alexametrics
24 C
Madura
Thursday, June 30, 2022

Empat Budak Sabu Lebaran di Tahanan

SUMENEP – Ahmali, 51, warga Dusun Tokerbuy, Desa Essang, Kecamatan Talango, sangat mungkin berlebaran di penjara. Pasalnya, pria lulusan SD itu ditangkap polisi karena terbukti memiliki narkotika jenis sabu-sabu.

Sabtu (25/5) polisi menerima informasi bahwa Ahmali akan melakukan transaksi barang haram itu. Kemudian, petugas bergerak cepat untuk memastikan validitas informasi itu. Pukul 17.00, anggota satresnarkoba mendatangi kediaman Ahmali.

Saat itu dia sedang berada di dalam rumah. Polisi kemudian melakukan penggerebekan disertai penggeledahan. Petugas menemukan dua kantong plastik klip kecil berisi sabu-sabu di dalam bungkus rokok beserta alat isapnya di ruang tamu.

Selanjutnya petugas menggiring Ahmali untuk melakukan penggeledahan kamar. Lagi-lagi polisi menemukan satu kantong plastik klip kecil berisi sabu-sabu di atas kasur. Barang itu juga disimpan di dalam bungkus rokok.

Selah ditunjukkan, pria paro baya itu mengakui narkotika tersebut miliknya. Selanjutnya, Ahmali dan barang bukti diamankan guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Dari pengungkapan itu, polisi mengamankan tiga kantong plastik klip kecil berisi sabu-sabu. Masing-masing 0,20 gram, 0,41 gram, dan 0,50 gram. Berat keseluruhan 1,11 gram.

Baca Juga :  Bayi Cacat yang Dibuang Ibu Kandung, Diduga Hasil Hubungan Terlarang

Selanjutnya, dua bungkus rokok yang dijadikan sebagai tempat penyimpanan sabu-sabu, satu korek, dan kantong plastik klip kecil diduga berisi sisa sabu-sabu dan satu pipet terbuat dari kaca yang  diduga terdapat sisa sabu-sabu.

Barang bukti lainnya satu  timbangan elektrik dan seperangkat alat isap terdiri atas sebuah bong dari botol kaca lengkap dengan potongan sedotan putih dan disisipkan selang kecil berwarna oranye. Ahmali disangka melanggar pasal 114 ayat 1 subsider pasal 112 ayat UU 35/2009 tentang Narkotika.

Satresnarkoba Polres Sumenep kembali menangkap tersangka kasus narkoba kemarin (26/5) sekitar pukul 04.00. Tersangka pertama Maulud Daniel, 30, warga Jalan Garuda, Desa Pamolokan, Kecamatan Kota Sumenep. Pria tamatan madrasah aliyah (MA) itu ditangkap bersama keda temanunya, Aliyummah Tahfiduddin, 27, dan I Gede Wira Adyana, 27. Keduanya warga Dusun Jarbuddih, Desa Durbuk, Kecamatan Pademawu, Pamekasan.

Baca Juga :  Polres Sumenep Akhirnya Tangkap 'Otak' Pelaku Penembakan Warga Talango

Penangkapan tiga pemuda itu juga berasal dari informasi masyarakat yang menyebut kediaman Maulud Daniel sering dijadikan tempat pesta sabu-sabu. Setelah dilakukan penggerebekan, polisi mendapati mereka sedang mengonsumsi sabu-sabu dengan duduk di lantai kamar Maulud.

Dari penangkapan ketiga pemuda itu petugas mengamankan tiga kantong plastik klip kecil yang berisi narkotika dengan berat keseluruhan 1,52 gram. Satu buah bong di dalamnya terdapat sisa sabu-sabu, satu sendok sabu-sabu, dan satu handphone (HP).

Kasatnarkoba Polres Sumenep AKP Sutrisno mengungkapkan, penangkapan terhadap Ahmali diperkuat pengembangan kasus sebelumnya. Ahmali diduga selama ini menjadi pengedar barang haram itu. ”Semuanya ditahan di polres,” ucapnya.

