alexametrics
20.7 C
Madura
Thursday, May 26, 2022

Ketangguhan Santri hingga Celoteh Jalanan

SUMENEP – Rangkaian Ludruk Santri Jawa Pos Radar Madura (JPRM) Biro Sumenep bersama Kanca Kona Kopi (KKK) dan Ikatan Alumni Annuqayah (IAA) masih berlanjut. pada hari kedua Kamis (27/12) digelar diskusi berjatuk Santri Bicara Ekonomi.

Panitia menghadirkan Direktur UJKS PP Annuqayah K. Zamiel el-Muttaqien sebagai narsumber. Dia mengatakan, santri itu memeliki potensi sumber daya manusia (SDM) yang besar. Sebab, proses belajar santri di pesantren menjadi pribadi yang tangguh. Santri itu sangat kuat dalam hal apa pun. 

Menurut dia, ketangguhan itu adalah modal dasar untuk menjadi wiraswasta. Ketangguhan sabar dan disiplin sangat bagus diterapkan santri dalam memulai usaha. ”Kalau santri dikawinkan dengan entrepreneur, itu sangat luar biasa nanti,” katanya.

Baca Juga :  Partai Koalisi Tak Yakin Syafii Terlibat

Setelah Asar, lanjut bedah buku Celoteh Jalanan karya K. M. Faizi. Selain penulis, panitia menghadirkan Kasatlantas Polres Madiun AKP Imam Mustolih yang didampingi Kasatlantas Polres Sumenep AKP Dedi Eka Aprianto. Diskusi pada sesi kedua ini peserta lebih antusias. Bahkan, ada penanya yang mengulas Celoteh Jalanan sebagai tugas akhir kuliahnya.

Faizi banyak mengungkap hasil pengamatan perilaku berkendara. Bahkan dia menyebutkan pada persoalan yang tidak penting sekalipun. Misalnya, dia menghitung pengendara motor yang tidak menyalakan lampu belakang atau menghitung nada klakson.

Sementara itu, Imam banyak memberikan materi seputar keselamatan berkendara. Dia mencontohkan penggunaan helm ketika berkendara. ”Pakai helm itu bukan hanya soal kewajiban. Helm itu jadi pelindung keselamatan saat berkendara,” katanya.

Baca Juga :  Koordinator Dewan Pengawas PPI Dunia Lecutkan Semangat Santri

Hari ini Jumat (28/12) diskusi dilanjutkan dengan tema politik pada pukul 14.00. Panitia menghadirkan pakar politik UGM Abd. Ghaffar Karim sebagai narasumber. Pergelaran Ludruk Santri akan berlangsung hingga Sabtu (29/12). 

SUMENEP – Rangkaian Ludruk Santri Jawa Pos Radar Madura (JPRM) Biro Sumenep bersama Kanca Kona Kopi (KKK) dan Ikatan Alumni Annuqayah (IAA) masih berlanjut. pada hari kedua Kamis (27/12) digelar diskusi berjatuk Santri Bicara Ekonomi.

Panitia menghadirkan Direktur UJKS PP Annuqayah K. Zamiel el-Muttaqien sebagai narsumber. Dia mengatakan, santri itu memeliki potensi sumber daya manusia (SDM) yang besar. Sebab, proses belajar santri di pesantren menjadi pribadi yang tangguh. Santri itu sangat kuat dalam hal apa pun. 

Menurut dia, ketangguhan itu adalah modal dasar untuk menjadi wiraswasta. Ketangguhan sabar dan disiplin sangat bagus diterapkan santri dalam memulai usaha. ”Kalau santri dikawinkan dengan entrepreneur, itu sangat luar biasa nanti,” katanya.

Baca Juga :  Santri Warrior

Setelah Asar, lanjut bedah buku Celoteh Jalanan karya K. M. Faizi. Selain penulis, panitia menghadirkan Kasatlantas Polres Madiun AKP Imam Mustolih yang didampingi Kasatlantas Polres Sumenep AKP Dedi Eka Aprianto. Diskusi pada sesi kedua ini peserta lebih antusias. Bahkan, ada penanya yang mengulas Celoteh Jalanan sebagai tugas akhir kuliahnya.

Faizi banyak mengungkap hasil pengamatan perilaku berkendara. Bahkan dia menyebutkan pada persoalan yang tidak penting sekalipun. Misalnya, dia menghitung pengendara motor yang tidak menyalakan lampu belakang atau menghitung nada klakson.

Sementara itu, Imam banyak memberikan materi seputar keselamatan berkendara. Dia mencontohkan penggunaan helm ketika berkendara. ”Pakai helm itu bukan hanya soal kewajiban. Helm itu jadi pelindung keselamatan saat berkendara,” katanya.

Baca Juga :  Kiprah Alumni Pondok Pesantren Miftahul Ulum Kebun Baru

Hari ini Jumat (28/12) diskusi dilanjutkan dengan tema politik pada pukul 14.00. Panitia menghadirkan pakar politik UGM Abd. Ghaffar Karim sebagai narasumber. Pergelaran Ludruk Santri akan berlangsung hingga Sabtu (29/12). 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/