alexametrics
19 C
Madura
Thursday, June 30, 2022

Ribuan Petugas Siaga Amankan Pilkada Bangkalan

BANGKALAN – Pilkada Bangkalan dan pilgub Jatim dilangsungkan hari ini. Ribuan petugas telah disebar ke desa-desa untuk melakukan pengamanan. Pelaksanaan pesta demokrasi lima tahun sekali ini diharapkan berlangsung aman dan damai.

Sebelum petugas berangkat ke lokasi yang ditentukan, dilakukan apel gelar pergeseran pasukan sekitar pukul 08.00 Selasa (26/7). Apel Operasi Mantab Praja Semeru 2018 dalam rangka sebagai pengamanan tempat pemungutan suara (TPS) itu dilangsungkan di depan Makodim 0829/Bangkalan.

Usai apel, ribuan petugas digeser menuju 18 kecamatan, 273 desa, dan 8 kelurahan se-Bangkalan. Mereka bakal melakukan pengamanan di 1.984 TPS di Kota Salak.

Mereka juga ditugaskan mengawal pendistribusian logistik dari GOR Sultan Abdul Kadirun, Bangkalan, hingga di TPS pagi ini. Setiap pergeseran logistik dijaga ketat petugas hingga dikembalikan ke KPU.

Sebanyak 4.818 petugas diterjunkan untuk pengamanan pilkada di Bangkalan. Perinciannya, 500 polisi, 100 Brimob, 250 TNI, dan linmas 3.968 petugas.

Baca Juga :  GajiĀ PPK-PPS Tembus Rp 7,6 Miliar

Polres Bangkalan telah memetakan kawasan yang dinilai rawan. Di antaranya, Kecamatan Kamal, Modung, dan Arobaya. Kemudian, Kecamatan Geger, Blega, Tanah Merah, dan Galis. Analisis awal bisa berubah, bergantung pada kondisi dan situasi di lapangan. Namun, petugas telah siap menciptakan pilkada aman dan damai.

Kapolres Bangkalan AKBP Boby Paludin Tambunan mengatakan, baik polisi, Brimob, TNI, maupun linmas siap mengamankan pilkada. Sarana dan prasarana telah disiapkan. Di antaranya, kendaraan, persenjataan, dan anjing pelacak.

Boby mengungkapkan, selain mengamankan TPS, petugas melakukan penjagaaan di beberapa titik. Di antaranya, kediaman paslon, kantor KPU, dan kantor panwaslu.

”Daerah-daerah yang kita anggap rawan sudah diinventarisasi. Kita sudah melakukan segala upaya supaya masyarakat tenang, tidak takut, dan tidak trauma,” tegasnya.

Mantan Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim itu menjelaskan, untuk mengantisipasi money politics, polres membentuk tim anti-money politics. Polres juga telah berkoordinasi dengan panwaslu, timses paslon, dan masyarakat.

Baca Juga :  Partai Golkar Target Dapat Sepuluh Kursi

Bagi pihak yang mengetahui praktik money politics, Boby meminta segera melapor ke panwas. Dengan begitu, panwas bisa memproses dengan melibatkan aparat penegak hukum.

Berdasar hasil analisis dan kesiapan ribuan petugas, pihaknya optimistis pelaksanaan pilkada Bangkalan dan pilgub Jatim berlangsung aman. ”Kita terus memohon kepada Allah agar pilkada berlasung damai,” harapnya.

Pj Bupati Bangkalan I Gusti Ngurah Indra Setiabudi Ranuh mengatakan, aparatur sipil negara (ASN) harus menjaga netralitasnya dalam pilkada. ASN jangan sampai terlibat politik praktis. Jika ASN terlibat politik praktis, ada sanksi.

Dia meminta, masyarakat menggunakan hak memilih sesuai dengan hati nurani dan tidak terpengaruh hal-hal negatif. Pj bupati meminta masyarakat bersama TNI dan Polri menjaga kondusivitas pilkada.

