alexametrics
21.1 C
Madura
Sunday, July 3, 2022

DPP Partai Demokrat Serahkan SK ke Hisbullah

SAMPANG – Pasangan bakal calon bupati (bacabup) Sampang H. Hisan dan bakal calon wakil bupati (bacawabup) Sampang KH. Abdullah Mansyur telah resmi mendapat rekomendasi Partai Demokrat dengan form B1-KWK-Parpol. Rekomendasi itu diberikan Sekjen DPP Partai Demokrat DR Hinca IP Pandjaitan XIII, S.H., M.H., ACCS Rabu (27/12) di Jakarta.

Keputusan DPP Partai Demokrat itu tertuang dalam nomor: 722/DPP.PD/XII/2017 tentang persetujuan pasangan calon bupati dan wakil bupati Sampang. H. Hisan ditetapkan sebagai bacabup dan KH Abdullah Mansyur sebagai bacawabup Sampang yang diusung Partai Demokrat. Keputusan itu ditetapkan di Jakarta kemarin.

 Saat dikonfirmasi, anggota DPRD Provinsi Jawa Timur H. Hisan membenarkan rekomendasi tersebut. Pihaknya mengaku bersyukur kepada Allah karena telah diberi kemudahan dan kelancaran dalam proses hingga mendapatkan surat keputusan DPP Partai Demokrat. ”Kami terima penyerahan SK DPP Partai Demokrat sekitar pukul 18.00 di Jakarta kepada saya dan KH Abdullah Mansyur sebagai pasangan bacabup dan bacawabup Sampang,” ucap H. Hisan.

H. Hisan juga berterima kasih kepada rekan-rekan Partai Demokrat, baik dari DPC, DPD Jawa Timur, dan DPP Partai Demokrat yang telah banyak membantu memperlancar keluarnya rekomendasi itu. ”Mudah-mudahan dengan penyerahan surat keputusan ini bisa menambah motivasi bagi kami, tim, dan relawan di bawah yang telah berjuang merapatkan barisan untuk kesuksesan dan kemenangan kami,” jelasnya.

Baca Juga :  Ruang Apresiasi bagi Perempuan Inspiratif

Paslon yang dikenal dengan sebutan Hisbullah –Hisan dan Abdullah Mansyur– itu berharap ditakdirkan meraih kemenangan dan terpilih sebagai bupati dan wakil bupati Sampang 2018–2023. Menurut Hisan, sampai saat ini rekomendasi parpol yang dia genggam baru dua parpol, yakni Partai Demokrat dan PAN.

”Kami sebelumnya sudah menerima penyerahan SK dari DPP PAN. Saya dan pasangan saya, KH Abdullah Mansyur, yang menerima langsung di kantor DPP PAN di Jakarta,” katanya. Jadi, untuk SK sebagai syarat pendaftaran ke KPU, Hisbullah sudah lengkap. Sebab, telah memenuhi syarat, yakni sembilan kursi. Partai Demokrat memiliki enam kursi, sedangkan PAN memiliki tiga kursi di parlemen.

Hisan mengungkapkan, masih ada peluang baginya untuk mendapatkan rekomendasi dari parpol lain. Sejauh ini, komunikasi politik dengan sejumlah parpol intens dilakukan. Menurut dia, sejak awal hingga saat ini pihaknya terus menjalin komunikasi politik dengan beberapa parpol. ”Tapi, tidak menutup kemungkinan di kemudian hari bisa tiga, empat, atau lebih dari itu,” terangnya.

Langkah terdekat yang bakal dilakukan yakni, fokus penyempurnaan pemberkasan untuk persiapan pendaftaran di KPU. Setelah itu pihaknya akan bergerak membentuk tim kabupaten, kecamatan, dan tim desa, serta relawan-relawan. ”Sebenarnya tim ini sudah terbentuk di beberapa kecamatan. Tapi, kami akan lakukan penyempurnaan,” tukasnya.

Baca Juga :  Rekapitulasi Tingkat Kabupaten Digelar 5 Juli

H. Hisan menambahkan, Hisbullah memohon doa restu kepada masyarakat agar pelaksanaan Pilkada 2018 bisa berjalan dengan baik, lancar, aman, dan damai. Terhindar dari segala kejadian yang tidak diinginkan masyarakat. ”Semoga tujuan kami bisa tercapai, yakni terpilih sebagai calon bupati dan wakil bupati Sampang 2018–2023,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris DPC Partai Demokrat Sampang Moh. Saifuddin mengatakan, DPC  sejak awal sudah komitmen untuk melaksanakan amanat partai. Menurut dia,  kader partai akan all-out untuk mendukung pemenangan Hisbullah.

Saifuddin menjelaskan,  saat ini DPC tetap membangun komunikasi politik dengan partai lain. Selain Demokrat dan PAN, dimungkinkan masih ada partai lain yang akan bergabung untuk mendukung kemenangan Hisbullah. Saat ini pihaknya fokus pada pemenangan. Salah satunya akan melengkapi persyaratan pendaftaran ke KPU.

Pada saat penyerahan rekom tersebut, Sekjen DPP Demokrat juga berpesan agar mesin partai dari cabang hingga ranting dihidupkan. ”Oleh karena itu, kami mengajak semua pihak untuk menyambut pilkada dengan senang gembira. Tidak harus main intrik licik,” terang mantan aktivis PMII itu.

