alexametrics
23.1 C
Madura
Monday, July 4, 2022

Gara-gara terserempet, tukang Kebun Wisata Sapoong Meregang Nyawa

  SUMENEP – Tukang kebun di lokasi Wisata Sapoong, Saprawi SM tewas bersimbah darah. Pria 48, tahun asal Dusun Sumba, Desa Pajenangger, Kecamatan Arjasa, menjadi korban penganiayaan. Pelakunya berinisial Maulana, 42, warga Dusun Bugis desa setempat.

Peristiwa itu bermula saat MA menyerempet SM saat sedang mengendarai sepeda motor bersama istrinya, JM (inisial), dan cucunya. Kemudian, pelaku menampar korban hingga tersungkur. Meski Saprawi SM sudah tidak berdaya, Maulana terus menganiaya.

Tempat kejadian perkara (TKP) di Dusun Batang Putih, Desa Pajenangger, Kecamatan Arjasa. Penganiayaan sadis itu terjadi  Senin (24/9) pukul 17.00. Saprawi tewas dengan sejumlah luka di sekujur tubuh.

Kasubbaghumas Polres Sumenep Ipda Agus Suparno mengungkapkan, korban dihabisi saat hendak pulang dari tempat Wisata Sapoong. ”Korban dianiaya dengan sebilah parang milik korban yang biasa dibuat bersih-bersih,” katanya.

Baca Juga :  Wisata Pantai Camplong, Tempat Berlibur dan Bermain Bersama Keluarga

Sementara istri dan cucunya selamat. Saat kejadian berlangsung, mereka melarikan diri dan bersembunyi. Pihaknya telah mendatangi TKP. ”Polisi sudah menangkap pelaku,” katanya.

Sejumlah barang bukti (BB) diamankan. Antara lain, rompi oranye, celana cokelat, sarung, dan parang milik korban. Kaus dan sarung milik pelaku juga diamankan.

  SUMENEP – Tukang kebun di lokasi Wisata Sapoong, Saprawi SM tewas bersimbah darah. Pria 48, tahun asal Dusun Sumba, Desa Pajenangger, Kecamatan Arjasa, menjadi korban penganiayaan. Pelakunya berinisial Maulana, 42, warga Dusun Bugis desa setempat.

Peristiwa itu bermula saat MA menyerempet SM saat sedang mengendarai sepeda motor bersama istrinya, JM (inisial), dan cucunya. Kemudian, pelaku menampar korban hingga tersungkur. Meski Saprawi SM sudah tidak berdaya, Maulana terus menganiaya.

Tempat kejadian perkara (TKP) di Dusun Batang Putih, Desa Pajenangger, Kecamatan Arjasa. Penganiayaan sadis itu terjadi  Senin (24/9) pukul 17.00. Saprawi tewas dengan sejumlah luka di sekujur tubuh.


Kasubbaghumas Polres Sumenep Ipda Agus Suparno mengungkapkan, korban dihabisi saat hendak pulang dari tempat Wisata Sapoong. ”Korban dianiaya dengan sebilah parang milik korban yang biasa dibuat bersih-bersih,” katanya.

Baca Juga :  Gus Ipul-Puti Guntur Makin Kokoh

Sementara istri dan cucunya selamat. Saat kejadian berlangsung, mereka melarikan diri dan bersembunyi. Pihaknya telah mendatangi TKP. ”Polisi sudah menangkap pelaku,” katanya.

Sejumlah barang bukti (BB) diamankan. Antara lain, rompi oranye, celana cokelat, sarung, dan parang milik korban. Kaus dan sarung milik pelaku juga diamankan.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Polisi Razia Hotel, Kafe, hingga Rumah Kos

33 Desa Potensi Rawan Konflik

PDAM Naikkan Tarif Dasar Air

Artikel Terbaru

/