alexametrics
27.2 C
Madura
Thursday, June 30, 2022

Berbaur Unggul, Cawabup Fathorrahman Minta Maaf

PAMEKASAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pamekasan memang belum menetapkan pemenang pilkada. Namun, tim pemenangan pasangan Bersama Baddrut Tamam-Raja’e (Berbaur) yakin jagoan yang diusung menang. Perolehan suara pasangan nomor urut satu itu unggul berdasar hasil hitung cepat dan real count internal.

Berdasarkan hasil real count internal, Berbaur memperoleh suara 256.909 dukungan atau setara 53 persen. Sementara pasangan Kholilurrahman-Fathorrahman (Kholifah) mendulang suara 222.5111 atau setara 46 persen. Selisih kedua pasangan calon (paslon) 34.398 suara.

Ra Baddrut Tamam (RBT) mengatakan, hasil real count internal, Berbaur menang. Kabar baik itu muncul pasca tim menginventarisasi formulir C1 hasil rekapitulasi di tiap tempat pemungutan suara (TPS).

Bagi RBT, kemenangan itu milik bersama. Berbaur keluar sebagai pemenang pada kontestasi politik lima tahunan itu berkat kerja keras dan keinginan masyarakat Pamekasan memiliki pemimpin baru.

Masyarakat Pamekasan harus kembali bersatu. Perpecahan akibat beda dukungan harus bersatu kembali. ”Tidak ada lagi calon nomor urut satu atau nomor urut dua. Yang ada adalah Pamekasan milik kita bersama,” katanya Kamis (28/6).

RBT mengatakan, setelah dinyatakan menang oleh lembaga survei dan real count internal, Berbaur mengagendakan sowan ke para alim ulama. Mereka juga akan bersilaturahmi ke kediaman Kholilurrahman dana Fathorrahman.

Tujuannya, mengajak membangun Pamekasan lebih baik. Sebab, pada prinsipnya, siapa pun yang menang dalam pilkada itu tujuannya sama. Yakni, ingin membawa Pamekasan ke arah yang lebih baik.

Baca Juga :  12 Jabatan Eselon II Kosong

Berbaur mengajak seluruh lapisan masyarakat bersatu padu mendorong pemerintahan ke depan lebih baik. Kekurangan yang terjadi pada kepemimpinan sebelumnya harus diperbaiki. Sementara kebijakan yang baik bisa ditingkatkan. ”Mari sama-sama memajukan Pamekasan,” katanya.

Cawabup Pamekasan nomor urut dua Fathorrahman secara resmi mengucapkan selamat kepada pasangan Berbaur yang dinyatakan menang versi quick count. Saat menyampaikan pernyataan itu didampingi Pengasuh Pondok Pesantren Darul Ulum Banyuanyar RKH Syamsul Arifin bersama beberapa politisi PPP dan tim sukses di pondok tersebut.

”Kami mengucapkan selamat kepada pemenang. Semoga bisa menjalankan amanah dengan baik,” kata Fathorrahman Kamis (28/6).

Politikus PPP tersebut juga menyampaikan terima kasih kepada kiai, ulama, dan masyarakat yang mendukung dan memperjuangkan Kholifah. Menurut dia, perjuangan masih belum selesai. Kebersamaan harus tetap dijaga dan dilanjutkan.

”Kami pribadi beserta Syaikhona (RKH Syamsul Arifin, Red) sebagai pengusung utama Kholifah mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Pamekasan dan seluruh tim,” terangnya.

Walaupun kalah dalam penghitungan cepat pada pilkada kali ini, dia tetap merasa menjadi pemenang. Sebab, pasangan Kholifah mampu dan sukses mempersatukan ulama di Pamekasan. ”Kami merasa menang karena ulama bisa bersatu bersama kami,” terang pria berkacamata itu.

Baca Juga :  Berbaur Menang, Kholifah Tolak Hasil Pemilihan

Cabup Pamekasan Kholilurrahman saat konferensi pers di kantor pemenangan pada Rabu malam (27/6) juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat. Khususnya yang telah bersama-sama dengan Kholifah. ”Alhamdulillah kita telah bisa menciptakan suasana pilkada sejuk dan damai. Ini berkat kerja sama yang baik antara peserta pilkada dengan masyarakat dan kesadaran dari masyarakat,” terangnya.

Dia menjelaskan, proses penghitungan real count masih berjalan meskipun hasil hitung cepat sudah dimiliki. Berdasarkan hasil hitung cepat dia tetap optimistis masih mengungguli pasangan Berbaur. Tim internal sedang melakukan entri data dan masih bekerja.

Dia optimistis hasilnya tidak akan jauh dari hitung cepat. Karena itu, untuk hasil final menunggu dari KPU. ”Seperti apa keputusan KPU pusat kita tunggu sama-sama. Keyakinan saya, sesuai perjalanan waktu bahwa hasil suara Kholifah akan semain naik,” tambahnya.

Kholilurrahman berharap pelaksanaan pilkada tanpa kecurangan dan penyimpangan. Jika masyarakat mengetahui ada indikasi penyimpangan untuk ditelusuri. Misalkan indikasi money politics, pemberi dan penerima segera mungkin ditelusuri. ”Dalam rangka menunjukkan pilkada yang fair dan berjalan di atas norma hukum dan jurdil,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua KPU Pamekasan Moh. Hamzah mengatakan, rekapitulasi perolehan suara Pilkada 2018 dilaksanakan di tingkat kecamatan. Jika tuntas akan dilanjutkan di tingkat kabupaten. ”Hasil validnya menunggu rekapitulasi di tingkat KPU,” tandasnya.

PAMEKASAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pamekasan memang belum menetapkan pemenang pilkada. Namun, tim pemenangan pasangan Bersama Baddrut Tamam-Raja’e (Berbaur) yakin jagoan yang diusung menang. Perolehan suara pasangan nomor urut satu itu unggul berdasar hasil hitung cepat dan real count internal.

Berdasarkan hasil real count internal, Berbaur memperoleh suara 256.909 dukungan atau setara 53 persen. Sementara pasangan Kholilurrahman-Fathorrahman (Kholifah) mendulang suara 222.5111 atau setara 46 persen. Selisih kedua pasangan calon (paslon) 34.398 suara.

Ra Baddrut Tamam (RBT) mengatakan, hasil real count internal, Berbaur menang. Kabar baik itu muncul pasca tim menginventarisasi formulir C1 hasil rekapitulasi di tiap tempat pemungutan suara (TPS).


Bagi RBT, kemenangan itu milik bersama. Berbaur keluar sebagai pemenang pada kontestasi politik lima tahunan itu berkat kerja keras dan keinginan masyarakat Pamekasan memiliki pemimpin baru.

Masyarakat Pamekasan harus kembali bersatu. Perpecahan akibat beda dukungan harus bersatu kembali. ”Tidak ada lagi calon nomor urut satu atau nomor urut dua. Yang ada adalah Pamekasan milik kita bersama,” katanya Kamis (28/6).

RBT mengatakan, setelah dinyatakan menang oleh lembaga survei dan real count internal, Berbaur mengagendakan sowan ke para alim ulama. Mereka juga akan bersilaturahmi ke kediaman Kholilurrahman dana Fathorrahman.

Tujuannya, mengajak membangun Pamekasan lebih baik. Sebab, pada prinsipnya, siapa pun yang menang dalam pilkada itu tujuannya sama. Yakni, ingin membawa Pamekasan ke arah yang lebih baik.

Baca Juga :  Hingga Oktober, Serapan Anggaran Belum Capai 50 Persen

Berbaur mengajak seluruh lapisan masyarakat bersatu padu mendorong pemerintahan ke depan lebih baik. Kekurangan yang terjadi pada kepemimpinan sebelumnya harus diperbaiki. Sementara kebijakan yang baik bisa ditingkatkan. ”Mari sama-sama memajukan Pamekasan,” katanya.

Cawabup Pamekasan nomor urut dua Fathorrahman secara resmi mengucapkan selamat kepada pasangan Berbaur yang dinyatakan menang versi quick count. Saat menyampaikan pernyataan itu didampingi Pengasuh Pondok Pesantren Darul Ulum Banyuanyar RKH Syamsul Arifin bersama beberapa politisi PPP dan tim sukses di pondok tersebut.

”Kami mengucapkan selamat kepada pemenang. Semoga bisa menjalankan amanah dengan baik,” kata Fathorrahman Kamis (28/6).

Politikus PPP tersebut juga menyampaikan terima kasih kepada kiai, ulama, dan masyarakat yang mendukung dan memperjuangkan Kholifah. Menurut dia, perjuangan masih belum selesai. Kebersamaan harus tetap dijaga dan dilanjutkan.

”Kami pribadi beserta Syaikhona (RKH Syamsul Arifin, Red) sebagai pengusung utama Kholifah mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Pamekasan dan seluruh tim,” terangnya.

Walaupun kalah dalam penghitungan cepat pada pilkada kali ini, dia tetap merasa menjadi pemenang. Sebab, pasangan Kholifah mampu dan sukses mempersatukan ulama di Pamekasan. ”Kami merasa menang karena ulama bisa bersatu bersama kami,” terang pria berkacamata itu.

Baca Juga :  Sebelas Ribu Warga Belum Rekam E-KTP

Cabup Pamekasan Kholilurrahman saat konferensi pers di kantor pemenangan pada Rabu malam (27/6) juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat. Khususnya yang telah bersama-sama dengan Kholifah. ”Alhamdulillah kita telah bisa menciptakan suasana pilkada sejuk dan damai. Ini berkat kerja sama yang baik antara peserta pilkada dengan masyarakat dan kesadaran dari masyarakat,” terangnya.

Dia menjelaskan, proses penghitungan real count masih berjalan meskipun hasil hitung cepat sudah dimiliki. Berdasarkan hasil hitung cepat dia tetap optimistis masih mengungguli pasangan Berbaur. Tim internal sedang melakukan entri data dan masih bekerja.

Dia optimistis hasilnya tidak akan jauh dari hitung cepat. Karena itu, untuk hasil final menunggu dari KPU. ”Seperti apa keputusan KPU pusat kita tunggu sama-sama. Keyakinan saya, sesuai perjalanan waktu bahwa hasil suara Kholifah akan semain naik,” tambahnya.

Kholilurrahman berharap pelaksanaan pilkada tanpa kecurangan dan penyimpangan. Jika masyarakat mengetahui ada indikasi penyimpangan untuk ditelusuri. Misalkan indikasi money politics, pemberi dan penerima segera mungkin ditelusuri. ”Dalam rangka menunjukkan pilkada yang fair dan berjalan di atas norma hukum dan jurdil,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua KPU Pamekasan Moh. Hamzah mengatakan, rekapitulasi perolehan suara Pilkada 2018 dilaksanakan di tingkat kecamatan. Jika tuntas akan dilanjutkan di tingkat kabupaten. ”Hasil validnya menunggu rekapitulasi di tingkat KPU,” tandasnya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/