alexametrics
24 C
Madura
Saturday, June 25, 2022

Wakil Bupati Pengaruhi Peta Pilkada 2018

PAMEKASAN – Masyarakat dan lembaga survei boleh menyebut Baddrut Tamam dan Kholilurrahman sebagai kandidat kuat calon bupati Pamekasan 2018. Tetapi soal calon wakil bupati (Wabup), hingga sekarang tetap menjadi milik Khalil Asy’ari.

Hal itu diungkapkan politikus senior Partai Amanat Nasional (PAN) Hosnan Ahmadi Selasa (26/9).  Menurut Hosnan, Pilkada Pamekasan 2018 masih akan dimenangkan  calon yang berdampingan dengan Khalil Asy’ari. Dengan syarat, politikus PPP itu maju sebagai calon wakil bupati.

Namun, jika Khalil Asy’ari maju sebagai calon bupati, akan beda pengaruh. ”Pilkada Pamekasan itu kata kuncinya Khalil Asy’ari,” papar Hosnan Ahmadi. ”Kalau bisa menggandeng dia, akan mudah untuk memenangkan pilkada,” tegas Ketua Komisi III DPRD Pamekasan tersebut.

Baca Juga :  Kursi Dapil 2 Resmi Berkurang

Pria yang menjadi koordinator koalisi parlemen itu menambahkan, efek Wabup ini akan berpengaruh besar. Tak heran bila sampai saat ini Baddrut Tamam atau Kholilurrahman belum memutuskan pilihan bakal calon wakil bupati (bacawabup). Dia menduga, besar kemungkinan keduanya masih berharap bisa bersanding dengan Khalil Asy’ari.

”Sekali lagi, saya tegaskan, Pilkada Pamekasan 2018 ini kata kuncinya tetap Khalil Asy’ari,” tukas mantan ketua komisi II itu.

Di sisi lain, Khalil Asy’ari belum memutuskan maju atau tidak dalam Pilkada Pamekasan tahun depan. Dia mengaku tidak mendaftar dalam konvensi di partainya. Tetapi dia juga menampik jika disebut tidak siap untuk berkontestasi dalam Pilkada 2018.

Disinggung soal banyaknya dukungan, menurut Khalil, pilkada tidak bisa disederhanakan. Sebab bisa saja satu kelompok menyebut akan menang, kelompok lain menyatakan sebaliknya. Dukungan DPW PPP Jawa Timur yang siap merekomendasikan Khalil Asy’ari manakala bersedia maju juga tidak membuat mantan ketua DPRD Pamekasan itu bergeming.

Baca Juga :  Pilkada Bangkalan, Ra Bir Aly Maju Jalur Parpol

”Saya kira partai punya mekanisme sendiri untuk menentukan siapa yang akan maju dalam Pilkada Pamekasan,” jelasnya. ”Sampai sekarang saya belum kepikiran untuk itu,” pungkasnya.

PAMEKASAN – Masyarakat dan lembaga survei boleh menyebut Baddrut Tamam dan Kholilurrahman sebagai kandidat kuat calon bupati Pamekasan 2018. Tetapi soal calon wakil bupati (Wabup), hingga sekarang tetap menjadi milik Khalil Asy’ari.

Hal itu diungkapkan politikus senior Partai Amanat Nasional (PAN) Hosnan Ahmadi Selasa (26/9).  Menurut Hosnan, Pilkada Pamekasan 2018 masih akan dimenangkan  calon yang berdampingan dengan Khalil Asy’ari. Dengan syarat, politikus PPP itu maju sebagai calon wakil bupati.

Namun, jika Khalil Asy’ari maju sebagai calon bupati, akan beda pengaruh. ”Pilkada Pamekasan itu kata kuncinya Khalil Asy’ari,” papar Hosnan Ahmadi. ”Kalau bisa menggandeng dia, akan mudah untuk memenangkan pilkada,” tegas Ketua Komisi III DPRD Pamekasan tersebut.

Baca Juga :  Warga Pantura Siap Menangkan Baddrut Tamam

Pria yang menjadi koordinator koalisi parlemen itu menambahkan, efek Wabup ini akan berpengaruh besar. Tak heran bila sampai saat ini Baddrut Tamam atau Kholilurrahman belum memutuskan pilihan bakal calon wakil bupati (bacawabup). Dia menduga, besar kemungkinan keduanya masih berharap bisa bersanding dengan Khalil Asy’ari.

”Sekali lagi, saya tegaskan, Pilkada Pamekasan 2018 ini kata kuncinya tetap Khalil Asy’ari,” tukas mantan ketua komisi II itu.

Di sisi lain, Khalil Asy’ari belum memutuskan maju atau tidak dalam Pilkada Pamekasan tahun depan. Dia mengaku tidak mendaftar dalam konvensi di partainya. Tetapi dia juga menampik jika disebut tidak siap untuk berkontestasi dalam Pilkada 2018.

Disinggung soal banyaknya dukungan, menurut Khalil, pilkada tidak bisa disederhanakan. Sebab bisa saja satu kelompok menyebut akan menang, kelompok lain menyatakan sebaliknya. Dukungan DPW PPP Jawa Timur yang siap merekomendasikan Khalil Asy’ari manakala bersedia maju juga tidak membuat mantan ketua DPRD Pamekasan itu bergeming.

Baca Juga :  Soal Tes Calon Panwascam Jangan Bocor

”Saya kira partai punya mekanisme sendiri untuk menentukan siapa yang akan maju dalam Pilkada Pamekasan,” jelasnya. ”Sampai sekarang saya belum kepikiran untuk itu,” pungkasnya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/