alexametrics
20 C
Madura
Monday, August 8, 2022

Sama-Sama Klaim Menang, Tunggu Penghitungan KPU

BANGKALAN – Pemilihan kepala daerah (pilkada) 2018 berlangsung seru. Tim pemenangan pasangan calon (paslon) sama-sama mengklaim unggul. Data tersebut berdasar hasil hitung cepat versi tim masing-masing.

Cabup-cawabup Bangkalan nomor urut satu HM. Farid Al Fauzi-Sudarmawan juga melakukan hitung cepat. Hasil dirilis di posko pemenangan Kelurahan Kemayoran, Bangkalan, tadi malam sekitar pukul 20.12. Pasangan berjargon Bangkalan Berani Bangkit ini unggul dengan perolehan 281.805 suara atau 51,5 persen.

Versi mereka, cabup-cawabup nomor urut dua Imam Buchori-Mondir A. Rofii mendapat 78.796 suara atau 14,4 persen. Paslon nomor tiga Abdul Latif Amin Imron-Mohni memperoleh 170.724 suara atau 31,2 persen. Sementara suara tidak sah 15.869 atau 2,9 persen.

Data tersebut diambil dari sampel seluruh TPS di 18 kecamatan dengan margin of error 5 persen. Data masuk 100 persen dengan tingkat kehadiran 547.195 atau 64 persen. Sementara yang tidak hadir 311.319 suara atau 36 persen.

KH Hasani Zubair selaku ketua tim pemenangan paslon nomor urut satu menyampaikan, perolehan suara ini merupakan kemenangan masyarakat Bangkalan menuju perubahan. Dia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat pada Pilkada Bangkalan 2018. ”Di sebagian besar kecamatan kami unggul,” ungkapnya.

Sesekali tim mengumandangkan takbir, wujud syukur atas kemenangan. Pihaknya meyakini hasil penghitungan sementara tidak akan banyak berubah pada real count nanti. ”Karena C1 sudah kami pegang. Semoga hasil ini bisa membawa Bangkalan ke depan lebih baik,” ucapnya.

Cawabup Sudarmawan menyampaikan, pelaksanaan Pilkada Bangkalan 2018 diharapkan tetap berjalan aman dan kondusif. Terlebih diharapkan tidak ada praktik kecurangan. ”Prosesnya harus baik. Saya lihat berjalan lancar,” ujarnya di TPS 02 Kelurahan Mlajah, Bangkalan.

Menurut dia, masyarakat tentu mengharapkan ajang pesta demokrasi di Kota Salak bisa terpilih pemimpin amanah. Mampu membawa perubahan, serta bisa membawa Bangkalan tertinggal dari keterpurukan. ”Tentunya masyarakat berharap Bangkalan lebih baik,” tukasnya.

Paslon bupati dan wakil bupati Bangkalan nomor urut dua Imam Buchori-Mondir A. Rofii juga mengklaim menang. Hingga pukul 19.30 tadi malam data masuk mencapai 31 persen. Paslon Beriman mengungguli paslon lain.

Baca Juga :  Bawaslu: Media Harus Punya Trik

Imam Buchori mengatakan, paslon nomor urut satu memperoleh suara 29 persen. Paslon nomor urut dua memperoleh suara 38 persen. Sementara paslon nomor urut tiga memperoleh suara 33 persen.

Dia mengungkapkan, tim Beriman terus bekerja keras untuk melakukan penghitungan cepat. Pihaknya optimistis Beriman akan keluar sebagai pemenang dalam Pilkada Bangkalan. Imam mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan dukungan kepada Beriman. ”Kami tetap optimistis paslon Beriman akan menjadi pemenang,” ucapnya.

Versi paslon bupati-Wabup Bangkalan nomor 3, pasangan cabup-cawabup Abdul Latif Amin Imron-Mohni juga unggul. Berdasarkan hasil quick count internal, pasangan Salam ini memperoleh 40.131 suara atau 47,38 persen. Sedangkan Berani Bangkit 26.576 suara atau 31,33 persen dan Beriman 17.989 suara atau 21,24 persen.