Kepada polisi Maulud mengakui sedang berpesta sabu. Kemarin (26/5) dilakukan tes urine. ”Tetapi memang mengakui sering makek,” tandasnya. (jup)

SUMENEP – Ahmali, 51, warga Dusun Tokerbuy, Desa Essang, Kecamatan Talango, sangat mungkin berlebaran di penjara. Pasalnya, pria lulusan SD itu ditangkap polisi karena terbukti memiliki narkotika jenis sabu-sabu.

Sabtu (25/5) polisi menerima informasi bahwa Ahmali akan melakukan transaksi barang haram itu. Kemudian, petugas bergerak cepat untuk memastikan validitas informasi itu. Pukul 17.00, anggota satresnarkoba mendatangi kediaman Ahmali.

Saat itu dia sedang berada di dalam rumah. Polisi kemudian melakukan penggerebekan disertai penggeledahan. Petugas menemukan dua kantong plastik klip kecil berisi sabu-sabu di dalam bungkus rokok beserta alat isapnya di ruang tamu.


Selanjutnya petugas menggiring Ahmali untuk melakukan penggeledahan kamar. Lagi-lagi polisi menemukan satu kantong plastik klip kecil berisi sabu-sabu di atas kasur. Barang itu juga disimpan di dalam bungkus rokok.

Selah ditunjukkan, pria paro baya itu mengakui narkotika tersebut miliknya. Selanjutnya, Ahmali dan barang bukti diamankan guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Dari pengungkapan itu, polisi mengamankan tiga kantong plastik klip kecil berisi sabu-sabu. Masing-masing 0,20 gram, 0,41 gram, dan 0,50 gram. Berat keseluruhan 1,11 gram.

Baca Juga :  Saad Asjari Disebut Terlibat Dugaan Korupsi Paseban di Persidangan

Selanjutnya, dua bungkus rokok yang dijadikan sebagai tempat penyimpanan sabu-sabu, satu korek, dan kantong plastik klip kecil diduga berisi sisa sabu-sabu dan satu pipet terbuat dari kaca yang  diduga terdapat sisa sabu-sabu.

Barang bukti lainnya satu  timbangan elektrik dan seperangkat alat isap terdiri atas sebuah bong dari botol kaca lengkap dengan potongan sedotan putih dan disisipkan selang kecil berwarna oranye. Ahmali disangka melanggar pasal 114 ayat 1 subsider pasal 112 ayat UU 35/2009 tentang Narkotika.

Satresnarkoba Polres Sumenep kembali menangkap tersangka kasus narkoba kemarin (26/5) sekitar pukul 04.00. Tersangka pertama Maulud Daniel, 30, warga Jalan Garuda, Desa Pamolokan, Kecamatan Kota Sumenep. Pria tamatan madrasah aliyah (MA) itu ditangkap bersama keda temanunya, Aliyummah Tahfiduddin, 27, dan I Gede Wira Adyana, 27. Keduanya warga Dusun Jarbuddih, Desa Durbuk, Kecamatan Pademawu, Pamekasan.

Baca Juga :  Ajak JPRM Sukseskan Pilbup 2020

Penangkapan tiga pemuda itu juga berasal dari informasi masyarakat yang menyebut kediaman Maulud Daniel sering dijadikan tempat pesta sabu-sabu. Setelah dilakukan penggerebekan, polisi mendapati mereka sedang mengonsumsi sabu-sabu dengan duduk di lantai kamar Maulud.

Dari penangkapan ketiga pemuda itu petugas mengamankan tiga kantong plastik klip kecil yang berisi narkotika dengan berat keseluruhan 1,52 gram. Satu buah bong di dalamnya terdapat sisa sabu-sabu, satu sendok sabu-sabu, dan satu handphone (HP).

Kasatnarkoba Polres Sumenep AKP Sutrisno mengungkapkan, penangkapan terhadap Ahmali diperkuat pengembangan kasus sebelumnya. Ahmali diduga selama ini menjadi pengedar barang haram itu. ”Semuanya ditahan di polres,” ucapnya.

Kepada polisi Maulud mengakui sedang berpesta sabu. Kemarin (26/5) dilakukan tes urine. ”Tetapi memang mengakui sering makek,” tandasnya. (jup)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/