alexametrics
23.1 C
Madura
Monday, July 4, 2022

Pemuda Pendiam Penuh Darah Stres Ditinggal Menikah Kekasih

PAMEKASAN – Penyebab pemuda pendiam Imam Hanafi penuh luka terungkap. Aparat kepolisian memastikan luka sayat di pergelangan tangan dan leher pemuda 24 tahun itu bukan karena dianiaya orang lain. Warga Dusun Tamberu Alet Timur, Desa Batu Bintang, Kecamatan Batumarmar, terkapar karena percobaan bunuh diri.

Kapolsek Batumarmar AKP Junairi Tirto Atmojo menjelaskan, Imam diduga stres karena asmara. Kepastian itu diketahui setelah polisi melakukan penyelidikan. Berdasarkan olah tempat kejadian perkara (TKP), tidak ada petunjuk yang menjurus pada upaya pembunuhan yang akan dilakukan seseorang.

”Kalau diinformasikan dianiaya atau akan dibunuh orang kayaknya tidak benar,” terangnya Senin (26/3).

Dia menjelaskan, Imam melakukan percobaan bunuh diri karena stres. Sejak beberapa terakhir dia mengalami masalah asmara. Kekasih yang dia cintai menikah dengan pria lain. ”Dia ditinggal kawin,” terangnya.

Baca Juga :  Konsisten, Rapat Paripurna tanpa Kehadiran Bupati

Keterangan tersebut, lanjut Junairi Tirto Atmojo, berdasarkan informasi dari keluarga. Dimungkinkan selama ini mereka telah mengetahui masalah yang dialami Imam. ”Apakah kekasih korban masih tetangganya, kami tidak mengetahui. Yang jelas, karena ditinggal kawin,” terangnya.

Dijelaskan, Imam saat ini masih dalam perawatan medis di Puskesmas Batumamar. Namun kondisi yang bersangkutan sudah membaik. ”Diduga stres karena asmara. Mungkin dia tidak kuat menahan kecewa,” terang Kapolres Pamekasan AKBP Teguh Wibowo.

Seperti yang diberitakan, warga Desa Batu Bintang, Kecamatan Batumarmar, mendadak kaget, Minggu (25/3). Sebab, Imam Hanafi, pemuda setempat ditemukan berlumuran darah di kamar tidurnya pagi hari. Dia mengalami beberapa luka sayat di tubuhnya.

Di antaranya, luka robek di leher, luka robek lengan kanan dan kiri serta luka robek antara ibu jari dan telunjuk kiri. Pemuda itu kemudian dilarikan ke Puskesmas Batumarmar. Di sekitar lokasi polisi menemukan cutter dan cairan pemutih pakaian.

Baca Juga :  Pembacaan Tuntutan Kasus Pantai Rongkang Digelar Pekan Depan

PAMEKASAN – Penyebab pemuda pendiam Imam Hanafi penuh luka terungkap. Aparat kepolisian memastikan luka sayat di pergelangan tangan dan leher pemuda 24 tahun itu bukan karena dianiaya orang lain. Warga Dusun Tamberu Alet Timur, Desa Batu Bintang, Kecamatan Batumarmar, terkapar karena percobaan bunuh diri.

Kapolsek Batumarmar AKP Junairi Tirto Atmojo menjelaskan, Imam diduga stres karena asmara. Kepastian itu diketahui setelah polisi melakukan penyelidikan. Berdasarkan olah tempat kejadian perkara (TKP), tidak ada petunjuk yang menjurus pada upaya pembunuhan yang akan dilakukan seseorang.

”Kalau diinformasikan dianiaya atau akan dibunuh orang kayaknya tidak benar,” terangnya Senin (26/3).


Dia menjelaskan, Imam melakukan percobaan bunuh diri karena stres. Sejak beberapa terakhir dia mengalami masalah asmara. Kekasih yang dia cintai menikah dengan pria lain. ”Dia ditinggal kawin,” terangnya.

Baca Juga :  Berkas Pembunuhan Sopir Taksi Online Masuk Kejari

Keterangan tersebut, lanjut Junairi Tirto Atmojo, berdasarkan informasi dari keluarga. Dimungkinkan selama ini mereka telah mengetahui masalah yang dialami Imam. ”Apakah kekasih korban masih tetangganya, kami tidak mengetahui. Yang jelas, karena ditinggal kawin,” terangnya.

Dijelaskan, Imam saat ini masih dalam perawatan medis di Puskesmas Batumamar. Namun kondisi yang bersangkutan sudah membaik. ”Diduga stres karena asmara. Mungkin dia tidak kuat menahan kecewa,” terang Kapolres Pamekasan AKBP Teguh Wibowo.

Seperti yang diberitakan, warga Desa Batu Bintang, Kecamatan Batumarmar, mendadak kaget, Minggu (25/3). Sebab, Imam Hanafi, pemuda setempat ditemukan berlumuran darah di kamar tidurnya pagi hari. Dia mengalami beberapa luka sayat di tubuhnya.

Di antaranya, luka robek di leher, luka robek lengan kanan dan kiri serta luka robek antara ibu jari dan telunjuk kiri. Pemuda itu kemudian dilarikan ke Puskesmas Batumarmar. Di sekitar lokasi polisi menemukan cutter dan cairan pemutih pakaian.

Baca Juga :  Polres Bangkalan Buru Tiga Buron Pembunuhan

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/