alexametrics
20.7 C
Madura
Saturday, June 25, 2022

Hari Ini Bedah Buku Celoteh Jalanan Karya M. Faizi

SUMENEP – Event Ludruk Santri: Menertawakan Diri di Akhir Tahun resmi dibuka. Pembukaan kegiatan yang diselenggarakan Jawa Pos Radar Madura (JPRM), Kancakona Kopi (KKK), dan Ikatan Alumni Annuqayah (IAA) itu dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Sumenep Achmad Fauzi.

Selain dihadiri wakil bupati, pembukaan yang berlangsung di Kancakona Kopi itu dihadiri orang-orang penting. Di antaranya, General Manager (GM) JPRM M. Tojjib, Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf. Ato Sudiatna, Kanit Laka Polres Sumenep Ipda Agus Suparno, Ketua Pengurus PP Annuqayah K.H. Mohammad Naqib Hasan, dan Ketua Dewan Pengasuh PP Annuqayah KH. Abdul Muqsith Idris.

Dalam sambutannya, Fauzi mengucapkan terima kasih kepada panitia penyelenggara kegiatan itu. Menurut dia, Ludruk Santri merupakan salah satu terobosan besar dalam pemberdayaan kaum santri di Sumenep. ”Ini terobosan yang sangat baik karena kegiatan ini sebagian besar melibatkan kaum santri,” katanya.

Baca Juga :  Disebut Identik PKI, Kader PDIP Lapor Polisi

GM JPRM M. Tojjib juga menyampaikan terima kasih kepada tamu yang hadir dalam kesempatan tersebut. Dia berharap, kerja sama antara JPRM, KKK, dan IAA berlanjut. ”Ini awal dari kerja sama kita di masa depan. Semoga kegiatan ini menghibur kita semua dalam menyambut Tahun Baru 2019,” ucapnya.

Ketua Pengasuh PP Annuqayah KH. Mohammad Naqih Hasan mengaku senang dengan kerja sama yang sudah terjalin antara JPRM dengan PP Annuqayah. Menurut dia, banyak santri PP Annuqayah yang tertarik dalam dunia literasi.

”Saya sering membaca tulisan karya para santri Annuqayah di Radar Madura. Saya rasa kerja sama ini merupakan bukti adanya chemistry antara Radar Madura dan Annuqayah,” tuturnya.

Baca Juga :  BPRS Minta Pedagang Pasar Anom Patuhi Aturan. Jika Abai, Ini Sanksinya

Pembukaan event Ludruk Santri Rabu (26/12) dilanjutkan dengan orasi dan diskusi kebudayaan yang menghadirkan Mashuri Alhamdulillah. Setelah itu, pada malam harinya diselenggarakan parade puisi dan musik santri.

Sementara hari ini Kamis (27/12), Ludruk Santri dilanjutkan dengan bedah buku Celoteh Jalanan karya K. M. Faizi. Rangkaian kegiatan Ludruk Santri  akan terus berlangsung hingga 29 Desember. 

SUMENEP – Event Ludruk Santri: Menertawakan Diri di Akhir Tahun resmi dibuka. Pembukaan kegiatan yang diselenggarakan Jawa Pos Radar Madura (JPRM), Kancakona Kopi (KKK), dan Ikatan Alumni Annuqayah (IAA) itu dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Sumenep Achmad Fauzi.

Selain dihadiri wakil bupati, pembukaan yang berlangsung di Kancakona Kopi itu dihadiri orang-orang penting. Di antaranya, General Manager (GM) JPRM M. Tojjib, Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf. Ato Sudiatna, Kanit Laka Polres Sumenep Ipda Agus Suparno, Ketua Pengurus PP Annuqayah K.H. Mohammad Naqib Hasan, dan Ketua Dewan Pengasuh PP Annuqayah KH. Abdul Muqsith Idris.

Dalam sambutannya, Fauzi mengucapkan terima kasih kepada panitia penyelenggara kegiatan itu. Menurut dia, Ludruk Santri merupakan salah satu terobosan besar dalam pemberdayaan kaum santri di Sumenep. ”Ini terobosan yang sangat baik karena kegiatan ini sebagian besar melibatkan kaum santri,” katanya.

Baca Juga :  Dosen Bahasa IAIN Madura Jadi Juri MA

GM JPRM M. Tojjib juga menyampaikan terima kasih kepada tamu yang hadir dalam kesempatan tersebut. Dia berharap, kerja sama antara JPRM, KKK, dan IAA berlanjut. ”Ini awal dari kerja sama kita di masa depan. Semoga kegiatan ini menghibur kita semua dalam menyambut Tahun Baru 2019,” ucapnya.

Ketua Pengasuh PP Annuqayah KH. Mohammad Naqih Hasan mengaku senang dengan kerja sama yang sudah terjalin antara JPRM dengan PP Annuqayah. Menurut dia, banyak santri PP Annuqayah yang tertarik dalam dunia literasi.

”Saya sering membaca tulisan karya para santri Annuqayah di Radar Madura. Saya rasa kerja sama ini merupakan bukti adanya chemistry antara Radar Madura dan Annuqayah,” tuturnya.

Baca Juga :  Pj Bupati Tunggu SK Kemendagri, DPRD Siap Bersinergi

Pembukaan event Ludruk Santri Rabu (26/12) dilanjutkan dengan orasi dan diskusi kebudayaan yang menghadirkan Mashuri Alhamdulillah. Setelah itu, pada malam harinya diselenggarakan parade puisi dan musik santri.

Sementara hari ini Kamis (27/12), Ludruk Santri dilanjutkan dengan bedah buku Celoteh Jalanan karya K. M. Faizi. Rangkaian kegiatan Ludruk Santri  akan terus berlangsung hingga 29 Desember. 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/