alexametrics
25.8 C
Madura
Thursday, August 11, 2022

Pilkada Bangkalan, Tidak Mungkin Ada Calon Independen

BANGKALAN – KPU Bangkalan memperkirakan tidak akan ada pasangan calon (paslon) dari jalur perseorangan. Sebab, sebelum menyerahkan bukti dukungan, bakal calon bupati dan wakil bupati harus memasukkan nama-nama pendukung ke sistem informasi pencalonan (silon). Hingga kini, belum ada yang menyerahkan bukti tersebut.

Ketua KPU Bangkalan Fauzan Jakfar mengatakan, Ra Imam Bukhori dan Mathur Husairi pernah mengambil username beserta password . Tapi, secara resmi belum ada yang menyerahkan dukungan ke KPU. Sebelum menyerahkan bukti dukungan, mereka harus memasukkan nama-nama pendukung ke silon. ”Ketentuannya memang demikian,” katanya.

Melihat waktu yang sangat terbatas ini, tidak memungkinkan. Sebab, nama-nama pendukung yang harus dimasukkan itu tidak sedikit. Yakni, 72 ribu nama yang harus dientri ke silon. ”Kalau ngambil username-nya baru tanggal 25 jelas tidak nututi karena 72 ribu itu bukan jumlah sedikit,” ucapnya.

Baca Juga :  Kepala SDN Tamberu 2 Sebut Pak Tarsun Memang Oke

Jika per hari 5.000 ribu nama yang dimasukkan, tidak akan nututi. Bahkan, kata dia, tidak istirahat sekalipun tidak memungkinkan. Sementara batas akhir penyerahan bukti dukungan itu 29 November.

”Kalau serius mau maju, semestinya ngambil username-nya jauh-jauh hari. Biar ketika menyerahkan ke kami, itu sudah siap semua,” imbuhnya.

Menurut Fauzan, nama-nama pendukung yang harus dimasukkan ke silon merupakan syarat awal dalam penyerahan bukti dukungan. Karena itu, pihaknya memastikan tidak ada paslon yang maju dari jalur perseorangan. ”Tapi, lihat saja nanti sampai tanggal 29 November,” terangnya.

Siapa tahu, ada paslon yang menggunakan ratusan operator untuk mengentri nama-nama pendukung ke silon. ”Kalau setiap hari hanya 10 operator yang disiapkan paslon. Jelas, tetap tidak memungkinkan,” sebutnya.

Baca Juga :  Telat dan Jalan-Jalan, Pj Bupati Sentil Disiplin Pejabat

Mathur Husairi membenarkan dirinya bersama Ra Imam Bukhori sudah mengambil username dan passwaord-nya ke KPU. Berhubung nama-nama pendukung harus dimasukkan ke silon,pihaknya memilih mencabut dan akan mengundurkan diri.

”Saya akan mengundurkan diri dari Ra Imam. Akan mencabut karena tidak memungkinkan. Keteteran memasukkan nama-nama pendukung ke silon,” ucapnya.

BANGKALAN – KPU Bangkalan memperkirakan tidak akan ada pasangan calon (paslon) dari jalur perseorangan. Sebab, sebelum menyerahkan bukti dukungan, bakal calon bupati dan wakil bupati harus memasukkan nama-nama pendukung ke sistem informasi pencalonan (silon). Hingga kini, belum ada yang menyerahkan bukti tersebut.

Ketua KPU Bangkalan Fauzan Jakfar mengatakan, Ra Imam Bukhori dan Mathur Husairi pernah mengambil username beserta password . Tapi, secara resmi belum ada yang menyerahkan dukungan ke KPU. Sebelum menyerahkan bukti dukungan, mereka harus memasukkan nama-nama pendukung ke silon. ”Ketentuannya memang demikian,” katanya.

Melihat waktu yang sangat terbatas ini, tidak memungkinkan. Sebab, nama-nama pendukung yang harus dimasukkan itu tidak sedikit. Yakni, 72 ribu nama yang harus dientri ke silon. ”Kalau ngambil username-nya baru tanggal 25 jelas tidak nututi karena 72 ribu itu bukan jumlah sedikit,” ucapnya.

Baca Juga :  Hari Ini 1.788 Peserta MTQ Tiba

Jika per hari 5.000 ribu nama yang dimasukkan, tidak akan nututi. Bahkan, kata dia, tidak istirahat sekalipun tidak memungkinkan. Sementara batas akhir penyerahan bukti dukungan itu 29 November.

”Kalau serius mau maju, semestinya ngambil username-nya jauh-jauh hari. Biar ketika menyerahkan ke kami, itu sudah siap semua,” imbuhnya.

Menurut Fauzan, nama-nama pendukung yang harus dimasukkan ke silon merupakan syarat awal dalam penyerahan bukti dukungan. Karena itu, pihaknya memastikan tidak ada paslon yang maju dari jalur perseorangan. ”Tapi, lihat saja nanti sampai tanggal 29 November,” terangnya.

Siapa tahu, ada paslon yang menggunakan ratusan operator untuk mengentri nama-nama pendukung ke silon. ”Kalau setiap hari hanya 10 operator yang disiapkan paslon. Jelas, tetap tidak memungkinkan,” sebutnya.

Baca Juga :  Telat dan Jalan-Jalan, Pj Bupati Sentil Disiplin Pejabat

Mathur Husairi membenarkan dirinya bersama Ra Imam Bukhori sudah mengambil username dan passwaord-nya ke KPU. Berhubung nama-nama pendukung harus dimasukkan ke silon,pihaknya memilih mencabut dan akan mengundurkan diri.

”Saya akan mengundurkan diri dari Ra Imam. Akan mencabut karena tidak memungkinkan. Keteteran memasukkan nama-nama pendukung ke silon,” ucapnya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/