputusan kurang memihak dari KPU, tidak sedikit pun menggoyangkan semangat kader untuk membesarkan partai.

Khusus untuk Jawa Timur, Partai Idaman memiliki jumlah massa luar biasa. Jika dibanding provinsi lain, Jawa Timur bisa dikatakan basis massa Partai Idaman. ”Semua kader sangat solid,” katanya.

Hosen menyampaikan, verifikasi di tingkat KPU Pamekasan tidak ada persoalan. Bahkan, jumlah anggota dan pengurus jauh melampaui target yang ditentukan penyelenggara pemilu.

Baca Juga :  Prihatin Maraknya Kasus Narkoba

Seperti diberitakan jawapos.com, dari sembilan partai politik (parpol) yang mengajukan sengketa ke Bawaslu, hanya dua partai yang dinyatakan lolos verifikasi administrasi. Kemudian, bisa dilanjutkan ke tahap verifikasi faktual.

Sementara tujuh parpol lainnya dinyatakan tidak lolos administrasi, salah satunya Partai Idaman. Partai bentukan Rhoma Irama itu dinyatakan tidak memenuhi syarat dokumen sesuai ketentuan.

Hasil penelitian keanggotaan di tingkat kabupaten tidak menentukan partai lolos ke tahap verifikasi faktual di tingkat pusat. Sebab, KPU menghitung secara akumulasi seluruh keanggotaan parpol.

PAMEKASAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyatakan Partai Islam Damai dan Aman (Idaman) tidak lolos verifikasi faktual. Akibatnya, partai bentukan H Rhoma Irama itu tidak bisa ikut kontestasi politik akbar 2019 mendatang.

Keputusan KPU mendapat perlawanan. DPP Partai Idaman resmi mengadukan KPU ke Bawaslu. Sebab, keputusan penyelenggara pemilu itu dinilai tidak tepat. Lantaran secara persyaratan, partai baru tersebut yakin lengkap.

Ketua DPC Idaman Pamekasan Moh. Hosen mengatakan, DPP Idaman resmi mengadukan KPU ke Bawaslu. Sebab, keputusan tidak melanjutkan verifikasi faktual itu dinilai kurang tepat.


Secara persyaratan, DPP Idaman sangat yakin memenuhi syarat yang ditentukan. Tetapi, KPU malah menyatakan tidak memenuhi syarat. ”Kami yakin Partai Idaman bisa mengikuti kontestasi pemilu,” katanya Kamis (28/12).

Baca Juga :  DPP PPP Pilih Hosyan Jadi Waka DPRD

Hosen menyampaikan, Partai Idaman menunggu keputusan Bawaslu. Saat ini, badan pengawas kontestasi politik itu masih melakukan pengkajian. Dia yakin, hasilnya memihak kepadanya. Yakni, Idaman bisa mengikuti pemilu 2019.

Hosen menyampaikan, seluruh kader partai sangat solid. Meski diterpa keputusan kurang memihak dari KPU, tidak sedikit pun menggoyangkan semangat kader untuk membesarkan partai.

Khusus untuk Jawa Timur, Partai Idaman memiliki jumlah massa luar biasa. Jika dibanding provinsi lain, Jawa Timur bisa dikatakan basis massa Partai Idaman. ”Semua kader sangat solid,” katanya.

Hosen menyampaikan, verifikasi di tingkat KPU Pamekasan tidak ada persoalan. Bahkan, jumlah anggota dan pengurus jauh melampaui target yang ditentukan penyelenggara pemilu.

Baca Juga :  Banyak Mobdin Fraksi Belum Dikembalikan

Seperti diberitakan jawapos.com, dari sembilan partai politik (parpol) yang mengajukan sengketa ke Bawaslu, hanya dua partai yang dinyatakan lolos verifikasi administrasi. Kemudian, bisa dilanjutkan ke tahap verifikasi faktual.

Sementara tujuh parpol lainnya dinyatakan tidak lolos administrasi, salah satunya Partai Idaman. Partai bentukan Rhoma Irama itu dinyatakan tidak memenuhi syarat dokumen sesuai ketentuan.

Hasil penelitian keanggotaan di tingkat kabupaten tidak menentukan partai lolos ke tahap verifikasi faktual di tingkat pusat. Sebab, KPU menghitung secara akumulasi seluruh keanggotaan parpol.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/