Hasil tersebut sesuai dengan data yang diterima dari saksi paslon dengan tagline Bangkalan Sejahtera di 1.894 tempat pemungutan suara (TPS). ”Paslon Salam menang. Terima kasih kepada semua pihak yang telah ikut membantu memenangkan Paslon Salam,” kata Ketua Tim pemenangan Salam, R Imron Amin.

Dia mengatakan, penghitungan cepat tersebut dapat dipertanggungjawabkan. Sebab, data yang diterima dari saksi tiap TPS, koordinator desa, dan koordinator kecamatan, sampel yang diambil hanya 350 TPS dari total 1.984 TPS. ”Ini belum final. Tunggu real count-nya saja karena sampai sekarang kami terus bekerja untuk update data,” terangnya.

Dua pasangan cabup-cawabup Pamekasan juga sama-sama mengklaim menang. Paslon nomor urut satu Baddrut Tamam-Raja’e (Berbaur) menyatakan keluar sebagai pemenang. Berdasarkan hasil quick count (QC) lembaga survei Poltrack Institute, Berbaur memperoleh suara di atas 50 persen.

Hingga pukul 19.39, sesuai data yang dirilis di laman Poltrack Institute, paslon Berbaur mendulang 54,8 persen, sedangkan Kholilurrahman-Fathorrahman (Kholifah) 45,2 persen. Data masuk sebesar 100 persen dari total keseluruhan TPS.

Ra Baddrut Tamam (RBT) mengatakan, kemenangan tersebut milik rakyat Pamekasan yang senantiasa menginginkan perubahan lebih baik. Ke depan, perbedaan yang sempat terjadi pada pilkada harus melebur. Berbaur akan sowan ke kediaman Kholilurrahman dan Fathorrahman untuk menyamakan tekad membangun Pamekasan lebih makmur. ”Tidak ada lagi paslon nomor urut satu atau dua, yang ada adalah kita bersama,” katanya.

Baca Juga :  Tarsun Mampu Membawa Perubahan

Ketua Tim Pemenangan Paslon Berbaur Ali Wafa Subki mengatakan, berdasarkan hasil QC dan RC yang dilakukan DPC PKB Pamekasan, Paslon Berbaur menang. Dia meminta kepada seluruh tim relawan dan simpatisan untuk mengawal kemenangan itu. ”Insyaallah dengan izin Allah kita menang,” tandasnya.

Klaim menang juga diakui pasangan cabup-cawabup Pamekasan nomor urut dua Kholilurrahman dan Fathorrahman (Kholifah). Kemenangan tersebut disampaikan oleh Sekretaris Lembaga Kajian dan Riset (Lakar) Indonesia Lukman Junaidi di Warkop Sebelas-Dua Belas.

”Data yang masuk sampai saat ini 51.872 suara dari 343 TPS yang dijadikan sampling. Hasilnya bisa disimpulkan, pasangan Kholifah memenangkan perolehan suara sebesar 53,4 persen. Sementara Berbaur 46,6 persen,” ungkapnya kemarin petang.

Toleransi atau tingkat kesalahan hasil hitung cepat tersebut sekitar 2 persen. Kendati demikian, dia menjelaskan, hasil hitung cepat tersebut bukan hasil mutlak yang mewakili hasil real count. Pihaknya akan tetap menunggu hasil tersebut.

”Hasil ini dijadikan landasan untuk mendapatkan pengetahuan secara prematur tentang hasil pilkada. Namun kami ucapkan selamat kepada masyarakat Pamekasan atas kemenangan pasangan Kholifah pada pilkada ini,” terangnya.

Cabup Kholilurrahman optimistis Kholifah menjadi pemenang. Berdasar informasi masyarakat dan tim, hingga pukul 20.00 pihaknya unggul sekitar 14 persen dan bergerak ke angka 15 persen. Dirinya optimistis hasil kemenangan akan mencapai angka 20 persen. ”Data masuk sudah sekitar 80 persen,” terangnya.

Cawabup Pamekasan Fathorrohman mengaku senang dengan kemenangan Kholifah berdasarkan perolehan hitung cepat tersebut. Dia optimitis, hasilnya nanti tidak akan jauh berbeda dengan penghitungan yang dikeluarkan KPU. ”Kami akan tetap menunggu hasil final di KPUD,” pungkasnya.

