alexametrics
28.5 C
Madura
Saturday, August 13, 2022

Aksi Cabul Takmir Masjid Direkam Warga

BANGKALAN – Usman, 70, warga asal Jalan Pemuda Kaffa, Kelurahan Tunjung, Kecamatan Burneh, harus berusan dengan polisi. Pensiunan pegawai negeri sipil (PNS) itu dilaporkan ke Polres Bangkalan atas dugaan pemerkosaan Kamis (26/10).

Laporan polisi itu bernomor Lp/X/2017/jatim/res bkl tertanggal 26 oktober 2017. Usman dituduh telah memerkosa perempuan berisial SO, 21, warga Kabupaten Bangkalan. Terlapor juga dikabarkan sebagai takmir masjid.

Kejadian bermula saat SO mengantarkan kue dagangan ke bibinya di daerah Bangkalan Sabtu lalu (7/10) sekitar pukul 04.30. Setelah itu, dia hendak pulang. Namun, setiba di pertigaan lampu merah Junok, Jalan Pemuda Kaffa, tiba-tiba korban dipanggil Usman.

SO dipaksa Usman agar mau masuk ke salah warung di sekitar Jalan Pemuda Kaffa. Melihat kondisi aman, Usman langsung melampiaskan nafsu bejatnya. Korban tidak bisa melawan atas keberingasan pelaku.

Baca Juga :  Polres Bangkalan Sita Ratusan Botol Miras

Ironisnya, aksi cabul itu direkam menggunakan handphone oleh orang yang belum diketahui identitasnya. Video itu pun menyebar. Saat ini polisi masih menyelediki perekam video keji tersebut.

Kini korban mengalami trauma, bahkan tidak keluar kamar. Mengetahui kejadian tersebut, ayah korban, NE, 45, melaporkan kasus tersebut kepada polisi. Saat ini laporan tersebut ditangani Polres Bangkalan.

Kapolres Bangkalan AKBP Anissullah M. Ridha menyatakan, polisi sudah berusaha menangkap Usman kemarin. Sayangnya, pelaku melarikan diri. ”Kami sudah berusaha, tapi pelaku kabur,” ungkapnya.

Anissullah menambahkan, pelaku yang mengunggah video masih dalam penyelidikan. Termasuk perekam dan pengunggah video tersebut. ”Yang merekam bisa dikenakan UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik). Perekam video masih kami cari,” janjinya.

Baca Juga :  Urutan Dapil Berubah, Jatah Kursi Bergeser

BANGKALAN – Usman, 70, warga asal Jalan Pemuda Kaffa, Kelurahan Tunjung, Kecamatan Burneh, harus berusan dengan polisi. Pensiunan pegawai negeri sipil (PNS) itu dilaporkan ke Polres Bangkalan atas dugaan pemerkosaan Kamis (26/10).

Laporan polisi itu bernomor Lp/X/2017/jatim/res bkl tertanggal 26 oktober 2017. Usman dituduh telah memerkosa perempuan berisial SO, 21, warga Kabupaten Bangkalan. Terlapor juga dikabarkan sebagai takmir masjid.

Kejadian bermula saat SO mengantarkan kue dagangan ke bibinya di daerah Bangkalan Sabtu lalu (7/10) sekitar pukul 04.30. Setelah itu, dia hendak pulang. Namun, setiba di pertigaan lampu merah Junok, Jalan Pemuda Kaffa, tiba-tiba korban dipanggil Usman.


SO dipaksa Usman agar mau masuk ke salah warung di sekitar Jalan Pemuda Kaffa. Melihat kondisi aman, Usman langsung melampiaskan nafsu bejatnya. Korban tidak bisa melawan atas keberingasan pelaku.

Baca Juga :  Dendam Orang Tua Dihina, Mantan Pacar Otaki Pemerkosaan

Ironisnya, aksi cabul itu direkam menggunakan handphone oleh orang yang belum diketahui identitasnya. Video itu pun menyebar. Saat ini polisi masih menyelediki perekam video keji tersebut.

Kini korban mengalami trauma, bahkan tidak keluar kamar. Mengetahui kejadian tersebut, ayah korban, NE, 45, melaporkan kasus tersebut kepada polisi. Saat ini laporan tersebut ditangani Polres Bangkalan.

Kapolres Bangkalan AKBP Anissullah M. Ridha menyatakan, polisi sudah berusaha menangkap Usman kemarin. Sayangnya, pelaku melarikan diri. ”Kami sudah berusaha, tapi pelaku kabur,” ungkapnya.

- Advertisement -

Anissullah menambahkan, pelaku yang mengunggah video masih dalam penyelidikan. Termasuk perekam dan pengunggah video tersebut. ”Yang merekam bisa dikenakan UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik). Perekam video masih kami cari,” janjinya.

Baca Juga :  Kashoggi Sampai Di Twitter Qahtani

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/