alexametrics
22.4 C
Madura
Monday, August 15, 2022

Dewan Pers yang Berwenang Menindak Tabloid Indonesia Barokah

PAMEKASAN – Bawaslu Pamekasan ternyata sudah berkonsultasi ke Bawaslu RI pasca beredarnya Tabloid Indonesia Barokah. Karena itu, bawaslu menghimbau PT Pos Indonesia (Persero) untuk tidak mendistribusikan tabloid tersebut.

Informasi yang dihimpun RadarMadura.id, sebanyak 910 paket Tabloid Indonesia Barokah tertahan di kantor Pos yang terletak di Jalan Masegit, Kelurahan Parteker, Kecamatan Kota Pamekasan.

Tertahannya penyebaran Tabloit Indonesia Barokah tersebut merujuk himbauan bawaslu kepada PT Pos Pamekasan. Salah satu pertimbangan bawaslu tidak menyebarkan Tabloit Indonesia Barokah karena masih menjadi kontroversi.

Sukma Umbara Tirta Firdaus selaku Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Pamekasan membenarkan jika 910 paket Tabloid Indonesia Barokah tertahan di kantor Pos Pamekasan.

Baca Juga :  Siapkan 6.900 Personel Amankan PSU

“Rencananya akan dikirimkan ke pondok-pondok dan masjid yang ada di Kabupaten Pamekasan,” tuturnya.

Sesuai petunjuk Bawaslu RI, kata Sukma Umbara Tirta Firdaus, isi Tabloid Indonesia Barokah tidak mengandung unsur kampanye. Tapi, ada pelanggaran Undang Undang Pers.

“Dewan Pers yang mempunyai kewenangan untuk menindak kasus ini,” tegasnya. (Santi Stia Wardani)

PAMEKASAN – Bawaslu Pamekasan ternyata sudah berkonsultasi ke Bawaslu RI pasca beredarnya Tabloid Indonesia Barokah. Karena itu, bawaslu menghimbau PT Pos Indonesia (Persero) untuk tidak mendistribusikan tabloid tersebut.

Informasi yang dihimpun RadarMadura.id, sebanyak 910 paket Tabloid Indonesia Barokah tertahan di kantor Pos yang terletak di Jalan Masegit, Kelurahan Parteker, Kecamatan Kota Pamekasan.

Tertahannya penyebaran Tabloit Indonesia Barokah tersebut merujuk himbauan bawaslu kepada PT Pos Pamekasan. Salah satu pertimbangan bawaslu tidak menyebarkan Tabloit Indonesia Barokah karena masih menjadi kontroversi.


Sukma Umbara Tirta Firdaus selaku Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Pamekasan membenarkan jika 910 paket Tabloid Indonesia Barokah tertahan di kantor Pos Pamekasan.

Baca Juga :  Siapkan 6.900 Personel Amankan PSU

“Rencananya akan dikirimkan ke pondok-pondok dan masjid yang ada di Kabupaten Pamekasan,” tuturnya.

Sesuai petunjuk Bawaslu RI, kata Sukma Umbara Tirta Firdaus, isi Tabloid Indonesia Barokah tidak mengandung unsur kampanye. Tapi, ada pelanggaran Undang Undang Pers.

“Dewan Pers yang mempunyai kewenangan untuk menindak kasus ini,” tegasnya. (Santi Stia Wardani)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/