BANGKALAN – Pemilihan kepala daerah (pilkada) 2018 berlangsung seru. Tim pemenangan pasangan calon (paslon) sama-sama mengklaim unggul. Data tersebut berdasar hasil hitung cepat versi tim masing-masing.

Cabup-cawabup Bangkalan nomor urut satu HM. Farid Al Fauzi-Sudarmawan juga melakukan hitung cepat. Hasil dirilis di posko pemenangan Kelurahan Kemayoran, Bangkalan, tadi malam sekitar pukul 20.12. Pasangan berjargon Bangkalan Berani Bangkit ini unggul dengan perolehan 281.805 suara atau 51,5 persen.

Versi mereka, cabup-cawabup nomor urut dua Imam Buchori-Mondir A. Rofii mendapat 78.796 suara atau 14,4 persen. Paslon nomor tiga Abdul Latif Amin Imron-Mohni memperoleh 170.724 suara atau 31,2 persen. Sementara suara tidak sah 15.869 atau 2,9 persen.


Data tersebut diambil dari sampel seluruh TPS di 18 kecamatan dengan margin of error 5 persen. Data masuk 100 persen dengan tingkat kehadiran 547.195 atau 64 persen. Sementara yang tidak hadir 311.319 suara atau 36 persen.

KH Hasani Zubair selaku ketua tim pemenangan paslon nomor urut satu menyampaikan, perolehan suara ini merupakan kemenangan masyarakat Bangkalan menuju perubahan. Dia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat pada Pilkada Bangkalan 2018. ”Di sebagian besar kecamatan kami unggul,” ungkapnya.

Sesekali tim mengumandangkan takbir, wujud syukur atas kemenangan. Pihaknya meyakini hasil penghitungan sementara tidak akan banyak berubah pada real count nanti. ”Karena C1 sudah kami pegang. Semoga hasil ini bisa membawa Bangkalan ke depan lebih baik,” ucapnya.

Cawabup Sudarmawan menyampaikan, pelaksanaan Pilkada Bangkalan 2018 diharapkan tetap berjalan aman dan kondusif. Terlebih diharapkan tidak ada praktik kecurangan. ”Prosesnya harus baik. Saya lihat berjalan lancar,” ujarnya di TPS 02 Kelurahan Mlajah, Bangkalan.

Menurut dia, masyarakat tentu mengharapkan ajang pesta demokrasi di Kota Salak bisa terpilih pemimpin amanah. Mampu membawa perubahan, serta bisa membawa Bangkalan tertinggal dari keterpurukan. ”Tentunya masyarakat berharap Bangkalan lebih baik,” tukasnya.

Paslon bupati dan wakil bupati Bangkalan nomor urut dua Imam Buchori-Mondir A. Rofii juga mengklaim menang. Hingga pukul 19.30 tadi malam data masuk mencapai 31 persen. Paslon Beriman mengungguli paslon lain.

Baca Juga :  Relawan Demokrasi Belum Bekerja

Imam Buchori mengatakan, paslon nomor urut satu memperoleh suara 29 persen. Paslon nomor urut dua memperoleh suara 38 persen. Sementara paslon nomor urut tiga memperoleh suara 33 persen.

Dia mengungkapkan, tim Beriman terus bekerja keras untuk melakukan penghitungan cepat. Pihaknya optimistis Beriman akan keluar sebagai pemenang dalam Pilkada Bangkalan. Imam mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan dukungan kepada Beriman. ”Kami tetap optimistis paslon Beriman akan menjadi pemenang,” ucapnya.

Versi paslon bupati-Wabup Bangkalan nomor 3, pasangan cabup-cawabup Abdul Latif Amin Imron-Mohni juga unggul. Berdasarkan hasil quick count internal, pasangan Salam ini memperoleh 40.131 suara atau 47,38 persen. Sedangkan Berani Bangkit 26.576 suara atau 31,33 persen dan Beriman 17.989 suara atau 21,24 persen.

Hasil tersebut sesuai dengan data yang diterima dari saksi paslon dengan tagline Bangkalan Sejahtera di 1.894 tempat pemungutan suara (TPS). ”Paslon Salam menang. Terima kasih kepada semua pihak yang telah ikut membantu memenangkan Paslon Salam,” kata Ketua Tim pemenangan Salam, R Imron Amin.