BANGKALAN – Pilkada Bangkalan dan pilgub Jatim dilangsungkan hari ini. Ribuan petugas telah disebar ke desa-desa untuk melakukan pengamanan. Pelaksanaan pesta demokrasi lima tahun sekali ini diharapkan berlangsung aman dan damai.

Sebelum petugas berangkat ke lokasi yang ditentukan, dilakukan apel gelar pergeseran pasukan sekitar pukul 08.00 Selasa (26/7). Apel Operasi Mantab Praja Semeru 2018 dalam rangka sebagai pengamanan tempat pemungutan suara (TPS) itu dilangsungkan di depan Makodim 0829/Bangkalan.

Usai apel, ribuan petugas digeser menuju 18 kecamatan, 273 desa, dan 8 kelurahan se-Bangkalan. Mereka bakal melakukan pengamanan di 1.984 TPS di Kota Salak.


Mereka juga ditugaskan mengawal pendistribusian logistik dari GOR Sultan Abdul Kadirun, Bangkalan, hingga di TPS pagi ini. Setiap pergeseran logistik dijaga ketat petugas hingga dikembalikan ke KPU.

Sebanyak 4.818 petugas diterjunkan untuk pengamanan pilkada di Bangkalan. Perinciannya, 500 polisi, 100 Brimob, 250 TNI, dan linmas 3.968 petugas.

Baca Juga :  Laga Kedua Lawan PS TNI Tetap Andalkan Kerjasama Tim

Polres Bangkalan telah memetakan kawasan yang dinilai rawan. Di antaranya, Kecamatan Kamal, Modung, dan Arobaya. Kemudian, Kecamatan Geger, Blega, Tanah Merah, dan Galis. Analisis awal bisa berubah, bergantung pada kondisi dan situasi di lapangan. Namun, petugas telah siap menciptakan pilkada aman dan damai.

Kapolres Bangkalan AKBP Boby Paludin Tambunan mengatakan, baik polisi, Brimob, TNI, maupun linmas siap mengamankan pilkada. Sarana dan prasarana telah disiapkan. Di antaranya, kendaraan, persenjataan, dan anjing pelacak.

Boby mengungkapkan, selain mengamankan TPS, petugas melakukan penjagaaan di beberapa titik. Di antaranya, kediaman paslon, kantor KPU, dan kantor panwaslu.

”Daerah-daerah yang kita anggap rawan sudah diinventarisasi. Kita sudah melakukan segala upaya supaya masyarakat tenang, tidak takut, dan tidak trauma,” tegasnya.

Mantan Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim itu menjelaskan, untuk mengantisipasi money politics, polres membentuk tim anti-money politics. Polres juga telah berkoordinasi dengan panwaslu, timses paslon, dan masyarakat.

Baca Juga :  Pj Bupati: Tidak Boleh Ada Titipan Dalam Lelang Proyek

Bagi pihak yang mengetahui praktik money politics, Boby meminta segera melapor ke panwas. Dengan begitu, panwas bisa memproses dengan melibatkan aparat penegak hukum.

Berdasar hasil analisis dan kesiapan ribuan petugas, pihaknya optimistis pelaksanaan pilkada Bangkalan dan pilgub Jatim berlangsung aman. ”Kita terus memohon kepada Allah agar pilkada berlasung damai,” harapnya.

Pj Bupati Bangkalan I Gusti Ngurah Indra Setiabudi Ranuh mengatakan, aparatur sipil negara (ASN) harus menjaga netralitasnya dalam pilkada. ASN jangan sampai terlibat politik praktis. Jika ASN terlibat politik praktis, ada sanksi.

Dia meminta, masyarakat menggunakan hak memilih sesuai dengan hati nurani dan tidak terpengaruh hal-hal negatif. Pj bupati meminta masyarakat bersama TNI dan Polri menjaga kondusivitas pilkada.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/