SAMPANG – Pasangan bakal calon bupati (bacabup) Sampang H. Hisan dan bakal calon wakil bupati (bacawabup) Sampang KH. Abdullah Mansyur telah resmi mendapat rekomendasi Partai Demokrat dengan form B1-KWK-Parpol. Rekomendasi itu diberikan Sekjen DPP Partai Demokrat DR Hinca IP Pandjaitan XIII, S.H., M.H., ACCS Rabu (27/12) di Jakarta.

Keputusan DPP Partai Demokrat itu tertuang dalam nomor: 722/DPP.PD/XII/2017 tentang persetujuan pasangan calon bupati dan wakil bupati Sampang. H. Hisan ditetapkan sebagai bacabup dan KH Abdullah Mansyur sebagai bacawabup Sampang yang diusung Partai Demokrat. Keputusan itu ditetapkan di Jakarta kemarin.

 Saat dikonfirmasi, anggota DPRD Provinsi Jawa Timur H. Hisan membenarkan rekomendasi tersebut. Pihaknya mengaku bersyukur kepada Allah karena telah diberi kemudahan dan kelancaran dalam proses hingga mendapatkan surat keputusan DPP Partai Demokrat. ”Kami terima penyerahan SK DPP Partai Demokrat sekitar pukul 18.00 di Jakarta kepada saya dan KH Abdullah Mansyur sebagai pasangan bacabup dan bacawabup Sampang,” ucap H. Hisan.


H. Hisan juga berterima kasih kepada rekan-rekan Partai Demokrat, baik dari DPC, DPD Jawa Timur, dan DPP Partai Demokrat yang telah banyak membantu memperlancar keluarnya rekomendasi itu. ”Mudah-mudahan dengan penyerahan surat keputusan ini bisa menambah motivasi bagi kami, tim, dan relawan di bawah yang telah berjuang merapatkan barisan untuk kesuksesan dan kemenangan kami,” jelasnya.

Baca Juga :  KPU Sampang Usul 2 TPS di Jemundo Sidoarjo Dihapus

Paslon yang dikenal dengan sebutan Hisbullah –Hisan dan Abdullah Mansyur– itu berharap ditakdirkan meraih kemenangan dan terpilih sebagai bupati dan wakil bupati Sampang 2018–2023. Menurut Hisan, sampai saat ini rekomendasi parpol yang dia genggam baru dua parpol, yakni Partai Demokrat dan PAN.

”Kami sebelumnya sudah menerima penyerahan SK dari DPP PAN. Saya dan pasangan saya, KH Abdullah Mansyur, yang menerima langsung di kantor DPP PAN di Jakarta,” katanya. Jadi, untuk SK sebagai syarat pendaftaran ke KPU, Hisbullah sudah lengkap. Sebab, telah memenuhi syarat, yakni sembilan kursi. Partai Demokrat memiliki enam kursi, sedangkan PAN memiliki tiga kursi di parlemen.

Hisan mengungkapkan, masih ada peluang baginya untuk mendapatkan rekomendasi dari parpol lain. Sejauh ini, komunikasi politik dengan sejumlah parpol intens dilakukan. Menurut dia, sejak awal hingga saat ini pihaknya terus menjalin komunikasi politik dengan beberapa parpol. ”Tapi, tidak menutup kemungkinan di kemudian hari bisa tiga, empat, atau lebih dari itu,” terangnya.

Langkah terdekat yang bakal dilakukan yakni, fokus penyempurnaan pemberkasan untuk persiapan pendaftaran di KPU. Setelah itu pihaknya akan bergerak membentuk tim kabupaten, kecamatan, dan tim desa, serta relawan-relawan. ”Sebenarnya tim ini sudah terbentuk di beberapa kecamatan. Tapi, kami akan lakukan penyempurnaan,” tukasnya.

Baca Juga :  Istighotsah Buka Deklarasi Kampanye Damai

H. Hisan menambahkan, Hisbullah memohon doa restu kepada masyarakat agar pelaksanaan Pilkada 2018 bisa berjalan dengan baik, lancar, aman, dan damai. Terhindar dari segala kejadian yang tidak diinginkan masyarakat. ”Semoga tujuan kami bisa tercapai, yakni terpilih sebagai calon bupati dan wakil bupati Sampang 2018–2023,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris DPC Partai Demokrat Sampang Moh. Saifuddin mengatakan, DPC  sejak awal sudah komitmen untuk melaksanakan amanat partai. Menurut dia,  kader partai akan all-out untuk mendukung pemenangan Hisbullah.

Saifuddin menjelaskan,  saat ini DPC tetap membangun komunikasi politik dengan partai lain. Selain Demokrat dan PAN, dimungkinkan masih ada partai lain yang akan bergabung untuk mendukung kemenangan Hisbullah. Saat ini pihaknya fokus pada pemenangan. Salah satunya akan melengkapi persyaratan pendaftaran ke KPU.

Pada saat penyerahan rekom tersebut, Sekjen DPP Demokrat juga berpesan agar mesin partai dari cabang hingga ranting dihidupkan. ”Oleh karena itu, kami mengajak semua pihak untuk menyambut pilkada dengan senang gembira. Tidak harus main intrik licik,” terang mantan aktivis PMII itu.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/