alexametrics
21.1 C
Madura
Friday, July 1, 2022

Airlangga: Percepatan Digitalisasi Penting untuk Kemajuan Negara Berkembang

SWISS – Di tengah tantangan pandemi Covid-19, negara-negara di ASEAN justru mengalami momentum percepatan transformasi digital yang sangat signifikan. Indikasinya, pengguna internet lebih dari 10 % dalam setahun.

Percepatan transformasi digital menjadi kekuatan penting untuk memulihkan ekonomi di seluruh kawasan Asia Tenggara. Hal itu, diungkap Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat menghadiri jamuan makan malam bertema “A Digital ASEAN for All”.

Jamuan makan malam masih satu rangkaian dengan World Economic Forum Annual Meeting (WEFAM) 2022. Dalam WEFAM, Airlangga bersama para Menteri dari ASEAN dan mitra strategis lainnya membahas pentingnya proyeksi dan pembangunan kapasitas digital di kawasan.

Airlangga menuturkan, pasar internet ASEAN berpotensi cepat berkembang. Setiap hari, lebih dari 100 ribu pengguna baru berselancar di internet.

Baca Juga :  Melecutkan Budaya Menulis dan Meneliti Guru

“Dalam dekade ini, ekonomi berbasis digital atau internet diproyeksikam memberi kontribusi hampir US$ 1 triliun terhadap PDB ASEAN,” ujarnya.

Airlangga mengingatkan, negara-negara anggota ASEAN memiliki peran penting untuk mempercepat integrasi digital kawasan. Pemerintah perlu mengubah pola pikir dari regulator menjadi fasilitator.

“Termasuk menjadk akselerator digitalisasi di Asia Tenggar,” ingatnya.

Airlangga mengungkapkan, melalui Presidensi G20, Indonesia berupaya mendorong gagasan perkembangan dan percepatan digitalisasi. Tujuannya untuk memajukan perekonomian negara.

Sebagai informasi, jamuan makan malam merupakan wadah bagi para pebisnis dan publik figur dari negara-negara ASEAN untuk mendiskusikan langkah yang harus diprioritaskan ASEAN. Sehingga, bisa mengatasi kesenjangan keterampilan dan literasi digital.

Selain perwakilan bisnis dari Indonesia yaitu John Riady selaku CEO PT Lippo Karawaci Tbk, acara juga dihadiri Anthony Tan selaku CEO dan Co-Founder Grab. Termasuk sejumlah menteri dari negara-negara Asia Tenggara lainnya. (dep7/rep/fsr/par)

Baca Juga :  Melanggar, Pj Bupati Bangkalan Kembalikan 144 Pejabat

SWISS – Di tengah tantangan pandemi Covid-19, negara-negara di ASEAN justru mengalami momentum percepatan transformasi digital yang sangat signifikan. Indikasinya, pengguna internet lebih dari 10 % dalam setahun.

Percepatan transformasi digital menjadi kekuatan penting untuk memulihkan ekonomi di seluruh kawasan Asia Tenggara. Hal itu, diungkap Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat menghadiri jamuan makan malam bertema “A Digital ASEAN for All”.

Jamuan makan malam masih satu rangkaian dengan World Economic Forum Annual Meeting (WEFAM) 2022. Dalam WEFAM, Airlangga bersama para Menteri dari ASEAN dan mitra strategis lainnya membahas pentingnya proyeksi dan pembangunan kapasitas digital di kawasan.


Airlangga menuturkan, pasar internet ASEAN berpotensi cepat berkembang. Setiap hari, lebih dari 100 ribu pengguna baru berselancar di internet.

Baca Juga :  Puskesmas Pasean Dukung Ali Maksum

“Dalam dekade ini, ekonomi berbasis digital atau internet diproyeksikam memberi kontribusi hampir US$ 1 triliun terhadap PDB ASEAN,” ujarnya.

Airlangga mengingatkan, negara-negara anggota ASEAN memiliki peran penting untuk mempercepat integrasi digital kawasan. Pemerintah perlu mengubah pola pikir dari regulator menjadi fasilitator.

“Termasuk menjadk akselerator digitalisasi di Asia Tenggar,” ingatnya.

Airlangga mengungkapkan, melalui Presidensi G20, Indonesia berupaya mendorong gagasan perkembangan dan percepatan digitalisasi. Tujuannya untuk memajukan perekonomian negara.

Sebagai informasi, jamuan makan malam merupakan wadah bagi para pebisnis dan publik figur dari negara-negara ASEAN untuk mendiskusikan langkah yang harus diprioritaskan ASEAN. Sehingga, bisa mengatasi kesenjangan keterampilan dan literasi digital.

Selain perwakilan bisnis dari Indonesia yaitu John Riady selaku CEO PT Lippo Karawaci Tbk, acara juga dihadiri Anthony Tan selaku CEO dan Co-Founder Grab. Termasuk sejumlah menteri dari negara-negara Asia Tenggara lainnya. (dep7/rep/fsr/par)

Baca Juga :  MK Gelar Sidang Perdana PHPU Pada 9 Juli, KPU Sampang Buka Kotak Suara
- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/