Dia mengatakan, penghitungan cepat tersebut dapat dipertanggungjawabkan. Sebab, data yang diterima dari saksi tiap TPS, koordinator desa, dan koordinator kecamatan, sampel yang diambil hanya 350 TPS dari total 1.984 TPS. ”Ini belum final. Tunggu real count-nya saja karena sampai sekarang kami terus bekerja untuk update data,” terangnya.

Dua pasangan cabup-cawabup Pamekasan juga sama-sama mengklaim menang. Paslon nomor urut satu Baddrut Tamam-Raja’e (Berbaur) menyatakan keluar sebagai pemenang. Berdasarkan hasil quick count (QC) lembaga survei Poltrack Institute, Berbaur memperoleh suara di atas 50 persen.

Hingga pukul 19.39, sesuai data yang dirilis di laman Poltrack Institute, paslon Berbaur mendulang 54,8 persen, sedangkan Kholilurrahman-Fathorrahman (Kholifah) 45,2 persen. Data masuk sebesar 100 persen dari total keseluruhan TPS.

Ra Baddrut Tamam (RBT) mengatakan, kemenangan tersebut milik rakyat Pamekasan yang senantiasa menginginkan perubahan lebih baik. Ke depan, perbedaan yang sempat terjadi pada pilkada harus melebur. Berbaur akan sowan ke kediaman Kholilurrahman dan Fathorrahman untuk menyamakan tekad membangun Pamekasan lebih makmur. ”Tidak ada lagi paslon nomor urut satu atau dua, yang ada adalah kita bersama,” katanya.

Baca Juga :  Ra Latif Matangkan Strategi Bersama Tim

Ketua Tim Pemenangan Paslon Berbaur Ali Wafa Subki mengatakan, berdasarkan hasil QC dan RC yang dilakukan DPC PKB Pamekasan, Paslon Berbaur menang. Dia meminta kepada seluruh tim relawan dan simpatisan untuk mengawal kemenangan itu. ”Insyaallah dengan izin Allah kita menang,” tandasnya.

Klaim menang juga diakui pasangan cabup-cawabup Pamekasan nomor urut dua Kholilurrahman dan Fathorrahman (Kholifah). Kemenangan tersebut disampaikan oleh Sekretaris Lembaga Kajian dan Riset (Lakar) Indonesia Lukman Junaidi di Warkop Sebelas-Dua Belas.

”Data yang masuk sampai saat ini 51.872 suara dari 343 TPS yang dijadikan sampling. Hasilnya bisa disimpulkan, pasangan Kholifah memenangkan perolehan suara sebesar 53,4 persen. Sementara Berbaur 46,6 persen,” ungkapnya kemarin petang.

Toleransi atau tingkat kesalahan hasil hitung cepat tersebut sekitar 2 persen. Kendati demikian, dia menjelaskan, hasil hitung cepat tersebut bukan hasil mutlak yang mewakili hasil real count. Pihaknya akan tetap menunggu hasil tersebut.

”Hasil ini dijadikan landasan untuk mendapatkan pengetahuan secara prematur tentang hasil pilkada. Namun kami ucapkan selamat kepada masyarakat Pamekasan atas kemenangan pasangan Kholifah pada pilkada ini,” terangnya.

Cabup Kholilurrahman optimistis Kholifah menjadi pemenang. Berdasar informasi masyarakat dan tim, hingga pukul 20.00 pihaknya unggul sekitar 14 persen dan bergerak ke angka 15 persen. Dirinya optimistis hasil kemenangan akan mencapai angka 20 persen. ”Data masuk sudah sekitar 80 persen,” terangnya.

Cawabup Pamekasan Fathorrohman mengaku senang dengan kemenangan Kholifah berdasarkan perolehan hitung cepat tersebut. Dia optimitis, hasilnya nanti tidak akan jauh berbeda dengan penghitungan yang dikeluarkan KPU. ”Kami akan tetap menunggu hasil final di KPUD,” pungkasnya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Turun Jalan Tolak RUU Permusikan

Toko Modern Belum Jual Produk IKM

Saksi Ahli Absen, Sidang Ditunda Lagi

Artikel Terbaru

/