alexametrics
21.3 C
Madura
Sunday, June 26, 2022

Sosialisasikan Tahap Pencalonan

SUMENEP, Jawa Pos Radar Madura – Pimpinan partai politik (parpol) mengikuti sosialisasi tata cara pencalonan bupati dan wakil bupati di Hotel de Baghraf kemarin (28/7). Isinya tentang paparan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenep mengenai syarat dan tahap pencalonan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020.

Ketua KPU Sumenep A. Warits memaparkan, pencalonan mengacu pada Peraturan KPU (PKPU) Nomor 1 Tahun 2020 tentang Perubahan Ketiga atas PKPU Nomor 3/2017 tentang Pilkada. Dalam pemaparannya, dia menyampaikan bahwa pilbup Sumenep tahun ini tidak akan diikuti oleh kandidat perseorangan.

Tahap penyerahan syarat dukungan bakal calon bupati dan wakil bupati (bacabup-bacawabup) dibuka selama empat hari, mulai 19–23 Februari 2020. Namun, tidak ada satu pun bakal calon yang datang ke KPU Sumenep. ”Tidak ada yang menyerahkan syarat dukungan dari jalur perseorangan. Calon yang ikut pada pilkada Sumenep tahun ini dipastikan diusung oleh parpol,” kata Warits kemarin (28/7).

Baca Juga :  Nur Fatah Yasin bakal Gantikan Ra Latif

Parpol pengusung, baik gabungan maupun tidak, harus memenuhi persyaratan sesuai PKPU. Dia menerangkan, bakal calon bisa dinyatakan cabup-cawabup ketika sudah ada keputusan dari KPU melalui berapa tahapan.

”Syarat-syarat ini harus dipenuhi. Kami adakan forum ini untuk memastikan pelaksanaan pilkada bisa dilaksanakan dengan baik,” ujar Warits.

Pihaknya akan berupaya memberikan pelayanan maksimal bagi parpol yang akan mengikuti setiap tahapan. Salah satunya saat pencalonan.

Warits berharap, parpol dengan KPU bisa bekerja sama dengan baik. ”Kami berharap kerja sama yang baik dari semua ketua parpol,” ajaknya.

Sementara itu, Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Jawa Timur (Jatim) Insan Qoriawan menambahkan, beberapa persyaratan yang harus dipenuhi di antaranya pasangan bakal calon harus didukung parpol maupun parpol gabungan. Juga, mendapat rekomendasi dari DPP parpol.

Baca Juga :  Paslon Nomor 2 Komitmen Kelola Potensi Laut Sumenep

”Karena itu, sosialisasi ini diselenggarakan. Ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi saat pendaftaran,” terangnya. 

SUMENEP, Jawa Pos Radar Madura – Pimpinan partai politik (parpol) mengikuti sosialisasi tata cara pencalonan bupati dan wakil bupati di Hotel de Baghraf kemarin (28/7). Isinya tentang paparan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenep mengenai syarat dan tahap pencalonan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020.

Ketua KPU Sumenep A. Warits memaparkan, pencalonan mengacu pada Peraturan KPU (PKPU) Nomor 1 Tahun 2020 tentang Perubahan Ketiga atas PKPU Nomor 3/2017 tentang Pilkada. Dalam pemaparannya, dia menyampaikan bahwa pilbup Sumenep tahun ini tidak akan diikuti oleh kandidat perseorangan.

Tahap penyerahan syarat dukungan bakal calon bupati dan wakil bupati (bacabup-bacawabup) dibuka selama empat hari, mulai 19–23 Februari 2020. Namun, tidak ada satu pun bakal calon yang datang ke KPU Sumenep. ”Tidak ada yang menyerahkan syarat dukungan dari jalur perseorangan. Calon yang ikut pada pilkada Sumenep tahun ini dipastikan diusung oleh parpol,” kata Warits kemarin (28/7).

Baca Juga :  Rekom PKB Sistem Paket

Parpol pengusung, baik gabungan maupun tidak, harus memenuhi persyaratan sesuai PKPU. Dia menerangkan, bakal calon bisa dinyatakan cabup-cawabup ketika sudah ada keputusan dari KPU melalui berapa tahapan.

”Syarat-syarat ini harus dipenuhi. Kami adakan forum ini untuk memastikan pelaksanaan pilkada bisa dilaksanakan dengan baik,” ujar Warits.

Pihaknya akan berupaya memberikan pelayanan maksimal bagi parpol yang akan mengikuti setiap tahapan. Salah satunya saat pencalonan.

Warits berharap, parpol dengan KPU bisa bekerja sama dengan baik. ”Kami berharap kerja sama yang baik dari semua ketua parpol,” ajaknya.

Sementara itu, Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Jawa Timur (Jatim) Insan Qoriawan menambahkan, beberapa persyaratan yang harus dipenuhi di antaranya pasangan bakal calon harus didukung parpol maupun parpol gabungan. Juga, mendapat rekomendasi dari DPP parpol.

Baca Juga :  Nur Fatah Yasin bakal Gantikan Ra Latif

”Karena itu, sosialisasi ini diselenggarakan. Ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi saat pendaftaran,” terangnya. 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/