alexametrics
27.1 C
Madura
Thursday, June 30, 2022

Pura Pura Telefon, Pengendara Motor Jambret HP Anak Anak

PAMEKASAN – Kasus penjambretan handphone (HP) di kalangan remaja kembali terjadi di Kota Gerbang Salam. Kali ini, penjambretan terjadi di Jalan RA. Abdul Aziz, tepatnya di sekitar Kantor Kelurahan Parteker, tadi malam (28/1) sekitar pukul 19.30. Korban atas nama Azril, 13, murid SMPN 1 Pamekasan.

Narto, salah satu warga di sekitar lokasi kejadian mengatakan, sebelum dijambret Azril asyik menggunakan HP bersama tiga temannya. Tiba-tiba ada pengendara sepeda motor langsung menjambret HP yang dipegang Azril.

“Dua pengendara sepeda motor itu awalnya pura-pura menelefon. Terus masuk ke gang buntu ini. Tidak lama kemudian keluar gang dan langsung menjambret HP Azril,” katanya.

Baca Juga :  Persepam Lebih Pede karena Main di Kandang

Dijelaskan, Azril sempat berteriak maling. Namun, Narto tidak menghiraukan karena diduga bercanda. “Ya namanya anak-anak, saya kira bercanda. Eh ternyata beneran. Azril nangis saat bercerita kejadian yang dialami,” jelasnya.

Sementara Aris (ayah Azril) saat ditemui RadarMadura.id mengaku tidak mengetahui kejadian yang menimpa anaknya. Bahkan, ibu Azril juga tidak mengetahui. “Saya pulang kerja pukul 02.00 (29/01). Azril nggak cerita apa-apa ke saya. Ke ibunya juga gak cerita,” ungkapnya.

Aris berencana meminta penjelasan Azril terkait kejadian tersebut. Dikhawatirkan, pelaku adalah penghuni kos-kosan di belakang rumahnya. “Saya mau tanya warna sepeda motor dan ciri-ciri pelaku,” janjinya kepada RadarMadura.id. (Herlina Trisukma)

Baca Juga :  Hari Ini Bawaslu Panggil Kapolsekta

PAMEKASAN – Kasus penjambretan handphone (HP) di kalangan remaja kembali terjadi di Kota Gerbang Salam. Kali ini, penjambretan terjadi di Jalan RA. Abdul Aziz, tepatnya di sekitar Kantor Kelurahan Parteker, tadi malam (28/1) sekitar pukul 19.30. Korban atas nama Azril, 13, murid SMPN 1 Pamekasan.

Narto, salah satu warga di sekitar lokasi kejadian mengatakan, sebelum dijambret Azril asyik menggunakan HP bersama tiga temannya. Tiba-tiba ada pengendara sepeda motor langsung menjambret HP yang dipegang Azril.

“Dua pengendara sepeda motor itu awalnya pura-pura menelefon. Terus masuk ke gang buntu ini. Tidak lama kemudian keluar gang dan langsung menjambret HP Azril,” katanya.

Baca Juga :  Rujak Cingur dan Berhala Demokrasi


Dijelaskan, Azril sempat berteriak maling. Namun, Narto tidak menghiraukan karena diduga bercanda. “Ya namanya anak-anak, saya kira bercanda. Eh ternyata beneran. Azril nangis saat bercerita kejadian yang dialami,” jelasnya.

Sementara Aris (ayah Azril) saat ditemui RadarMadura.id mengaku tidak mengetahui kejadian yang menimpa anaknya. Bahkan, ibu Azril juga tidak mengetahui. “Saya pulang kerja pukul 02.00 (29/01). Azril nggak cerita apa-apa ke saya. Ke ibunya juga gak cerita,” ungkapnya.

Aris berencana meminta penjelasan Azril terkait kejadian tersebut. Dikhawatirkan, pelaku adalah penghuni kos-kosan di belakang rumahnya. “Saya mau tanya warna sepeda motor dan ciri-ciri pelaku,” janjinya kepada RadarMadura.id. (Herlina Trisukma)

Baca Juga :  Hari Ini Bawaslu Panggil Kapolsekta
- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/